Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kematian Gadis Remaja di Bulungan Diusut, Makam Dibongkar untuk Otopsi

Kematian Gadis Remaja di Bulungan Diusut, Makam Dibongkar untuk Otopsi

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 748
  • print Cetak

TANJUNG SELOR — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan, Kalimantan Utara, membongkar makam seorang gadis remaja yang menjadi korban kebakaran di Jalan Perjuangan, Tanjung Selor. Langkah ini diambil setelah penyidik mencium adanya kejanggalan dalam insiden kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pembongkaran makam dilakukan tim forensik bersama ahli dari Laboratorium Forensik (Labfor) yang didatangkan khusus untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Tim medis juga menggelar otopsi terhadap jasad korban guna menelusuri kemungkinan adanya unsur pidana di balik insiden tersebut.

Kepala Seksi Reserse Kriminal Polresta Bulungan, AKP Irwan Deny, mengatakan bahwa otopsi dilakukan untuk memastikan apakah korban meninggal akibat kebakaran atau justru sebelum api melalap rumah tersebut.

“Otopsi ini untuk mengidentifikasi apakah kematian korban wajar atau terdapat penyebab lain yang mencurigakan,” kata Irwan saat diwawancarai wartawan, Minggu sore, 21 April 2025.

Deny menjelaskan, kejanggalan ditemukan saat timnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, posisi korban yang ditemukan di atas tempat tidur menimbulkan tanda tanya. “Umumnya dalam kejadian kebakaran, korban akan berusaha melarikan diri. Tapi posisi korban ini tidak menunjukkan adanya upaya penyelamatan diri,” ujarnya.

Kejanggalan inilah yang mendorong pihak kepolisian untuk kembali membuka penyelidikan, termasuk dengan melakukan pembongkaran makam dan otopsi jenazah.

Deny mengakui bahwa otopsi baru dilakukan karena pada awalnya pihak keluarga korban menolak tindakan tersebut. “Memang setelah kejadian, keluarga tidak memberikan izin untuk otopsi. Namun setelah penyelidikan kami menunjukkan adanya indikasi yang mencurigakan, akhirnya keluarga bersedia,” tuturnya.

Hasil otopsi selanjutnya akan dikirimkan ke tim Labfor untuk dilakukan analisis lebih lanjut. “Kita harapkan hasil visum bisa keluar paling cepat satu minggu. Dari situ akan diketahui secara pasti penyebab kematian korban,” kata Deny.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus mengusut kasus ini hingga terang benderang dan tidak menutup kemungkinan adanya unsur pidana jika hasil forensik menunjukkan indikasi tersebut. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    Imbau Warga Berau Waspada Cacar Monyet

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kekhawatiran terhadap penyebaran virus cacar monyet (monkeypox) di Indonesia turut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Berau, Ratna. Ia mendesak agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau segera melakukan langkah-langkah antisipatif agar virus tersebut tidak masuk atau menyebar di wilayah Berau. Ratna menegaskan bahwa virus cacar monyet lebih berbahaya jika dibandingkan dengan jenis […]

  • Peredaran Narkoba di Berau Kian Mengkhawatirkan, Anak Muda Diringkus dengan BB 44,48 Gram

    Peredaran Narkoba di Berau Kian Mengkhawatirkan, Anak Muda Diringkus dengan BB 44,48 Gram

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 637
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu yang kian mengancam generasi muda. Di balik operasi tersebut, seorang pemuda berinisial ASD yang masih berusia 18 tahun kini harus menghadapi kenyataan pahit. Warga Jalan Pulau Semama, Tanjung Redeb, itu ditangkap dalam kondisi memegang bukti nyata satu bungkus […]

  • Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Jadi Sorotan DPRD Berau

    Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Jadi Sorotan DPRD Berau

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan ini terjadi di Kabupaten Berau. Ia menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Dedy menilai bahwa meningkatnya laporan kasus serupa bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menunjukkan perlunya penguatan […]

  • Untuk Pariwisata : Optimalkan Investasi Infrastruktur & Layanan Publik

    Untuk Pariwisata : Optimalkan Investasi Infrastruktur & Layanan Publik

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Libur akhir tahun sebentar lagi tiba, dan aroma musim wisata mulai terasa di Berau. Pantai-pantai mulai ramai disinggung, Derawan dan Maratua kembali muncul sebagai tujuan impian, dan aktivitas perjalanan diprediksi melonjak tajam. Di tengah antusiasme itu, Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto mengingatkan satu hal krusial: Berau harus siap menyambut kedatangan tamu, […]

  • Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    Penerbangan Tetap Lancar Meski Ada Karhutla di Berau

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Teluk Bayur — Manajemen UPBU Kalimarau mengungkapkan hingga saat ini belum ada laporah gangguan terhadap jarak pandang penerbangan atau visibilitas yang diakibatkan oleh karhutla. Hal itu disampaikan oleh Kepala UPBU Bandara Kalimarau, Ferdinan Nurdin pada Kamis (19/9/2024). “Masih aman terkendali. Sebab sampai hari ini belum ada laporan terjadinya penurunan jarak pandang baik oleh pilot dan […]

  • DPRD Berau Berpeluang Tambah Kursi, KPU Ingatkan Acuannya UU Pemilu

    DPRD Berau Berpeluang Tambah Kursi, KPU Ingatkan Acuannya UU Pemilu

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.515
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, Budi Harianto, menegaskan penambahan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ditentukan berdasarkan jumlah penduduk. Hal ini sekaligus menjawab wacana perubahan daerah pemilihan (dapil) pasca pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut Budi, mekanisme penentuan kursi DPRD sudah diatur secara rinci: hingga 100 ribu jiwa mendapat 20 kursi, […]

expand_less