Takut Salah Berujung Mandek, Sekda Berau Bongkar Penyebab ASN Enggan Bertindak
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 10
- print Cetak

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti sikap ragu aparatur sipil negara dalam menjalankan pengadaan barang dan jasa. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat pelaksanaan program serta berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Sekretaris Daerah Berau, M Said, mengatakan masih terdapat pejabat yang enggan menjalankan tugas karena kekhawatiran berlebihan, terutama terkait risiko hukum dalam proses pengadaan. Ia menyampaikan hal itu saat kegiatan bimbingan teknis pengadaan.
“Seringkali kita dapat catatan, pejabatnya mau jabatannya saja, tapi ketika diberi tanggung jawab justru tidak mau menjalankan. Alasannya khawatir ini dan itu,” kata M Said, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurut dia, kekhawatiran tersebut seharusnya tidak muncul apabila pelaksanaan kegiatan dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia menegaskan persoalan akan timbul jika terdapat pelanggaran hukum dalam proses tersebut.
“Kalau kegiatan dilakukan sesuai regulasi, seharusnya aman. Yang jadi masalah itu kalau ada upaya-upaya yang melanggar hukum,” ujarnya.
M Said juga menyoroti pandangan yang menjadikan mutasi sebagai solusi ketika ASN tidak menjalankan tugas. Ia menilai langkah tersebut tidak menyelesaikan akar masalah karena belum tentu efektif di tempat lain.
“Kadang kita berpikir, masa gara-gara seperti itu orang harus dipindah. Dipindah ke tempat lain belum tentu juga mau melaksanakan. Jadi mutasi bukan solusi terbaik,” ucapnya.
Ia menegaskan pembinaan ASN merupakan tanggung jawab pimpinan perangkat daerah. Kepala dinas diminta lebih aktif memberikan pemahaman kepada bawahannya, khususnya terkait mekanisme pengadaan barang dan jasa.
“Kalau ada kabid yang tidak mau melaksanakan lelang, itu tanggung jawab kepala dinas untuk membina dan meyakinkan bahwa pekerjaan itu aman selama sesuai aturan,” kata M Said.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas melalui kegiatan bimbingan teknis. ASN diharapkan dapat memanfaatkan forum tersebut untuk memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalankan tugas.
“Kita masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus mendapatkan ilmu. Keberkahan itu ketika ilmu yang kita dapat bisa kita implementasikan, bahkan nanti bisa kita ajarkan ke orang lain,” ujar dia.
Melalui upaya pembinaan dan peningkatan kapasitas tersebut, pemerintah daerah berharap ASN dapat menjalankan tugas secara optimal tanpa diliputi kekhawatiran berlebihan. (tnr)
- Penulis: admin

