Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

Berau Siapkan Skema Perlindungan Budidaya Rumput Laut, Dorong Kebangkitan Ekonomi Biru dan Potensi Kampung Pesisir

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau semakin serius menggarap potensi ekonomi biru sebagai motor penggerak kesejahteraan kampung-kampung pesisir. Meski kualitas perairan Berau masuk kategori unggulan, pengembangan rumput laut belum mencapai level optimal akibat kendala teknis dan minimnya perlindungan bagi pembudidaya.

Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Yunda Zuliarsih, menyampaikan bahwa pemerintah kini tidak hanya memperkuat aspek teknis budidaya, tetapi juga menyiapkan skema perlindungan komoditas, termasuk program mitigasi terhadap serangan hama laut yang kerap merugikan masyarakat.

Banyak kawasan kita sangat potensial, tetapi pembudidaya sering rugi karena serangan hewan laut. Ini membuat mereka berhenti. Tahun depan kami siapkan skema perlindungan yang lebih terarah agar usaha kembali hidup,” ujarnya.

Menurut Yunda, sejumlah titik pesisir Berau memiliki parameter perairan ideal—kejernihan tinggi, arus stabil, dan bentang wilayah yang luas—yang semestinya bisa menjadi basis pertumbuhan ekonomi pesisir, UMKM bahari, hingga industri kreatif berbasis kelautan. Namun tanpa perlindungan yang memadai, potensi tersebut belum memberi kontribusi maksimal untuk masyarakat.

Salah satu contoh keberhasilan adalah Kampung Karangan di Kecamatan Biatan, yang tetap konsisten melakukan budidaya rumput laut meski menghadapi berbagai tantangan. Kampung ini bahkan mendapat dukungan pemerintah provinsi berupa bibit dan pendampingan teknis, sehingga menjadi model pengembangan ekonomi kampung berbasis komoditas pesisir.

Karangan ini menjadi model yang kami soroti. Mereka mendapat perhatian pemerintah provinsi, dan ini yang ingin kami kembangkan di wilayah lain,” jelasnya.

Sementara itu, beberapa wilayah yang semula dirancang sebagai sentra baru—seperti Tanjung Batu—belum dapat berjalan optimal karena gangguan hama laut, termasuk penyu dan hewan perusak lainnya.

Menjawab tantangan ini, Diskan Berau menyiapkan pendekatan terpadu melalui kolaborasi antara pemerintah kampung, kelompok masyarakat, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan konservasi laut. Mitigasi hama akan dipadukan dengan pembinaan ekonomi agar rumput laut kembali dilihat sebagai komoditas unggulan dan bukan sekadar pilihan sampingan.

Kami ingin masyarakat kembali melihat bahwa rumput laut adalah peluang nyata untuk pendapatan pesisir. Jika perlindungan dan pendampingannya kuat, minat masyarakat akan tumbuh lagi,” tegas Yunda.

Pemerintah menargetkan strategi baru ini mampu menjadikan rumput laut sebagai ikon ekonomi biru Berau, memperkuat investasi pesisir, sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui usaha budidaya, UMKM olahan, dan peluang ekspor.

(Adv/Akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kaltim Bakal Tinjau Ulang Anggaran Promosi Wisata Lewat Influencer

    Pemprov Kaltim Bakal Tinjau Ulang Anggaran Promosi Wisata Lewat Influencer

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 933
    • 0Komentar

    Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana akan meninjau kembali alokasi anggaran promosi wisata senilai Rp1,7 miliar yang saat ini dikelola Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim. Kepada awak media, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan menyeluruh sebelum dana tersebut direalisasikan. Apabila program ini dinilai tidak mendesak, Seno menuturkan bahwa […]

  • Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Petani di Kabupaten Berau saat ini sudah mulai memproduksi pupuk lokal. Namun, dukungan yang ada masih sangat kurang. Padahal pupuk ini berpotensi dipasarkan tak hanya dalam daerah saja, tapi juga bisa keluar Berau. “Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih sudah bisa membuat pupuk sendiri. Itu perlu didukung semua pihak terutama Pemkab Berau. […]

  • Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.355
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau terus mengakselerasi upaya pengusulan kawasan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat sebagai Geopark Nasional. Kawasan bentang alam yang membentang di dua kabupaten di Kalimantan Timur, Berau dan Kutai Timur, ini dinilai memiliki nilai geologis dan ekologis penting, terutama karena mayoritas situs berada di wilayah Berau. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa setidaknya terdapat […]

  • Rudi Mangunsong Soroti Ketimpangan Pengembangan Wisata, Pemkab Diminta Prioritaskan Segah

    Rudi Mangunsong Soroti Ketimpangan Pengembangan Wisata, Pemkab Diminta Prioritaskan Segah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk lebih memperhatikan wisata di daerah pedalaman Segah. Ia merasa Disbudpar Berau lebih memerhatikan kasawan wisata di pesisir seperti Talisayan dan Biduk-biduk. Rudi meminta membangun Sarana Prasarana (Sapras) dalam menunjang kebutuhan para […]

  • Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 661
    • 0Komentar

    SEGAH – Banjir di Kampung Long Ayap Kecamatan Segah mulai mengkhawatirkan. Selain ketinggian debit banjir yang sudah mencapai 5 meter dengan arus yang cukup deras, banjir pada Selasa (27/5/2025) membuat beberapa bangunan hanyut.   “Posko Kesehatan Desa (Poskesdes), SD, Perumahan Guru, Aula Adat, hingga Gereja habis lenyap terbawa arus banjir,” terang salah satu warga Kampung […]

  • Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak menghentikan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Berau. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung selama periode tersebut. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamudji, mengatakan instansinya telah menetapkan sejumlah hari operasional selama masa penerapan WFA. Layanan tetap […]

expand_less