Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

CFD Bukan Hanya Olahraga, Tapi Juga Ruang Interaksi Sosial dan Ekonomi Kreatif

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
  • visibility 544
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan car free day (CFD) di Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, terus meningkat. Namun, membludaknya peserta dan padatnya pelaku UMKM yang berjualan di area tersebut dinilai mulai mengganggu esensi utama CFD sebagai ruang publik untuk aktivitas olahraga dan rekreasi.

Menanggapi kondisi tersebut, anggota DPRD Berau, Ratna Kalelembang, mengusulkan agar pemerintah daerah mulai mempertimbangkan penambahan atau pembukaan lokasi alternatif untuk pelaksanaan CFD, guna mengurai kepadatan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat.

“CFD sejatinya adalah ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, terutama olahraga. Tapi yang terjadi sekarang, justru terlalu padat. UMKM berdempetan, pengunjung berdesakan. Ini sudah waktunya pemerintah mencari opsi tambahan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ratna menyebutkan, salah satu lokasi yang dinilai cukup strategis sebagai alternatif CFD adalah kawasan simpang empat lampu merah di dekat Kantor Bupati Berau dan Taman Cendana. Menurutnya, area tersebut tidak hanya luas dan berada di tengah kota, tetapi juga memiliki akses yang baik bagi masyarakat dari berbagai penjuru.

“Kami sangat mendukung jika pemerintah membuka opsi kedua CFD di sana. Lokasinya representatif, teduh, dan bisa menjadi ruang publik yang inklusif bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa dengan adanya titik CFD tambahan, masyarakat tidak hanya mendapatkan ruang yang lebih luas untuk olahraga, tetapi juga peluang lebih besar untuk berekspresi dan berkegiatan sosial, mulai dari pertunjukan seni, diskusi komunitas, hingga sekadar bersantai menikmati udara pagi.

“CFD bukan hanya tentang lari pagi atau senam, tapi juga tentang interaksi sosial, ruang ekspresi publik, bahkan pemberdayaan ekonomi kreatif. Kalau ruangnya makin luas, maka kreativitas masyarakat juga makin berkembang,” jelas Ratna.

Lebih dari itu, ia menyoroti pentingnya pemerataan akses terhadap ruang publik. Menurutnya, tidak semua warga bisa menjangkau kawasan Tepian Segah setiap Minggu pagi. Sementara lokasi seperti Taman Cendana lebih dekat dan mudah diakses oleh warga yang tinggal di kawasan tengah kota dan sekitarnya.

“Kalau hanya satu titik, maka warga dari lokasi yang jauh akan sulit berpartisipasi. Dengan dua titik CFD, pemerintah memberikan keadilan ruang dan kesempatan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Usulan ini diharapkan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, sebagai bentuk respons terhadap dinamika sosial masyarakat yang semakin aktif dan membutuhkan ruang publik yang memadai.(*yf/adv/)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 52 Murid di Sei Maning Belajar di Tiga Rumah, Pemkab Targetkan Sekolah Permanen

    52 Murid di Sei Maning Belajar di Tiga Rumah, Pemkab Targetkan Sekolah Permanen

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 856
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan sekolah di Kawasan Akses Terbatas (KAT) Sei Maning, Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. Langkah ini diambil setelah Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau langsung kondisi sekolah filial yang selama ini menjadi tumpuan anak-anak di kawasan tersebut. Saat kunjungan pada Kamis, 11 September 2025, Gamalis menemukan ruang […]

  • Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting

    Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kesetaraan gender adalah isu yang semakin mendapat perhatian dalam beberapa dekade terakhir, terutama dalam konteks pembangunan sosial dan ekonomi. Di Kabupaten Berau, hal ini juga mendapatkan perhatian khusus dari Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa. Ditemui beberapa waktu lalu, Grace mengatakan jika kesetaraan gender telah menjadi salah satu prinsip dasar […]

  • Setelah Tragedi Tembalang, Disbudpar Berau Wajibkan SOP di Semua Tempat Wisata

    Setelah Tragedi Tembalang, Disbudpar Berau Wajibkan SOP di Semua Tempat Wisata

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, menyampaikan bahwa saat ini sejumlah objek wisata di Kabupaten Berau telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pariwisata di destinasi masing-masing. SOP tersebut menjadi pedoman penting bagi para pengelola dan pengunjung dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan selama berada di lokasi wisata. “Penerapan SOP […]

  • Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Banjir yang selalu terjadi pasca hujan deras di beberapa titik Kota Tanjung Redeb, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Menurutnya, banjir yang kerap terjadi hingga merendam rumah-rumah warga itu, terjadi akibat adanya sedimentasi pada drainase yang ada. Kemudian kapasitas drainase yang tidak mumpuni untuk menampung air hujan juga […]

  • Kampung Derawan Sedang Godok Perkam Pengendalian Harga Kuliner di Daerah Wisata

    Kampung Derawan Sedang Godok Perkam Pengendalian Harga Kuliner di Daerah Wisata

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 470
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Kampung Derawan, Indra Mahardika, membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada Peraturan Kampung terkait pengendalian harga kuliner di kawasan wisata Pulau Derawan. Namun, ia mengungkapkan bahwa pemerintah kampung sedang merancang peraturan semacam itu. “Saat ini kami sedang dalam tahap rancangan pembuatan Perkam sekaligus sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/1/2025). Ia juga menegaskan […]

  • Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    Dari Psikis hingga Hukum, Pemda Berau Janji Perkuat Perlindungan Korban KDRT

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Puspaga dan PPA Berau Diminta Lebih Dekat ke Warga Usai Tragedi Segah TANJUNG REDEB – Tragedi kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang pria bernama Julius tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang masih dalam kandungan di Kampung Punan Mahakam, Kecamatan Segah. Peristiwa ini memicu seruan keras dari pemerintah daerah agar […]

expand_less