Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » 12 Kuliner Khas Berau yang Wajib Dicoba — Dari Olahan Udang hingga Jajanan Tradisi

12 Kuliner Khas Berau yang Wajib Dicoba — Dari Olahan Udang hingga Jajanan Tradisi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 623
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Sebagai salah satu daerah dengan kekayaan alam menawan di Kalimantan Timur, Berau bukan hanya memikat lewat laut biru dan gugusan pulaunya. Daerah ini juga menyimpan khazanah kuliner yang kuat secara identitas. Bahan lokal, cara memasak tradisional, serta jejak kultur yang melekat menjadikannya layak masuk daftar kunjungan para pencinta makanan.

Berikut sejumlah kuliner khas Berau yang bisa menjadi agenda icip-icip saat datang ke Bumi Batiwakkal.

1. Udang Singgang

Sajian klasik yang tak lekang oleh waktu. Udang sungai segar diproses sederhana—dilumuri jeruk nipis, direbus bersama santan, serai, dan lengkuas. Kesederhanaan bumbu justru membuat rasa manis gurih alami udang makin menonjol. Hidangan ini adalah salah satu ikon rasa Berau.

2. Kue Puncak Rasul

Jajanan berbasis ketan ini biasa hadir dalam upacara adat dan syukuran. Warnanya mencolok—kuning, merah, dan putih—masing-masing mengusung makna. Putih melambangkan teladan Nabi Muhammad SAW, kuning simbol keraton Berau, dan merah mewakili para penjaga serta pelayan kerajaan. Bentuknya bertingkat menyerupai gunung, sebagai simbol harmoninya masyarakat.

3. Bubur Ancur Paddas

Kuliner pedas yang sudah semakin jarang ditemui. Berbahan dasar beras sangrai, bubur ini biasa hadir dalam ritual kampung atau perayaan kelahiran. Rempah dan cabai memberikan karakter kuat, menambah rasa hangat dan nostalgia bagi warga Berau.

4. Udang Jarrang Asam

Sajian udang lain yang tak kalah populer. Menggunakan campuran asam hasil budidaya warga, rasanya segar dan cocok disantap bersama nasi putih hangat. Jika berwisata ke Berau, menu ini nyaris tak boleh dilewatkan.

5. Tehe-tehe

Unik dan ikonik. Daging bulu babi dan ketan putih dikemas dalam cangkang bulu babi sebagai wadah alami. Banyak ditemui di Pulau Derawan, makanan ini menawarkan sensasi rasa gurih lembut yang berpadu tekstur ketan, cocok dinikmati bersama nasi hangat.

6. Talinga Sagayi

Jajanan ringan berbahan beras dan gula merah. Bentuknya mengingatkan pada telinga—karena itu dinamai Talinga Sagayi. Adonan dibentuk menyerupai angka delapan lalu digoreng garing. Rasa manis gurihnya pas sebagai camilan atau buah tangan.

7. Rangai

Salah satu jajanan paling ikonik di Berau. Terbuat dari ketan sangrai yang dihaluskan, kemudian dicampur kelapa dan gula. Setelah dicetak, adonan dipanggang hingga matang. Bentuknya kini semakin beragam, namun rasa legit dan aromanya tetap melekat sebagai ciri khas oleh-oleh Berau.

8. Buah Elai

Bagi pecinta durian, Elai adalah varian lain yang patut dicoba. Warnanya oranye terang, rasanya manis dan lembut. Hanya tumbuh di wilayah Kalimantan, membuatnya kerap diburu wisatawan sebagai pengalaman rasa yang berbeda.

9. Kue Sarang Semut

Kue coklat dengan tekstur berongga menyerupai sarang semut inilah yang memberi namanya. Berbahan dasar karamel, teksturnya lembut dan legit di mulut. Sederhana namun memikat.

10. Terasi Batu Putih

Terbuat dari udang pilihan dari kawasan Batu Putih. Kualitasnya membuat terasi ini kini tersebar hingga kota-kota besar di Indonesia. Aromanya kuat, gurihnya khas—pas untuk sambal ataupun masakan rumahan.

11. Tumpi Udang

Hidangan khas untuk jamuan pernikahan di Berau. Terbuat dari udang yang ditumbuk halus dengan kelapa dan bumbu tradisional. Digoreng hingga kecokelatan, renyah di luar namun gurih lembut di dalam. Semakin nikmat bila disantap dengan sambal.

12. Pia Berau

Oleh-oleh modern tetapi tetap berakar pada rasa lokal. Hadir dalam varian kacang hijau, ubi, nanas, hingga keju dan cokelat. Harganya ramah, rasanya ringan dan cocok untuk dibawa pulang dalam satu boks berisi belasan buah.

Berau bukan hanya tentang alam dan garis pantai nan bening—tapi juga tentang rasa yang tertinggal setelah perjalanan usai. Jika suatu hari Anda singgah, daftar di atas siap menemani petualangan lidah Anda.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Berau tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Di RSUD dr. Abdul Rivai, suasana haru menyelimuti ruang bersalin. Enam bayi tercatat lahir bertepatan dengan 17 Agustus, tiga di antaranya sebelum detik-detik pembacaan teks proklamasi. Sementara tiga bayi lainnya masih menunggu waktu kelahiran, yang […]

  • Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

    Tuntas Krisis Air di Tembudan, Pemkab Berau Tambah Jaringan SPAM

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, termasuk penyediaan air bersih yang layak di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Untuk itu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Pemkab menganggarkan Rp 13,9 miliar untuk memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Tembudan, […]

  • Disnakertrans Berau Gandeng Perusahaan Rancang Pelatihan Spesifik

    Disnakertrans Berau Gandeng Perusahaan Rancang Pelatihan Spesifik

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan komitmennya mengurangi angka pengangguran dengan cara mendorong perusahaan lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal. Kuncinya ada pada pelatihan yang dirancang khusus mengikuti kebutuhan nyata dunia industri. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau kini tak lagi sekadar membuka pelatihan umum bagi pencari kerja. Lembaga ini aktif memetakan kebutuhan […]

  • Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 di Berau Hanya Capai 68,09 Persen

    Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 di Berau Hanya Capai 68,09 Persen

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 659
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Proses pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menunjukkan angka partisipasi pemilih yang terbilang rendah, yakni hanya mencapai 68,09 persen. Berdasarkan data sementara, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pilkada kali ini tercatat sebanyak 194.935 orang, sementara yang berpartisipasi dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil […]

  • Gairah Bola Voli Berau Bangkit, Turnamen Cup 1 Jadi Panggung Pembibitan Atlet

    Gairah Bola Voli Berau Bangkit, Turnamen Cup 1 Jadi Panggung Pembibitan Atlet

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Turnamen bola voli PBVSI Kabupaten Berau Cup 1 Tahun 2025 resmi ditutup pada Minggu malam, 20 Juli 2025, di GOR Pemuda Tanjung Redeb. Penutupan turnamen perdana ini berlangsung meriah, diiringi pelantikan pengurus baru Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Cabang Berau. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau, Amirrudin, dalam sambutannya menegaskan […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 830
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

expand_less