Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Anggaran Belum Memadai, Pemkab Berau Rem Proyek Baru demi Amankan Gaji Pegawai dan Operasional Kantor

Anggaran Belum Memadai, Pemkab Berau Rem Proyek Baru demi Amankan Gaji Pegawai dan Operasional Kantor

  • account_circle admin
  • calendar_month 57 menit yang lalu
  • visibility 5
  • print Cetak

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan pada Selasa, 27 Oktober 2026 bahwa pemerintah daerah untuk sementara waktu menahan pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dilelang, tetapi belum mulai dikerjakan. Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi keuangan daerah yang saat ini belum memungkinkan untuk membiayai seluruh kegiatan yang telah direncanakan.

Sri Juniarsih menjelaskan, pemerintah daerah memilih untuk menunda pekerjaan yang belum berjalan daripada memaksakan pelaksanaan kegiatan dengan menambah beban utang. Sementara itu, kegiatan yang sudah dilelang dan telah mulai dikerjakan tetap akan dilanjutkan, meskipun pemerintah daerah masih memiliki kewajiban pembayaran terhadap pekerjaan tersebut.

“Ya, itu memang saat ini keuangan kita memang kita tutup dulu. Karena kita tidak akan melakukan pekerjaan dan tidak bisa membayar. Daripada kita berutang, lebih baik kita yang sudah lelang dan belum dikerjakan kita pending dulu,” ujarnya.

Ia menegaskan, keputusan tersebut bukan berarti seluruh pekerjaan yang telah dilelang dihentikan. Pemerintah daerah tetap melanjutkan pekerjaan yang sudah berjalan, sedangkan kegiatan yang belum dikerjakan akan ditunda sementara hingga kondisi keuangan memungkinkan untuk kembali melaksanakan program-program tersebut.

Di tengah keterbatasan anggaran, Sri Juniarsih menyebut pembayaran gaji pegawai dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, hak-hak pegawai harus tetap diperhatikan agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Selain gaji dan TPP, pemerintah daerah juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan internal yang bersifat wajib dan mendesak. Di antaranya pembayaran listrik, air, serta biaya operasional kantor yang diperlukan untuk menunjang aktivitas pegawai sehari-hari.

“Karena saya lebih prioritas kepada gaji pegawai, TPP, hal-hal wajib yang kita butuhkan. Seperti misalnya kebutuhan-kebutuhan internal yang memang sangat penting. Karena kalau tidak, pegawai tidak bisa kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk sementara pemerintah daerah tidak akan melaksanakan kegiatan tambahan hingga anggaran dari pemerintah pusat kembali tersedia. Kebijakan ini dilakukan agar penggunaan anggaran dapat difokuskan pada kebutuhan yang benar-benar mendesak, sekaligus menghindari bertambahnya kewajiban pembayaran yang berpotensi membebani keuangan daerah.

Dengan langkah tersebut, pemerintah daerah berharap kewajiban dasar, khususnya pembayaran hak pegawai dan biaya operasional perkantoran, tetap dapat dipenuhi. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan yang belum berjalan akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang nantinya diterima pemerintah daerah dari pusat.(afn/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    Cegah Lahan Pertanian Berubah Jadi Permukiman, Berau Sahkan Perda LP2B

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BERAU – Perlindungan masyarakat adat hingga upaya menahan laju alih fungsi lahan pertanian menjadi fokus dalam empat peraturan daerah baru yang disahkan Pemerintah Kabupaten Berau bersama DPRD Berau. Empat regulasi tersebut mendapat persetujuan dalam rapat paripurna DPRD Berau, Rabu, 26 Agustus 2026. Salah satu aturan yang dinilai strategis adalah Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau […]

  • Target Administrasi Tercapai, 65 Ribu Anak Berau Kini Punya Identitas

    Target Administrasi Tercapai, 65 Ribu Anak Berau Kini Punya Identitas

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau meluncurkan inovasi layanan baru untuk mempercepat penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Program yang diberi nama Si Lacak Cepat atau Layanan Kolektif Cetak Dokumen Selesai di Tempat ini dirancang dengan pendekatan jemput bola langsung ke sekolah-sekolah. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, menjelaskan layanan tersebut berbasis […]

  • Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    BERAU — Meningkatnya jumlah pedagang hewan kurban dadakan di berbagai sudut kota menjelang Iduladha mendorong Kementerian Agama (Kemenag) Berau memperketat pengawasan kelayakan dan kesehatan hewan yang dijual. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak membeli hewan kurban yang tidak memenuhi syarat, baik dari sisi kesehatan maupun ketentuan syariat. Dalam pelaksanaannya, Kemenag Berau menggandeng Dinas […]

  • Bekal Baru Anggota DWP: Kuasai Pelaporan Digital, Komunikasi, dan Tata Krama

    Bekal Baru Anggota DWP: Kuasai Pelaporan Digital, Komunikasi, dan Tata Krama

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 633
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau mengadakan lokakarya bertema E-Reporting, Public Speaking, dan Table Manner pada Rabu, 20 Agustus 2025. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sangalaki dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota organisasi. Workshop ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi para istri aparatur sipil negara […]

  • PPDB Sistem Zonasi Bakal Dihapuskan, Kadisdik Berau: Orangtua dan Murid Jadi Punya Pilihan 

    PPDB Sistem Zonasi Bakal Dihapuskan, Kadisdik Berau: Orangtua dan Murid Jadi Punya Pilihan 

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Rencana penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diusulkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, pada 2025 mendatang, disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah. Mardiatul menilai kebijakan ini sebagai langkah positif yang akan memberikan kebebasan lebih besar bagi masyarakat dalam menentukan […]

  • 74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

    74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    BERAU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Berau dihentikan sementara sejak Senin, 6 April 2026. Penghentian ini dilakukan menyusul perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala Dinas Pangan Berau yang juga tergabung dalam Satuan Tugas MBG, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Badan […]

expand_less