Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
  • visibility 978
  • print Cetak

Beraunews.id, Nunukan — Dua telur raksasa yang mengejutkan banyak orang ditemukan menetas di Lapas Nunukan, tepatnya di tanah lapang kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Namun, jangan khawatir, telur-telur yang jumlahnya sebanyak 4 butir dan 2 telah menetas dan mengeluarkan 2 ekor anak dinosaurus tersebut hanyalah patung replika yang dibuat pihak Lapas Nunukan.

Inovasi tak lazim ini dihadirkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan sebagai upaya untuk meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu langkah kreatif yang diambil adalah dengan membuat replika dinosaurus di dalam area SAE Lanuka, hasil karya tangan-tangan kreatif warga binaan Lapas Nunukan.

Replika dinosaurus yang dirancang dengan detail tersebut bukan hanya sekadar hiasan, melainkan juga sebagai alat edukasi bagi para pengunjung SAE Lanuka. Kalapas Nunukan, Puang Dirham, mengungkapkan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk memberikan suasana yang berbeda dan edukatif bagi para pengunjung, terutama anak-anak.

“Kami ingin memberikan suasana yang berbeda di dalam lingkungan SAE Lanuka. Selain pembelajaran mengenai agrowisata perkebunan dan peternakan, kami juga memberikan pembelajaran mengenai makhluk prasejarah. Dengan adanya replika dinosaurus, kami berharap bisa menarik minat para pengunjung untuk belajar lebih banyak tentang sejarah dan sains,” ungkap Puang Dirham, Minggu (14/07/2024).

Replika dinosaurus yang sedang dalam proses penyempurnaan ini memiliki desain yang realistis dan nantinya akan dilengkapi dengan informasi mengenai jenis dinosaurus, habitatnya, serta fakta menarik lainnya. Puang Dirham pun menerangkan bahwa langkah ini mendapat dukungan positif dari berbagai pihak, termasuk bagi pengunjung SAE Lanuka yang merasa wahana ini dapat memberikan peluang pembelajaran yang berharga bagi anak-anak di tengah masifnya penggunaan telepon genggam.

“Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan para warga binaan tetapi juga membuka pintu untuk pengembangan kreativitas dan keterampilan baru. Dan Lapas Nunukan berencana untuk terus mengembangkan program-program edukasi yang inovatif sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan serta mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan pengetahuan yang dapat membantu membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan”, tutur Puang Dirham.

Kehadiran replika dinosaurus ini memang mampu membuat pengunjung SAE Lanuka takjub atas karya kreatif warga binaan. Salah seorang pengunjung, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekagumannya atas program edukasi ini.

“Sangat mengagumkan melihat bagaimana lapas bisa menciptakan atmosfir belajar seperti ini. Replika dinosaurus ini memberikan kesempatan baru bagi kami untuk belajar hal-hal yang berbeda dan mengeksplorasi imajinasi. Anak saya semakin tertarik belajar sejarah alam,” ujar salah seorang pengunjung.

Inovasi Lapas Nunukan ini patut diapresiasi sebagai upaya kreatif dan edukatif dalam membina warga binaan. Kehadiran replika dinosaurus menjadi bukti bahwa di balik jeruji besi, masih ada ruang untuk kreativitas dan pengembangan diri. (f)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 890
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, […]

  • Siapkan Strategi Perkuat 225 Destinasi Berau

    Siapkan Strategi Perkuat 225 Destinasi Berau

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menapaki arah pembangunan baru lewat sektor pariwisata berbasis komunitas. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan Dunia Usaha dan Pariwisata tahun lalu. Rakor yang mengusung tema “Peningkatan Community Based Tourism” ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkuat pembangunan wisata yang bukan hanya bertumpu pada destinasi, tetapi […]

  • 5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.111
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, (Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang akan disahkan mendapat sorotan luas. Sebab RUU yang digadang-gadang sebagai senjata ampuh negara untuk melawan korupsi dan kejahatan luar biasa itu bisa disalahgunakan. Hal ini karena adanya beberapa pasal […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.516
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

  • GPS untuk Speedboat di Berau: Legislatif Dukung Penuh Peningkatan Keselamatan Pelayaran

    GPS untuk Speedboat di Berau: Legislatif Dukung Penuh Peningkatan Keselamatan Pelayaran

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 926
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau untuk meningkatkan keselamatan pelayaran laut melalui pemasangan perangkat Global Positioning System (GPS) pada setiap unit speedboat, khususnya yang beroperasi di Dermaga Sanggam, mendapat dukungan penuh dari kalangan legislatif. Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat mitigasi risiko sekaligus menjamin […]

  • IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    IKN Jadi Pemicu Lahirnya Provinsi Baru? Ini Peluang Emas Kalimantan Tenggara

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Isu pembentukan Provinsi Kalimantan Tenggara yang akan mencakup wilayah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan kembali mencuat ke permukaan. Menanggapi hal tersebut, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, memberikan penjelasan saat kunjungannya ke Bumi Batiwakkal pada Rabu (24/7/2024). Akmal Malik menegaskan bahwa saat ini pemerintah pusat tengah memberlakukan moratorium atau penghentian […]

expand_less