Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 1.191
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Kembali beroperasinya maskapai Sriwijaya Air dengan rute Berau – Makassar – Balikpapan, menjadi pilihan alternatif baru bagi para pengguna moda transportasi udara. Lantas, mengapa rute Makassar dipilih oleh maskapai berlogo Ru-Yi (Cina) ini?

Chief Executive Officer Sriwijaya Air, Freeman Fang menjelaskan jika rute baru Makassar ini dipilih karena maskapai ini ingin mencari akses penumpang baru.

“Karena di 5 tahun lalu Sriwijaya sudah melayani rute ke kota besar lain. Dan saat ini maskapai di Berau sudah banyak yang melayani rute yang sama. Kami masuk kembali dengan memilih rute baru karena melihat occupancy penumpang ke tujuan Makassar itu juga banyak,” jelasnya ditemui usai inaugurasi Sriwijaya Air di Bandara Kalimarau, Senin (14/4/2025) siang.

Dikatakannya, dengan rute ini Sriwijaya yakin akan bisa melayani penumpang tujuan lainnya, karena dengan rute Berau – Balikpapan ini, akan menyusul rute ke kota-kota lainnya.

Terpisah, Kepala BLU UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin menjelaskan jika masuknya Sriwijaya Air ke Berau memang mengambil rute virgin (rute baru), lantaran melihat banyaknya penumpang dengan tujuan ke Kota Daeng (Kota Makassar).

“Jadi ini benar-benar rute baru yang dibuka dari bandara Kalimarau Berau. Sebelumnya kan hanya rute Surabaya, Jakarta dan Jogjakarta. Jadi kita berharap rute baru ini bisa memberikan pilihan lain masyarakat yang hendak menuju Makassar, tanpa harus transit,” terangnya.

Untuk saat ini, Sriwijaya air sementara hanya melayani 3 kali dalam seminggu untuk penerbangan Berau-Makassar. Namun tidak menutup kemungkinan frekuensi jumlah penerbangan itu akan bertambah.

“Nanti kita lihat occupancy-nya. Kalau peminatnya masih banyak bisa saja ditambah. Tapi ini juga kembali ke maskapainya sendiri. Ya mudahan saja bisa bertahan jumlah booking seatnya,” tutup Ferdinan. (mel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • TRC PPA Ungkap Fakta Baru Kasus Pencabulan Anak di Samarinda: Korban Idap Penyakit Kelamin

    TRC PPA Ungkap Fakta Baru Kasus Pencabulan Anak di Samarinda: Korban Idap Penyakit Kelamin

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.610
    • 0Komentar

    Samarinda – Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang anak dibawah umur di Kota Tepian (julukan Samarinda) kembali menguak fakta memilukan. Korban, sebut saja Bunga (bukan nama aslinya) diketahui mengalami penyakit kelamin yang diduga kuat ditularkan dari perbuatan bejat para pelaku. Temuan tersebut diungkap setelah Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim intens mendampingi kondisi […]

  • ‎Budidaya Ikan Makin Menjanjikan, Dinas Perikanan Dorong Pembudidaya Optimalkan SDM dan Benih Lokal

    ‎Budidaya Ikan Makin Menjanjikan, Dinas Perikanan Dorong Pembudidaya Optimalkan SDM dan Benih Lokal

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.953
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peluang usaha budidaya ikan air tawar di Berau dinilai semakin terbuka lebar. Dinas Perikanan Berau menegaskan, sumber daya manusia (SDM) dan benih lokal sudah sangat siap untuk menggerakkan sektor ini menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. ‎Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih, mengatakan banyak warga sebenarnya memiliki ketertarikan untuk terjun ke budidaya […]

  • Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    Tanpa Penangkaran, Setiap Buaya yang Ditangkap di Berau Wajib Dikembalikan ke Alam Liar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau kian sering berhadapan dengan buaya yang muncul di tengah permukiman warga. Reptil besar itu dinilai membahayakan, namun setiap ekor yang berhasil diamankan tak boleh dimusnahkan. Statusnya sebagai satwa dilindungi membuat buaya-buaya tersebut wajib dikembalikan ke habitat alaminya, sejauh mungkin dari aktivitas manusia. Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi […]

  • Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

    Program MBG Tak Lagi Saat Libur Sekolah, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp20 Triliun

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah resmi mengubah skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membatasi distribusi hanya pada hari sekolah, setelah evaluasi menunjukkan penyaluran saat hari libur kurang efektif. Meski demikian, bantuan tetap diberikan penuh kepada kelompok rentan, wilayah 3T, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi, dengan potensi penghematan anggaran hingga Rp 20 triliun per tahun. […]

  • IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Isu pembentukan Provinsi Kalimantan Tenggara yang akan mencakup wilayah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan kembali mencuat ke permukaan. Menanggapi hal tersebut, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, memberikan penjelasan saat kunjungannya ke Bumi Batiwakkal pada Rabu (24/7/2024). Akmal Malik menegaskan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah memberlakukan moratorium atau penghentian […]

  • Gubernur Kaltara Mulai Tempati Rumah Jabatan Baru Setelah 12 Tahun Pinjam Pakai

    Gubernur Kaltara Mulai Tempati Rumah Jabatan Baru Setelah 12 Tahun Pinjam Pakai

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang mulai menempati rumah jabatan gubernur yang baru di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem), Jalan Poros Kaltara. Sebelumnya, selama sekitar 12 tahun gubernur menggunakan rumah jabatan dengan status pinjam pakai dari Pemerintah Kabupaten Bulungan. Rumah jabatan baru tersebut mulai ditempati sejak 8 Maret 2026. Bangunan berwarna putih yang berdiri […]

expand_less