Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

Dinas Perikanan Berau Tambah Petak di Festival Manutung Jukut, Antusiasme Membludak!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • visibility 435
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb — Dinas Perikanan Berau akan menutup pendaftaran peserta Festival Manutung Jukut pada Kamis (12/9/2024). Kemudian melanjutkan tahapan dengan Technical Meeting untuk kegiatan yang akan dilakukan pada 16 September mendatang.

Dikatakan Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih, ada sebanyak 406 petak yang disiapkan Dinas Perikanan di Festival Manutung Jukut tahun ini. Jumlah tersebut lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar 300 lebih saja.

“Tahun ini lebih banyak lagi, karena antusias masyarakat semakin meningkat untuk mengikuti festival ini,” ujarnya, Rabu (11/9/2024).

Dikatakan Yunda, dalam Festival Manutung Jukut tersebut, Dinas Perikanan akan melakukan beberapa penilaian terhadap beberapa kategori, diantaranya OPD dan Instansi Vertikal, Sekolah dan Perguruan Tinggi, Swasta, Paguyuban dan Organisasi Masyarakat, serta kategori umum.

Adapun kriteria penilaian yang dilakukan dewan juri terhadap seluruh peserta Festival Manutung Jukut diantaranya terkait kebersihan, kesesuaian tema dan pelayanan terhadap masyarakat atau pengunjung tenda.

Untuk penilaian terhadap kebersihan dikatakannya dewan juri akan menilai terkait kebersihan lokasi atau masing-masing tenda peserta, kebersihan menu, ketersediaan tempat sampah serta pemilahan sampah yang dilakukan oleh peserta pada tenda Festival Manutung Jukut.

Sementara untuk kriteria penilaian kesesuaian tema, yang akan dinilai oleh dewan juri diantaranya kesesuaian tema pada Festival Manutung Jukut yang ditetapkan Dinas Perikanan, yaitu “Mencegah Stunting Menuju Generasi Emas 2045”. Selain itu, juga akan dinilai kelengkapan spanduk yang sesuai dengan tema kegiatan, presentase jumlah ikan yang disajikan dengan jumlah bahan baku lain yang diolah oleh peserta, dekorasi serta seragam yang digunakan oleh peserta.

Untuk kriteria penilaian terkait pelayanan, dewan juri akan melakukan penilaian terhadap jumlah pengunjung pada tenda peserta, keramahan peserta terhadap para pengunjung, proses pembagian ikan oleh peserta kepada pengunjung atau masyarakat, serta apakah peserta memberikan hiburan atau atraksi menarik untuk pengunjung.

“Semua akan dinilai, dari cara mereka melayani masyarakat yang berkunjung sampai pada kebersihan dan lain-lain. Tapi penilaian pelayanan kepada masyarakat atau pengunjung presentasenya lebih besar, karena kita ingin semua yang hadir pada festival tersebut berbahagia tanpa ada hal-hal yang mengganjal karena pelayanan yang kurang baik,” ucapnya.

Dinas Perikanan akan memilih 3 peserta terbaik dalam Festival Manutung Jukut tersebut. Pemenang akan mendapatkan uang pembinaan yang langsung ditransfer ke rekening peserta.

“Pemenang akan diumumkan pada hari itu juga sebelum kegiatan berakhir, kita juga ada doorprize dari Bank Indonesia. Nanti kita hanya akan memilih Juara 1, 2 dan 3,” terangnya.

Pada Festival Manutung Jukut yang dilakukan rutin setiap tahun untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb ini, Dinas Perikanan membagikan masing-masing 25 kilogram ikan dan 20 kilogram ikan pembagian dari pihak swasta.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, juga turut mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan Festival Manutung Jukut yang telah menjadi tradisi tahunan di Kabupaten Berau.

“Festival ini bukan hanya untuk mengenang Hari Jadi Kabupaten Berau, tetapi juga sebagai sarana mempromosikan ikan sebagai sumber protein utama untuk mencegah stunting. Saya mengajak seluruh masyarakat, baik dari Tanjung Redeb maupun dari luar, untuk hadir dan meramaikan festival ini. Mari bersama-sama kita dukung kegiatan yang bermanfaat ini dan nikmati kemeriahan yang sudah disiapkan oleh panitia,” ujar Sri Juniarsih beberapa waktu lalu.

(adv/Marta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

    Berau Mantapkan Transisi Ekonomi Hijau Menuju Masa Depan Pasca-Tambang

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pagi di UPT Balai Benih Padi dan Hortikultura Kampung Sei Bebanir Bangun bergerak pelan, namun penuh makna. Bukan sekadar seremonial penyerahan alat pertanian, tetapi sinyal perubahan arah ekonomi Kabupaten Berau. Di tengah dominasi pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung daerah, pemerintah mulai menyiapkan tahap berikutnya — menanam ekonomi baru, bukan hanya […]

  • Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengimbau perbankan untuk memberikan kemudahan akses permodalan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Dikatakan Said, ketersediaan modal usaha menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan UMKM selain pelatihan dan promosi. “Saat ini, kondisi ekonomi masih belum stabil dengan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). […]

  • Peredaran Narkotika 21 Kg, Dua Terdakwa Berau Dijatuhi Hukuman Berat

    Peredaran Narkotika 21 Kg, Dua Terdakwa Berau Dijatuhi Hukuman Berat

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 718
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb menjatuhkan vonis berat terhadap dua terdakwa kasus peredaran narkotika seberat 21 kilogram. Dalam sidang putusan yang digelar pada Kamis (11/9/2025), Saiful L dijatuhi hukuman mati, sementara Zamzam divonis penjara seumur hidup. Majelis hakim memberikan waktu tujuh hari kepada kedua terdakwa untuk menentukan sikap, apakah menerima […]

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

  • Tambang Ilegal Bikin Target Pajak Meleset, Bapenda Berau Desak Pemungutan Tak Bergantung pada Izin

    Tambang Ilegal Bikin Target Pajak Meleset, Bapenda Berau Desak Pemungutan Tak Bergantung pada Izin

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 470
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Realisasi pajak sektor mineral bukan logam dan bantuan(MBLB) di Kabupaten Berau hingga akhir September 2025 jauh dari target. Dari total target Rp. 600 juta, baru sekitar Rp49,9 juta yanf berhasil masuk ke kas daerah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, menyebut rendahnya pencapaian ini dipicu oleh maraknya aktivitas pertambagan tanpa […]

  • RPH Gunung Tabur Kian Karat, Ketua Komisi II DPRD Berau Soroti Kualitas Daging Jelang Iduladha

    RPH Gunung Tabur Kian Karat, Ketua Komisi II DPRD Berau Soroti Kualitas Daging Jelang Iduladha

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) satu-satunya di Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, kian memprihatinkan. Bangunan yang menjadi fasilitas vital penyedia daging segar bagi masyarakat itu kini tampak mulai keropos dan dipenuhi karat. Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, kondisi ini menuai sorotan dari Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangunsong. Rudi menyebut, […]

expand_less