Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
  • visibility 943
  • print Cetak

Beraunews.id, Nunukan — Dua telur raksasa yang mengejutkan banyak orang ditemukan menetas di Lapas Nunukan, tepatnya di tanah lapang kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Namun, jangan khawatir, telur-telur yang jumlahnya sebanyak 4 butir dan 2 telah menetas dan mengeluarkan 2 ekor anak dinosaurus tersebut hanyalah patung replika yang dibuat pihak Lapas Nunukan.

Inovasi tak lazim ini dihadirkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan sebagai upaya untuk meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu langkah kreatif yang diambil adalah dengan membuat replika dinosaurus di dalam area SAE Lanuka, hasil karya tangan-tangan kreatif warga binaan Lapas Nunukan.

Replika dinosaurus yang dirancang dengan detail tersebut bukan hanya sekadar hiasan, melainkan juga sebagai alat edukasi bagi para pengunjung SAE Lanuka. Kalapas Nunukan, Puang Dirham, mengungkapkan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk memberikan suasana yang berbeda dan edukatif bagi para pengunjung, terutama anak-anak.

“Kami ingin memberikan suasana yang berbeda di dalam lingkungan SAE Lanuka. Selain pembelajaran mengenai agrowisata perkebunan dan peternakan, kami juga memberikan pembelajaran mengenai makhluk prasejarah. Dengan adanya replika dinosaurus, kami berharap bisa menarik minat para pengunjung untuk belajar lebih banyak tentang sejarah dan sains,” ungkap Puang Dirham, Minggu (14/07/2024).

Replika dinosaurus yang sedang dalam proses penyempurnaan ini memiliki desain yang realistis dan nantinya akan dilengkapi dengan informasi mengenai jenis dinosaurus, habitatnya, serta fakta menarik lainnya. Puang Dirham pun menerangkan bahwa langkah ini mendapat dukungan positif dari berbagai pihak, termasuk bagi pengunjung SAE Lanuka yang merasa wahana ini dapat memberikan peluang pembelajaran yang berharga bagi anak-anak di tengah masifnya penggunaan telepon genggam.

“Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan para warga binaan tetapi juga membuka pintu untuk pengembangan kreativitas dan keterampilan baru. Dan Lapas Nunukan berencana untuk terus mengembangkan program-program edukasi yang inovatif sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan serta mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan pengetahuan yang dapat membantu membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan”, tutur Puang Dirham.

Kehadiran replika dinosaurus ini memang mampu membuat pengunjung SAE Lanuka takjub atas karya kreatif warga binaan. Salah seorang pengunjung, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekagumannya atas program edukasi ini.

“Sangat mengagumkan melihat bagaimana lapas bisa menciptakan atmosfir belajar seperti ini. Replika dinosaurus ini memberikan kesempatan baru bagi kami untuk belajar hal-hal yang berbeda dan mengeksplorasi imajinasi. Anak saya semakin tertarik belajar sejarah alam,” ujar salah seorang pengunjung.

Inovasi Lapas Nunukan ini patut diapresiasi sebagai upaya kreatif dan edukatif dalam membina warga binaan. Kehadiran replika dinosaurus menjadi bukti bahwa di balik jeruji besi, masih ada ruang untuk kreativitas dan pengembangan diri. (f)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

    Peraturan Baru Menteri LHK: Pejuang Lingkungan Tak Bisa Dituntut Hukum

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.337
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau KLHK menerbitkan regulasi baru perihal perlindungan terhadap pejuang lingkungan. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 10 Tahun 2024. Peraturan ini telah ditandatangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 30 Agustus 2024. Regulasi yang melindungi pejuang lingkungan ini telah resmi diundangkan pada 4 September 2024. Dalam poin pertimbangannya, KLHK menyebut […]

  • Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    Tak Dapat Subsidi Pupuk, Petani Sawit Berau Bertahan Di Tengah Tantangan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Petani kelapa sawit di Kabupaten Berau tidak termasuk dalam daftar penerima pupuk bersubsidi. Hal itu berlaku sejak Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Tahun 2022 diterapkan, yaitu pemerintah hanya memberikan subsidi pupuk untuk sembilan komoditas. Dari yang sebelumnya mencakup 70 komoditas, kini hanya tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, serta beberapa komoditas hortikultura dan […]

  • Fasilitas di Tepian Teratai Bakal Diperbaiki, Pemerintah Minta Warga Ikut Merawat

    Fasilitas di Tepian Teratai Bakal Diperbaiki, Pemerintah Minta Warga Ikut Merawat

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 677
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Perbaikan turap di Tepian Teratai akan segera dilakukan, pekerjaan itu akan dimulai bulan ini atau selambat-lambatnya bulan depan. ‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Fendra Firnawan menuebut, anggaran masih menunggu melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun ini ‎“Waktu dekat ini, mungkin bulan ini atau bulan depan kita mulai perbaikan. Jadi […]

  • Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan tak pernah mengeluarkan izin penjualan minuman keras (miras) di Hotel Palmy Exclusive maupun tempat usaha lain di luar ketentuan. Penegasan itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di tengah sorotan publik atas dugaan peredaran miras di sejumlah lokasi yang tidak sesuai peruntukan. Sri Juniarsih mengingatkan, tata niaga minuman beralkohol […]

  • Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    Sri Juniarsih Umumkan Kenaikan Santunan Kematian dari Rp2 Juta menjadi Rp4 Juta

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan jaminan sosial untuk masyarakat kurang mampu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja rentan. Selama 12 bulan ke depan, BPJS Ketenagakerjaan akan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari tanggung jawab sosialnya kepada komunitas pekerja. Sri Juniarsih, Bupati Berau, menegaskan bahwa program jaminan sosial ini bertujuan untuk mencegah […]

  • Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    Plot Twist Buruh Berau: Cari Wamen, Malah Dapat Kabar OTT

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 800
    • 0Komentar

    Jakarta – Seorang buruh dari Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Herbert Sinambela (47) menyambangi kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta Selatan. Dia mengaku hendak mengadu kepada Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel. Herbert terlihat membawa sebuah spanduk berukuran sedang yang isinya meminta Noel memperhatikan aduannya. “Pak Wamen. Tolong perhatikan nasib kami buruh yang ada di Kalimantan Timur. Kami […]

expand_less