Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

Dinosaurus ‘Hidup Kembali’ di Lapas Nunukan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
  • visibility 815
  • print Cetak

Beraunews.id, Nunukan — Dua telur raksasa yang mengejutkan banyak orang ditemukan menetas di Lapas Nunukan, tepatnya di tanah lapang kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Namun, jangan khawatir, telur-telur yang jumlahnya sebanyak 4 butir dan 2 telah menetas dan mengeluarkan 2 ekor anak dinosaurus tersebut hanyalah patung replika yang dibuat pihak Lapas Nunukan.

Inovasi tak lazim ini dihadirkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan sebagai upaya untuk meningkatkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu langkah kreatif yang diambil adalah dengan membuat replika dinosaurus di dalam area SAE Lanuka, hasil karya tangan-tangan kreatif warga binaan Lapas Nunukan.

Replika dinosaurus yang dirancang dengan detail tersebut bukan hanya sekadar hiasan, melainkan juga sebagai alat edukasi bagi para pengunjung SAE Lanuka. Kalapas Nunukan, Puang Dirham, mengungkapkan bahwa tujuan utama program ini adalah untuk memberikan suasana yang berbeda dan edukatif bagi para pengunjung, terutama anak-anak.

“Kami ingin memberikan suasana yang berbeda di dalam lingkungan SAE Lanuka. Selain pembelajaran mengenai agrowisata perkebunan dan peternakan, kami juga memberikan pembelajaran mengenai makhluk prasejarah. Dengan adanya replika dinosaurus, kami berharap bisa menarik minat para pengunjung untuk belajar lebih banyak tentang sejarah dan sains,” ungkap Puang Dirham, Minggu (14/07/2024).

Replika dinosaurus yang sedang dalam proses penyempurnaan ini memiliki desain yang realistis dan nantinya akan dilengkapi dengan informasi mengenai jenis dinosaurus, habitatnya, serta fakta menarik lainnya. Puang Dirham pun menerangkan bahwa langkah ini mendapat dukungan positif dari berbagai pihak, termasuk bagi pengunjung SAE Lanuka yang merasa wahana ini dapat memberikan peluang pembelajaran yang berharga bagi anak-anak di tengah masifnya penggunaan telepon genggam.

“Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan para warga binaan tetapi juga membuka pintu untuk pengembangan kreativitas dan keterampilan baru. Dan Lapas Nunukan berencana untuk terus mengembangkan program-program edukasi yang inovatif sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan serta mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan pengetahuan yang dapat membantu membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan”, tutur Puang Dirham.

Kehadiran replika dinosaurus ini memang mampu membuat pengunjung SAE Lanuka takjub atas karya kreatif warga binaan. Salah seorang pengunjung, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekagumannya atas program edukasi ini.

“Sangat mengagumkan melihat bagaimana lapas bisa menciptakan atmosfir belajar seperti ini. Replika dinosaurus ini memberikan kesempatan baru bagi kami untuk belajar hal-hal yang berbeda dan mengeksplorasi imajinasi. Anak saya semakin tertarik belajar sejarah alam,” ujar salah seorang pengunjung.

Inovasi Lapas Nunukan ini patut diapresiasi sebagai upaya kreatif dan edukatif dalam membina warga binaan. Kehadiran replika dinosaurus menjadi bukti bahwa di balik jeruji besi, masih ada ruang untuk kreativitas dan pengembangan diri. (f)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menggeser cara pandang terhadap sampah plastik di kawasan wisata. Di Pulau Derawan, limbah yang dulu dianggap sekadar masalah kebersihan kini tengah didorong menjadi sumber ekonomi baru melalui sistem pengelolaan berbasis daur ulang. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa Pulau Derawan telah resmi ditetapkan sebagai salah satu pilot project pengelolaan sampah […]

  • RSUD Abdul Rivai Angkat Bicara Soal Pasien Tertelan Jarum yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

    RSUD Abdul Rivai Angkat Bicara Soal Pasien Tertelan Jarum yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- RSUD Abdul Rivai buka suara terkait penanganan seorang pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tanggal 31 Oktober 2024 lalu, sekira pukul 14.30 Wita. Dikatakan Humas RSUD Abdul Rivai, Dani Apriat Maja, pasien yang dirujuk dari Puskesmas Tepian Buah, Kecamatan Segah tersebut dalam keadaan stabil dan terpasang infus, kemudian menjalani pemeriksaan foto rontgen […]

  • Pesan Penting Kapolres Berau di SMA Negeri 1: Jauhi Narkoba, Jaga Masa Depan

    Pesan Penting Kapolres Berau di SMA Negeri 1: Jauhi Narkoba, Jaga Masa Depan

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kapolres Berau, AKBP Steyven Jonly Manopo, S.I.K., memimpin upacara bendera di SMA Negeri 1 Berau pada Seni 26 Agustus 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polres Berau untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya pelajar, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya disiplin, nasionalisme, dan peran generasi muda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di […]

  • Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat. Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

  • Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Berau tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Di RSUD dr. Abdul Rivai, suasana haru menyelimuti ruang bersalin. Enam bayi tercatat lahir bertepatan dengan 17 Agustus, tiga di antaranya sebelum detik-detik pembacaan teks proklamasi. Sementara tiga bayi lainnya masih menunggu waktu kelahiran, yang […]

expand_less