Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

Arindama Terapkan Indikator Baru, Nilai ASN Bisa Terpengaruh TPP

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 737
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Tim Arindama bidang Kelautan dan Perikanan melakukan verifikasi penilaian terhadap kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Penilaian tahun ini, yang digelar Rabu, 10 September 2025, hadir dengan sejumlah penyesuaian, termasuk perubahan nomenklatur.

Ketua tim verifikasi Arindama Bidang Kelautan dan Perikanan, Tri Astuti, mengatakan penilaian yang sebelumnya dikenal sebagai Panji-Panji Keberhasilan kini resmi berganti nama menjadi penilaian Arindama. “Perubahan nama ini menyesuaikan kewenangan. Dulu Panji-Panji berada di bawah BRIDA, setelah kewenangan beralih ke bidang Otonomi Daerah, nomenklaturnya pun berubah,” ujarnya.

Menurut Tri Astuti, indikator penilaian kali ini tidak hanya berfokus pada besarnya alokasi anggaran. Ia menilai, pendekatan semacam itu kerap menimbulkan ketimpangan karena daerah dengan anggaran ratusan miliar akan lebih unggul dibanding kabupaten dengan kemampuan fiskal terbatas.

“Karena itu, kami memasukkan aspek penilaian berbasis Esakip atau Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Dengan mekanisme ini, capaian kinerja bisa lebih objektif karena mengacu pada target RPJMD 2025–2029,” jelasnya.

Lebih jauh, Tri menjelaskan bahwa nilai Esakip juga berimplikasi langsung terhadap tunjangan kinerja ASN (TPP). Penurunan capaian akan berdampak pada pemotongan tunjangan dengan skema persentase tertentu. “Jadi ada insentif sekaligus sanksi yang melekat pada sistem ini,” tambahnya.

Selain menekankan objektivitas, tim Arindama juga membuka ruang perbaikan data. Daerah masih diberikan kesempatan hingga satu minggu setelah kunjungan untuk melengkapi atau memperbarui dokumen penilaian. “Data tambahan akan kami masukkan ke dalam aplikasi penilaian sehingga hasil akhirnya lebih komprehensif,” kata Tri.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tidak berada di tangan tim teknis semata. “Kami hanya bertugas mengolah data dan memberi penilaian teknis. Hasil akhir tetap dibahas bersama kepala bidang, sekretaris, hingga pejabat terkait lainnya di tingkat pimpinan,” pungkasnya.

Penilaian Arindama diharapkan mampu mendorong pemerintah daerah lebih serius dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan, tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga pencapaian kinerja yang terukur dan berkelanjutan.(div/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Razia Mendadak, Rutan Tanjung Redeb Sita Barang Terlarang dari Narapidana

    Razia Mendadak, Rutan Tanjung Redeb Sita Barang Terlarang dari Narapidana

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    BERAU – Pada Rabu malam, 6 Mei 2026, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Redeb melaksanakan razia mendadak di area hunian para narapidana. Razia, yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA, bertujuan untuk menyisir barang-barang milik penghuni dengan harapan tidak ada benda terlarang yang berhasil masuk ke dalam sel. Kegiatan ini dipimpin oleh Winarno, Pelaksana Harian […]

  • Kampanye di Teluk Sumbang, Agus Wahyudi Tawarkan Solusi Transportasi Murah dan Nyaman

    Kampanye di Teluk Sumbang, Agus Wahyudi Tawarkan Solusi Transportasi Murah dan Nyaman

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam kampanyenya di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk, Caon Wakil Bupati Berau, Agus Wahyudi memaparkan salah satu program yang akan menjadi unggulan oleh MPAW jika ditakdirkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029. Program tersebut ialah adanya ‘Perusda Transportasi’ yang akan menjawab persoalan transportasi di wilayah pesisir selatan Berau. Perusda transportasi itu […]

  • 12 Ribu Keluarga di Berau Dapat Beras & Minyak Gratis, BULOG Jangkau Hingga 110 Kampung

    12 Ribu Keluarga di Berau Dapat Beras & Minyak Gratis, BULOG Jangkau Hingga 110 Kampung

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) menyalurkan bantuan pangan untuk periode Februari–Maret 2026 di Kabupaten Berau. Program ini menyasar 12.212 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 13 kecamatan dan 110 kampung. Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Penyaluran dilakukan melalui titik distribusi hingga tingkat kampung, dengan mempertimbangkan kondisi […]

  • Pria 56 Tahun Ditikam 10 Kali di Berau, Polisi Dalami Dugaan Dendam Lama

    Pria 56 Tahun Ditikam 10 Kali di Berau, Polisi Dalami Dugaan Dendam Lama

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    BERAU – Insiden berdarah yang menimpa seorang pria paruh baya di Jalan Bujangga, Kelurahan Sei Bedungun, pada Selasa (28/4/2026) malam, mengarah pada dugaan motif dendam pribadi. Meski pelaku masuk melalui jendela, aksi penikaman brutal secara berulang kali tanpa mengambil barang berharga memperkuat indikasi adanya persoalan lama antara pelaku dan korban. Korban bernama Ramli (56) kini […]

  • Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Kian Menjerit. Warga Minta Pemkab Tekan Inflasi

    Jelang Imlek, Harga Kebutuhan Pokok Kian Menjerit. Warga Minta Pemkab Tekan Inflasi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 885
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Menjelang perayaan Imlek, sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga yang signifikan di pasaran. Di antaranya, harga ayam potong yang mencapai Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram, cabai tiung yang melambung hingga Rp150.000 hingga Rp180.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih yang masing-masing dijual dengan harga sekitar Rp48.000 per kilogram. Selain itu, […]

  • Berau Kunci Ribuan Hektare Lahan, Disiapkan Jadi Cadangan Pangan 10 Tahun ke Depan

    Berau Kunci Ribuan Hektare Lahan, Disiapkan Jadi Cadangan Pangan 10 Tahun ke Depan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau memperluas langkah penguatan ketahanan pangan dengan menyiapkan ribuan hektare lahan sebagai cadangan jangka panjang. Upaya ini ditempuh melalui perlindungan lahan pertanian agar tidak beralih fungsi ke sektor non-pangan. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Berau, Lita Handini, mengatakan laju alih fungsi lahan yang cukup cepat menjadi tantangan utama dalam […]

expand_less