Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

Dinkes Kaltim Gencarkan Evaluasi untuk Eliminasi Malaria di Seluruh Kabupaten/Kota

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
  • visibility 1.376
  • print Cetak

Samarinda  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tatalaksana Malaria dan Jejaring Layanan Malaria guna memperkuat upaya penanganan kasus dan mendorong eliminasi malaria di seluruh kabupaten/kota.

“Malaria masih menjadi tantangan kesehatan serius di Kalimantan Timur. Kita perlu terus berupaya menurunkan angka kasus dan memperluas cakupan eliminasi ke seluruh wilayah,” kata Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin di Samarinda, Jumat dikutip dari ANTARA.

Ia menegaskan, walaupun beberapa kabupaten/kota di Kaltim telah mencapai eliminasi malaria, namun masih ada daerah-daerah dengan angka kasus yang cukup tinggi.

Melalui monitoring dan evaluasi tersebut pihaknya berupaya mengidentifikasi berbagai tantangan dan permasalahan dalam penanganan malaria, sehingga dapat merumuskan solusi yang tepat dan efektif.

Menurut dia, Dinkes Kaltim mengusung agenda komprehensif yang mencakup berbagai aspek penanganan malaria. Pemaparan data dan informasi terbaru mengenai epidemiologi malaria di Kaltim menjadi salah satu fokus utama, meliputi tren kasus, distribusi geografis, dan kelompok berisiko.

Selain itu, dilakukan pula pembahasan mendalam mengenai pedoman dan prosedur terkini dalam diagnosis, pengobatan, dan penatalaksanaan kasus malaria sesuai dengan standar nasional dan internasional.

“Tak kalah penting, monitoring dan evaluasi tersebut juga menyangkut sosialisasi dan mendiskusikan kebijakan pemerintah dalam penanganan malaria, termasuk strategi, program, dan regulasi yang berlaku,” ujarnya.

Dinkes Kaltim menggenjot pola kemitraan dan kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam upaya penanganan malaria, meliputi penyediaan layanan kesehatan, pengadaan obat, dan peningkatan kesadaran masyarakat.

“Kami berharap kegiatan monitoring dan evaluasi ini dapat meningkatkan komitmen dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam penanganan malaria di Kaltim,” ucap Jaya. (ANTARA/AR)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Bupati Berau Apresiasi Revisi RTRW untuk Sinkronisasi Pembangunan Daerah

    Pjs Bupati Berau Apresiasi Revisi RTRW untuk Sinkronisasi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kabupaten Berau menggelar rapat pembahasan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Berau, pada Selasa (19/11/2023), bertempat di Gedung Balai Mufakat Tanjung Redeb. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pejabat pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya. Kepala Bidang Penataan Ruang […]

  • Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    Tak Bisa Serentak, Pengembangan Kampung Wisata Berau Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 614
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menerapkan pendekatan selektif dalam pengembangan destinasi wisata berbasis kampung. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memastikan efektivitas program di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah. Fokus pengembangan diarahkan pada kampung-kampung yang dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur, pengelolaan yang baik, serta minat kunjungan wisatawan yang […]

  • Gairah Bola Voli Berau Bangkit, Turnamen Cup 1 Jadi Panggung Pembibitan Atlet

    Gairah Bola Voli Berau Bangkit, Turnamen Cup 1 Jadi Panggung Pembibitan Atlet

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Turnamen bola voli PBVSI Kabupaten Berau Cup 1 Tahun 2025 resmi ditutup pada Minggu malam, 20 Juli 2025, di GOR Pemuda Tanjung Redeb. Penutupan turnamen perdana ini berlangsung meriah, diiringi pelantikan pengurus baru Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Cabang Berau. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amirrudin, dalam sambutannya menegaskan […]

  • Berau Menuju Destinasi Digital – Wisata yang Bisa Dilihat, Dirasa, dan Dibawa dalam Genggaman

    Berau Menuju Destinasi Digital – Wisata yang Bisa Dilihat, Dirasa, dan Dibawa dalam Genggaman

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kabupaten Berau tengah menapaki babak baru dalam pengelolaan pariwisata. Alam yang indah, budaya yang kaya, dan panorama laut bergradasi biru tak lagi hanya dinikmati oleh mereka yang datang berkunjung langsung. Kini, keindahan itu bisa mengalir ke seluruh penjuru dunia hanya melalui layar gawai. Transformasi inilah yang didorong […]

  • Wacana Jam Malam Pelajar, Saatnya Fokus ke Hal-hal Positif

    Wacana Jam Malam Pelajar, Saatnya Fokus ke Hal-hal Positif

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 756
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan (Disdik) Berau mewacanakan akan menerapkan jam malam khusus bagi pelajar. Bukan tanpa alasan, penerapan aturan ini diharapkan akan bisa menekan bahkan mengurangi terjadinya kasus yang melibatkan anak dibawah umur atau usia pelajar. Ditemui Rabu (9/4/2025) siang, Kadisdik Berau Mardiatul Idalisah mengatakan jika penerapan jam malam khusus pelajar ini sudah dilaksanakan […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.385
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

expand_less