Bupati Minta OPD Tak Cuci Tangan Soal Perawatan Infrastruktur
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
- visibility 133
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kembali mengingatkan pentingnya merawat fasilitas publik yang telah dibangun pemerintah daerah. Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur tak akan berarti jika tak dibarengi dengan komitmen menjaga keberlanjutannya.
“Berau mengalami banyak kemajuan. Kawasan tepian semakin tertata, lampu-lampu jalan mulai menerangi sudut kota. Tapi itu semua tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri tanpa perawatan,” ujar Sri Juniarsih Mas.
Bupati menyoroti kecenderungan banyak pihak yang hanya fokus pada pembangunan fisik, namun abai pada aspek pemeliharaan. Menurutnya, tanggung jawab menjaga fasilitas umum bukan hanya milik dinas teknis seperti Dinas PUPR atau Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kata dia, harus terlibat aktif.
“Fasilitas publik itu milik bersama, digunakan oleh masyarakat luas. Maka sudah sewajarnya kalau kita rawat secara kolektif. Jangan sampai semangat membangun tidak diimbangi dengan semangat memelihara,” tegasnya.
Sri Juniarsih menyebut, aset-aset yang dibangun dengan dana daerah, sering kali justru cepat rusak karena kurangnya pengawasan dan kesadaran untuk menjaga. Ia menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan, serta pembinaan kepada masyarakat dalam menggunakan sarana yang telah tersedia.
Lebih jauh, ia juga mengaitkan perawatan fasilitas dengan citra daerah. Menurutnya, tata kelola aset yang baik akan mencerminkan kesiapan Berau dalam menyongsong visi pembangunan nasional, termasuk target Indonesia Emas 2045.
“Kalau kita ingin Berau tampil di level nasional, maka hal paling dasar adalah tunjukkan bahwa kita bisa merawat apa yang sudah kita punya. Jangan lepas tangan,” ucapnya.
Bupati juga mengingatkan agar setiap OPD tak sekadar menunggu instruksi. Ia berharap ada kesadaran kolektif untuk memastikan setiap fasilitas berfungsi dengan baik dan layak digunakan dalam jangka panjang.
“Manajemen aset daerah harus jadi prioritas. Ini bukan cuma soal fisik bangunan atau lampu jalan yang menyala. Ini soal tanggung jawab kita pada masa depan, pada generasi yang akan datang,” tutup Sri Juniarsih.(yf/adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar