Dispusip Berau Wanti-wanti: Anak Terlalu Lama Main Gadget Bisa ‘Lupa’ Buku
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menyoroti meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak-anak yang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan hingga penurunan minat baca.
Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan ketergantungan pada perangkat digital tanpa pengawasan orang tua dapat memengaruhi fokus, kesehatan mental, serta perkembangan anak.
Menurut dia, buku yang seharusnya menjadi sumber utama pembelajaran kini mulai ditinggalkan dan kurang diminati. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada menurunnya kemampuan literasi anak dalam jangka panjang.
“Perkembangan teknologi memang membuat informasi lebih mudah diakses. Namun buku tetap menjadi sumber pengetahuan yang lebih mendalam dan terstruktur,” kata Yudha.
Ia menjelaskan bahwa Dispusip Berau juga berupaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi dengan menyediakan layanan buku digital atau e-book, serta fasilitas internet dan komputer bagi pengunjung yang membutuhkan akses informasi secara daring.
Meski demikian, ia menilai informasi yang diperoleh melalui internet sering kali bersifat singkat dan tidak selalu memberikan pemahaman yang komprehensif seperti yang terdapat dalam buku.
Yudha juga mengingatkan bahwa penggunaan gadget secara berlebihan dapat menimbulkan dampak kesehatan, seperti gangguan pada mata, serta memengaruhi fungsi kognitif anak apabila tidak dikontrol dengan baik.
Menurut dia, paparan konten digital secara terus-menerus juga dapat membuat anak menjadi lebih pasif dan kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
“Anak-anak bisa menjadi kurang aktif secara sosial karena lebih banyak menghabiskan waktu dengan perangkat digital,” ujarnya.
Untuk meningkatkan kembali minat baca, Dispusip Berau secara rutin menggelar berbagai kegiatan literasi, seperti lomba membaca dan menulis yang diikuti peserta mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap minat baca masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus ditingkatkan di tengah perkembangan teknologi digital.(*/)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar