Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Dermaga Teluk Sulaiman Siap Layani Kapal Besar, PAD Berau Bertambah

Dermaga Teluk Sulaiman Siap Layani Kapal Besar, PAD Berau Bertambah

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 568
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BIDUK-BIDUK -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah menggenjot penyelesaian pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman. Memasuki tahap ketiga ini, dermaga telah bisa digunakan sandar kapal bahkan yang berukuran besar.

Seperti pada Kamis (22/5/2025) kemarin. Kapal kargo KM Karya Niaga dengan bobot 721 Gross Ton (GT) dan ber draft 4 meter ini, sudah bisa sandar di dermaga Teluk Sulaiman. Membawa muatan bahan bangunan semen sebanyak 1000 ton, kapal ini akan mendistribusikan kebutuhan pembangunan jalan.

Ditemui beberapa waktu lalu, Kadishub Berau Andi Marawangeng menyebut jika benar dermaga di Biduk-Biduk itu sudah bisa dimasuki kapal besar, meskipun proses pembangunannya masih berjalan.

“Sekarang itu proses pembangunannya yang tahap ketiga. Tapi untuk sandar kapal dengan bobot 600 GT keatas itu sudah bisa. Dan mereka ditarik retribusi. Kalau tidak salah Rp400 rupiah per GT-nya. Jadi untuk penarikannya dikalikan bobotnya,” terangnya.

Dijelaskannya, untuk retribusi yang ditarik masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan ini sesuai dengan Perda yang ada. Dengan kata lain, PAD Kabupaten Berau bertambah sumbernya yakni dari retribusi kapal yang bersandar di dermaga Teluk Sulaiman.

“Jadi yang perlu dipahami juga oleh masyarakat adalah, pelabuhan Teluk Sulaiman itu merupakan pelabuhan pengumpan lokal, bukan regional. Jadi kapasitas pengumpan lokal antara pelabuhan satu ke pelabuhan yang lain. Jadi kapasitasnya kita batasi,” bebernya.

Sedangkan untuk petugas yang berjaga di sana, untuk sementara adalah petugas UPT, pegawai negerinya dua dan outsourcingnya dua. Itu untuk menjaga parkir dan menarik retribusi.

“Kapal yang masuk ke pelabuhan Teluk Sulaiman ini juga harus mengikuti mekanisme yang ada. Yakni izin masuk melalui agennya, melalui syahbandar, dan melapor ke Dishub. Sehingga bisa dikenakan retribusi sandar kapal,” tutupnya.

Saat ini, Dishub tinggal menunggu pemandu lokal yang akan bertugas sebagai pemandu masuk kapal. Karena selama ini masih mengandalkan Syahbandar dan navigasi.

(MrX)

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 769
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kapal tongkang bermuatan 7.000 ton batu bara yang karam di Muara Mantaritip beberapa waktu lalu, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Pilanjau, khususnya para nelayan yang bergantung pada usaha tambak dan trol. Kapal berkapasitas 300 feet itu diduga milik PT Berau Coal, yang baru saja mengangkut batu bara dari Site Suaran. Dilansir dari […]

  • Pemerintah Targetkan SE Tiga Menteri Terkait Jadwal Sekolah Selama Ramadhan Terbit Pekan Ini 

    Pemerintah Targetkan SE Tiga Menteri Terkait Jadwal Sekolah Selama Ramadhan Terbit Pekan Ini 

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menargetkan Surat Edaran (SE) Tiga Menteri mengenai pengaturan jadwal sekolah selama bulan Ramadhan dapat diterbitkan pada pekan ini. Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan bahwa SE tersebut tengah dalam tahap finalisasi. “Insya Allah minggu ini sudah terbit,” ujar Pratikno saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, […]

  • Insiden di Terminal Kedatangan Kalimarau, CCTV Mati Saat Petugas Diduga Dipukul

    Insiden di Terminal Kedatangan Kalimarau, CCTV Mati Saat Petugas Diduga Dipukul

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Seorang petugas Ground Handling di terminal kedatangan Bandara Udara Kalimarau diduga menjadi korban pemukulan oleh Penumpang Pesawat Batik Air. Kepala Seksi Kerja Sama dan Pelayanan BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Yudhi Anggara mengungkapkan, bahwa benar telah terjadi kesalahpahaman antara penumpang batik air dengan mitra kerja Bandara Kalimarau. “Saat itu memang sedang padat […]

  • Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    Beredar Telegram Panglima TNI Soal Instruksi Siaga Prajurit, Antisipasi Situasi Global

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jakarta – Beredar dokumen Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berisi instruksi Siaga 1 ke seluruh prajurit. Perintah ini sebagai bentuk antisipasi perkembangan dan situasi global saat ini, khususnya di Timur Tengah. Telegram dengan Nomor TR/283/2026 ditekan oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun, pada 1 Maret 2026. Dalam dokumen tersebut, tertulis bahwa telegram […]

  • Wacana Pemindahan Rutan Tanjung Redeb ke Pulau Menguat, Terkendala Overkapasitas dan Lokasi

    Wacana Pemindahan Rutan Tanjung Redeb ke Pulau Menguat, Terkendala Overkapasitas dan Lokasi

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb —Wacana pemindahan rutan Kelas II Tanjung Redeb masih terus dibicarakan. Lokasi pemindahan rutan ini pun menyeruak, salah satunya yakni daerah kepulauan. Rencana inipun terbersit saat kunjungan Wabup Berau Gamalis ke rutan satu-satunya di Berau ini, beberapa waktu lalu. “Permasalahan kapasitas rutan ini sudah dibicarakan dengan pihak rutan. Kalau kita melihat, memang kondisi hari […]

  • Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menyoroti mahalnya biaya transportasi sebagai kendala utama dalam menarik wisatawan datang ke Bumi Batiwakkal. Ia menilai sikap Disbudpar yang fokus pada pembenahan destinasi sebelum melakukan promosi besar-besaran adalah langkah yang sangat tepat dan realistis. Menurut Sujarwo, pengembangan pariwisata yang tidak hanya mengedepankan kuantitas kunjungan […]

expand_less