Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

Bukan Jakarta atau Surabaya, Ini Alasan Sriwijaya Buka Rute ke Makassar

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 1.238
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Kembali beroperasinya maskapai Sriwijaya Air dengan rute Berau – Makassar – Balikpapan, menjadi pilihan alternatif baru bagi para pengguna moda transportasi udara. Lantas, mengapa rute Makassar dipilih oleh maskapai berlogo Ru-Yi (Cina) ini?

Chief Executive Officer Sriwijaya Air, Freeman Fang menjelaskan jika rute baru Makassar ini dipilih karena maskapai ini ingin mencari akses penumpang baru.

“Karena di 5 tahun lalu Sriwijaya sudah melayani rute ke kota besar lain. Dan saat ini maskapai di Berau sudah banyak yang melayani rute yang sama. Kami masuk kembali dengan memilih rute baru karena melihat occupancy penumpang ke tujuan Makassar itu juga banyak,” jelasnya ditemui usai inaugurasi Sriwijaya Air di Bandara Kalimarau, Senin (14/4/2025) siang.

Dikatakannya, dengan rute ini Sriwijaya yakin akan bisa melayani penumpang tujuan lainnya, karena dengan rute Berau – Balikpapan ini, akan menyusul rute ke kota-kota lainnya.

Terpisah, Kepala BLU UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin menjelaskan jika masuknya Sriwijaya Air ke Berau memang mengambil rute virgin (rute baru), lantaran melihat banyaknya penumpang dengan tujuan ke Kota Daeng (Kota Makassar).

“Jadi ini benar-benar rute baru yang dibuka dari bandara Kalimarau Berau. Sebelumnya kan hanya rute Surabaya, Jakarta dan Jogjakarta. Jadi kita berharap rute baru ini bisa memberikan pilihan lain masyarakat yang hendak menuju Makassar, tanpa harus transit,” terangnya.

Untuk saat ini, Sriwijaya air sementara hanya melayani 3 kali dalam seminggu untuk penerbangan Berau-Makassar. Namun tidak menutup kemungkinan frekuensi jumlah penerbangan itu akan bertambah.

“Nanti kita lihat occupancy-nya. Kalau peminatnya masih banyak bisa saja ditambah. Tapi ini juga kembali ke maskapainya sendiri. Ya mudahan saja bisa bertahan jumlah booking seatnya,” tutup Ferdinan. (mel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Terasi hingga Kerajinan, UMKM Berau Bersiap Masuki Ekspor Berkelanjutan

    Dari Terasi hingga Kerajinan, UMKM Berau Bersiap Masuki Ekspor Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 679
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Untuk memperluas jangkauan produk UMKM ke pasar internasional, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan citra produk ekspor. Kegiatan ini berlangsung di lantai dua kantor Diskoperindag Berau dan diikuti oleh 25 pelaku UMKM terpilih. Fokus dari bimtek kali ini adalah membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan praktis […]

  • ‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    ‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.751
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 di Kabupaten Berau tahun ini berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Ikan Hias dan Bazar UMKM. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memantik geliat ekonomi kreatif masyarakat dan menggugah kesadaran pentingnya konsumsi ikan bagi generasi mendatang. ‎ ‎Plt Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, menyampaikan apresiasi […]

  • Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    Pendatang Tanpa Identitas Jadi Tantangan Sosial di Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 720
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Jumlah pendatang yang masuk ke Kabupaten Berau semakin banyak. Namun, banyak yang ternyata tidak memiliki identitas valid. Masalah ini pun menimbulkan permasalahan baru khususnya dalam hal sosial. “Ini juga jadi pekerjaan rumah bagi Dinas Sosial (Dinsos) Berau. Karena pendatang yang masuk tanpa identitas resmi akhirnya terlantar, akan susah dibantu,” terang Kadinsos Berau, […]

  • Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Karang Masimbung Masih Tanpa Hasil

    Hari Ketiga Pencarian Korban Hilang di Karang Masimbung Masih Tanpa Hasil

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Derawan – Memasuki hari ketiga pencarian, korban hilang di perairan Karang Masimbung, Kampung Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, belum juga ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI AL, pemerintah kampung, dan warga setempat kembali menyisir perairan sejak Rabu pagi, 30 Juli 2025. Operasi pencarian dimulai pukul 07.00 WITA dan berlangsung hingga pukul […]

  • BPS Catat Penduduk Usia Kerja Berau Terus Meningkat Dua Tahun Terakhir

    BPS Catat Penduduk Usia Kerja Berau Terus Meningkat Dua Tahun Terakhir

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.406
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Berau mencatat jumlah penduduk usia kerja terus mengalami peningkatan. Pada Agustus 2024, penduduk usia kerja di Berau mencapai 197.180 orang, bertambah 3.534 orang dibanding Agustus 2023, dan bertambah 21.915 orang dibanding Agustus 2022. Kepala BPS Berau, Yudi Wahyudin, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 133.541 orang (67,73 […]

  • Rp38 Miliar Digelontorkan ke Derawan-Maratua

    Rp38 Miliar Digelontorkan ke Derawan-Maratua

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan anggaran lebih dari Rp38 miliar pada 2026 untuk merekonstruksi jalan di dua destinasi wisata unggulan, Pulau Derawan dan Pulau Maratua. Kebijakan ini tidak sekadar menyasar penguatan sektor pariwisata, tetapi juga memicu harapan masyarakat terhadap dampak langsung bagi aktivitas harian. Rekonstruksi jalan dilakukan secara menyeluruh, tidak lagi bersifat tambal […]

expand_less