Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 474
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Kembali beroperasinya maskapai Sriwijaya Air dengan rute Berau – Makassar – Balikpapan, menjadi pilihan alternatif baru bagi para pengguna moda transportasi udara. Lantas, mengapa rute Makassar dipilih oleh maskapai berlogo Ru-Yi (Cina) ini?

Chief Executive Officer Sriwijaya Air, Freeman Fang menjelaskan jika rute baru Makassar ini dipilih karena maskapai ini ingin mencari akses penumpang baru.

“Karena di 5 tahun lalu Sriwijaya sudah melayani rute ke kota besar lain. Dan saat ini maskapai di Berau sudah banyak yang melayani rute yang sama. Kami masuk kembali dengan memilih rute baru karena melihat occupancy penumpang ke tujuan Makassar itu juga banyak,” jelasnya ditemui usai inaugurasi Sriwijaya Air di Bandara Kalimarau, Senin (14/4/2025) siang.

Dikatakannya, dengan rute ini Sriwijaya yakin akan bisa melayani penumpang tujuan lainnya, karena dengan rute Berau – Balikpapan ini, akan menyusul rute ke kota-kota lainnya.

Terpisah, Kepala BLU UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin menjelaskan jika masuknya Sriwijaya Air ke Berau memang mengambil rute virgin (rute baru), lantaran melihat banyaknya penumpang dengan tujuan ke Kota Daeng (Kota Makassar).

“Jadi ini benar-benar rute baru yang dibuka dari bandara Kalimarau Berau. Sebelumnya kan hanya rute Surabaya, Jakarta dan Jogjakarta. Jadi kita berharap rute baru ini bisa memberikan pilihan lain masyarakat yang hendak menuju Makassar, tanpa harus transit,” terangnya.

Untuk saat ini, Sriwijaya air sementara hanya melayani 3 kali dalam seminggu untuk penerbangan Berau-Makassar. Namun tidak menutup kemungkinan frekuensi jumlah penerbangan itu akan bertambah.

“Nanti kita lihat occupancy-nya. Kalau peminatnya masih banyak bisa saja ditambah. Tapi ini juga kembali ke maskapainya sendiri. Ya mudahan saja bisa bertahan jumlah booking seatnya,” tutup Ferdinan. (mel)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lab Lingkungan DLHK Berau Butuh Peremajaan Alat dan Bangunan

    Lab Lingkungan DLHK Berau Butuh Peremajaan Alat dan Bangunan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Berau tengah mempersiapkan diri untuk menyambut akreditasi. Kepala UPT Laboratorium Lingkungan DLHK Berau, Agus Tri Hariyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menginginkan adanya pembaruan baik pada bangunan maupun peralatan laboratorium yang saat ini sudah cukup tua. Menurut Agus, usia bangunan serta […]

  • Komitmen MP-AW: Pendidikan dan UMKM Jadi Prioritas Utama di Pilkada Berau

    Komitmen MP-AW: Pendidikan dan UMKM Jadi Prioritas Utama di Pilkada Berau

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1, Madri Pani dan Agus Wahyudi, menegaskan komitmen mereka untuk menghapus beban biaya pendidikan jika terpilih dalam Pilkada Berau 2024. Paslon ini berjanji akan menanggung biaya sekolah, seragam, dan buku paket bagi anak-anak di Kabupaten Berau sebagai bagian dari 24 program unggulan yang […]

  • Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan pentingnya pemetaan area pertanian di Bumi Batiwakkal sebagai langkah strategis dalam mengembangkan sektor pertanian dan memastikan keberlanjutan produksi pangan. Menurutnya, pemetaan ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan wilayah dengan potensi pertanian unggulan serta menghindari ketergantungan pada satu komoditas. “Harus ada satu program pemetaan terkait area pertanian […]

  • Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    Kontrak PPPK Berau Berakhir 2026, Evaluasi Kinerja Jadi Penentu

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.054
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Berau menghadapi ketidakpastian menjelang berakhirnya masa kontrak mereka pada 2026. Hingga kini, belum ada kepastian apakah kontrak akan diperpanjang atau tidak. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau, Sri Eka Takariyati, mengatakan perpanjangan kontrak sepenuhnya menjadi kewenangan organisasi perangkat daerah […]

  • DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    DPRD Berau Desak Pemkab Tuntaskan Sengketa Tapal Batas Kampung

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau segera menyelesaikan persoalan tapal batas antar kampung yang hingga kini belum tuntas. Ia memperingatkan bahwa konflik batas wilayah bukan sekadar isu administratif, melainkan potensi gesekan sosial yang nyata. “Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut dan akhirnya menimbulkan gesekan di masyarakat,” ujar Subroto dalam […]

  • Gedung Baru RSUD Abdul Rivai Belum Difungsikan, FLPD Tekankan Percepatan Operasional

    Gedung Baru RSUD Abdul Rivai Belum Difungsikan, FLPD Tekankan Percepatan Operasional

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 239
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Meskipun pembangunan fisik bangunan gedung RSUD Abdul Rivai atau gedung Walet sudah selesai, namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan akan mulai difungsikan. Hal ini juga menjadi salah satu topik pembahasan yang dibawa dalam rapat terbatas Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) Tematik Pembangunan Tahun 2025-2029. Pembahasan ini muncul lantaran sektor kesehatan […]

expand_less