Diskominfo Kaltim Tegaskan: Tak Ada Tagihan dalam Program Internet Desa Gratis
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, mengimbau para kepala desa agar tidak menanggapi tagihan bulanan yang mengatasnamakan penyedia layanan internet desa gratis.
Imbauan itu disampaikan menyusul laporan sejumlah kepala desa yang mengaku menerima tagihan dari oknum yang mengatasnamakan provider program internet desa gratis milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Dari laporan yang kami terima, ada beberapa kepala desa yang mendapatkan tagihan bulanan dari oknum yang mengaku dari provider. Kami tegaskan, untuk program internet desa gratis ini tidak ada pungutan atau tagihan kepada desa,” kata Faisal dalam jumpa pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Samarinda, Senin, 2 Maret 2026.
Menurut Faisal, seluruh pembiayaan program tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Ia menegaskan kepala desa tidak memiliki kewajiban membayar apa pun terkait layanan tersebut.
“Jadi tidak ada urusan tagihan ke kepala desa. Kalau ada yang menagih, mohon jangan ditanggapi dan segera laporkan kepada kami,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pada Januari hingga Februari 2026 terdapat dua hingga tiga desa yang melaporkan adanya tagihan serupa. Pemerintah provinsi masih menelusuri sumber tagihan tersebut.
Faisal tidak menutup kemungkinan adanya kesalahan administratif dari pihak penyedia layanan. Namun, ia tetap meminta kepala desa untuk tidak merespons permintaan pembayaran dalam bentuk apa pun.
“Kalaupun ada provider yang benar-benar menagih, bisa jadi itu kesalahan administratif. Namun tetap jangan ditanggapi. Semua ditanggung pemerintah provinsi,” katanya.
Program internet desa gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur itu hingga akhir 2025 telah terpasang di 802 desa. Pada 2026, pemerintah kembali menambah pemasangan di 39 desa.
Dengan tambahan tersebut, total desa yang akan menikmati layanan internet gratis ditargetkan mencapai 841 desa. Saat ini, 39 desa tambahan masih dalam proses pengadaan melalui sistem e-katalog dan ditargetkan rampung pada Maret 2026.
“Insya Allah bulan Maret ini kita kejar agar 39 desa bisa terpasang, sehingga total 841 desa semuanya sudah teraliri internet desa gratis,” ujar Faisal.(*)
- Penulis: redaksi Beraunews

Saat ini belum ada komentar