Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aksi Panas di Depan DPRD Berau: Tarif Air Kembali ke Harga Lama

Aksi Panas di Depan DPRD Berau: Tarif Air Kembali ke Harga Lama

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • visibility 735
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Berau menggelar aksi di depan Kantor DPRD Berau pada Selasa pagi (7/1). Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif air minum yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal, yang dianggap memberatkan warga.

Kenaikan tarif yang mulai berlaku sejak 29 September 2025 tersebut memicu protes dari masyarakat. Mereka menilai kebijakan itu tidak adil dan berdampak langsung pada beban hidup warga Berau. Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar Direktur Perumdam Batiwakkal, Saipul Rahman, dicopot dari jabatannya. Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengklarifikasi bahwa tanda tangan pada Surat Keputusan (SK) yang mengatur kenaikan tarif tersebut bukan miliknya, menambah kecurigaan terhadap proses pengambilan keputusan tersebut.

Aksi yang awalnya berlangsung damai mulai memanas saat massa berusaha memasuki area Kantor DPRD. Ketegangan sempat terjadi antara demonstran dan aparat keamanan yang berjaga, namun situasi mereda setelah Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, bersama Komisi II dan Direktur Perumdam Batiwakkal, Saipul Rahman, menemui para demonstran.

Dalam pertemuan tersebut, Dedy Okto Nooryanto mengumumkan bahwa DPRD Berau dan Perumdam Batiwakkal sepakat untuk membatalkan kenaikan tarif air minum tersebut.

“Kenaikan tarif yang sempat diberlakukan ini resmi dibatalkan demi kepentingan masyarakat Berau. Kami akan memastikan kebijakan yang diambil selalu berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Dedy.

Setelah mendengar penegasan tersebut, massa akhirnya membubarkan diri. Namun, beberapa peserta aksi tetap mengingatkan agar kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Bupati segera diproses secara hukum.

Aksi ini mencerminkan ketegangan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pengelola Perumdam Batiwakkal, yang perlu ditangani dengan bijak. Ke depannya, masyarakat Berau berharap adanya transparansi lebih lanjut terkait kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan mereka. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan BLK Berau Capai 56 Persen, Sri Juniarsih: Investasi Besar untuk Generasi Muda

    Pembangunan BLK Berau Capai 56 Persen, Sri Juniarsih: Investasi Besar untuk Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.289
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Berau terus berjalan dengan progres sekitar 56 persen. Pembangunan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum ini ditargetkan rampung bertahap hingga akhir 2025. Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Berau, Agus Sumaryono, menjelaskan bahwa tahap pembangunan saat ini difokuskan pada gedung workshop alat berat dan asrama peserta. […]

  • SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

    SAPA IPPRISIA Hadir di Sekolah Rakyat Samarinda, Dorong Mental, Karakter, dan Kemandirian Siswa

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 664
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 57 Samarinda pada Rabu (4/2/2026) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Kota Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung di aula sekolah yang berlokasi di Jalan Untung Suropati No.43, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, […]

  • Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    Sepi Peminat, SLB Kekurangan Guru

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 748
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tanjung Redeb hingga kini masih sangat kekurangan guru pengajar. Bahkan, jumlah guru yang mengajar hanya 22 orang, dengan jumlah siswa sebanyak 239 orang. “Kalau dengan total jumlah segitu harusnya jumlah gurunya 50-60 orang, itu idealnya. Karena satu guru itu maksimal memegang 3 siswa saja. Saat ini mau tidak […]

  • Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah derasnya laju digitalisasi, tak banyak anak muda yang bermimpi menjadi petani. Sebagian memilih bekerja di kota, membangun karier di bidang teknologi, atau berkecimpung dalam industri kreatif. Namun di Berau, harapan baru sedang tumbuh—pelan, tapi pasti. Pemerintah lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) ingin membuka jalan agar generasi milenial […]

  • Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

    Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Balikpapan — Riuh tepuk tangan memenuhi arena saat satu per satu nama pemenang diumumkan. Di antara ratusan atlet dari berbagai daerah, dua nama dari Kabupaten Berau berulang kali terdengar. Bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena kisah di baliknya: mereka adalah kakak beradik. Sophia Aerilyn Malaeka dan Serhan Tariq Ibrahim tampil mencuri perhatian dalam ajang […]

  • Waspada COVID-19 Naik, Belum Ada Pembatasan Masuk WNA ke Berau

    Waspada COVID-19 Naik, Belum Ada Pembatasan Masuk WNA ke Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 788
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun status waspada COVID-19 sudah kembali dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), namun sampai saat ini belum ada aturan pembatasan khususnya bagi Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia maupun ke Kabupaten Berau. Ditemui Selasa (10/6/2025) pagi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tanjung Redeb, C.Catur Apriyanto mengatakan jika sampai hari […]

expand_less