Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Ditanya Soal Relevansi, Sri Juniarsih Tegas: Transportasi Publik untuk Desa Adalah Prioritas

Ditanya Soal Relevansi, Sri Juniarsih Tegas: Transportasi Publik untuk Desa Adalah Prioritas

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
  • visibility 751
  • print Cetak

Jakarta – Debat calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Berau 2024 berlangsung di Jakarta pada Sabtu, 26 Oktober 2024, pukul 19.00 WIB atau 20.00 WITA. Dua pasangan calon, Madri Pani-Agus Wahyudi dan Sri Juniarsih Mas-Gamalis, mempresentasikan visi, misi, serta program kerja mereka dalam acara yang diharapkan dapat memberikan gambaran jelas kepada masyarakat tentang calon pemimpin mereka.

Dalam sesi tanya jawab, calon bupati nomor urut 1, Madri Pani, mengkritik salah satu program unggulan pasangan Sri Juniarsih dan Gamalis, yaitu pembangunan sistem transportasi publik terpadu, Trans Berau. Madri Pani mempertanyakan relevansi program tersebut, mengingat sebagian besar masyarakat Berau telah memiliki kendaraan pribadi.

“Jadi untuk apa transportasi publik ini?” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Sri Juniarsih Mas menjelaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga sangat memperhatikan kebutuhan masyarakat di desa.

“Kita tidak hanya bicara di kota. Di desa, tidak semua orang memiliki transportasi, dan ini menjadi prioritas untuk memudahkan mereka ke tempat tujuan, seperti ke sekolah,” jelasnya.

Sri Juniarsih menegaskan bahwa program transportasi publik bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Bagi kami, memikirkan masyarakat tidak mampu untuk mempermudah urusan transportasi adalah hal yang penting,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sri Juniarsih menyoroti potensi pariwisata Berau yang sangat besar, menjadikannya sebagai kabupaten dengan jumlah objek wisata terbanyak di Kalimantan Timur.

“Transportasi publik itu sangat dibutuhkan tidak hanya untuk memudahkan masyarakat Berau tetapi juga wisatawan. Kami ingin memastikan bahwa wisatawan yang ingin mengunjungi objek-objek wisata di Berau memiliki akses yang mudah,” tambahnya.

Dengan penekanan pada pengembangan pariwisata dan kemudahan transportasi, pasangan Sri Juniarsih-Gamalis berharap untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan meningkatkan potensi ekonomi daerah.

Untuk diketahui pasangan Sri Juniarsih Mas – Gamalis (SraGam) mengusung program unggulan baru yang dinamakan “8 Plus.” Program ini dirancang untuk lebih memajukan kesejahteraan masyarakat Berau, dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur publik.

Beberapa poin utama dari program ini meliputi:

1. Optimalisasi 18 Program Unggulan

2. Bantuan angkutan pelajar dan mahasiswa

3. Gratis biaya masuk sekolah TK, SD, dan SMP (termasuk biaya registrasi, buku sekolah, dan seragam)

4. Gratis Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi warga tidak mampu

5. Pembangunan sistem transportasi publik terpadu “Trans Berau”

6. Pembangunan sirkuit balap motor dan fasilitas olahraga lainnya

7. Pengembangan dan penguatan pusat ekonomi desa

8. Pembangunan Gedung Kesenian “Berau Creative HUB”. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hak Angket DPRD Kaltim Terancam Gugur, Pengamat Soroti Celah Kuorum Paripurna

    Hak Angket DPRD Kaltim Terancam Gugur, Pengamat Soroti Celah Kuorum Paripurna

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Wacana penggunaan hak angket di DPRD Kalimantan Timur belum sepenuhnya aman meski sudah mendapat dukungan mayoritas fraksi. Pengamat menilai, usulan tersebut masih berpotensi kandas di tahap rapat paripurna apabila syarat kuorum tidak terpenuhi. Sebelumnya, enam dari tujuh fraksi di DPRD Kaltim telah menyatakan setuju menggulirkan hak angket terkait sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Bukan Cuma Dipakai, Kebaya Jadi Gerakan Ekonomi Kreatif Berau

    Bukan Cuma Dipakai, Kebaya Jadi Gerakan Ekonomi Kreatif Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau menyerukan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam memperingati Hari Kebaya Nasional, yang jatuh pada hari ini, Kamis (24/7/2025). “Hari Kebaya Nasional bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum penting untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa dan mengapresiasi peran besar perempuan dalam sejarah dan pembangunan nasional,” ujarnya. Dalam rangka peringatan ini, Pemkab […]

  • Warga Gunung Tabur Geger, Sesosok Jenazah Ditemukan di Dalam Rumah

    Warga Gunung Tabur Geger, Sesosok Jenazah Ditemukan di Dalam Rumah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Gunung Tabur — Warga RT 05 Gang Sepakat, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, digegerkan oleh penemuan sesosok jenazah di dalam sebuah rumah pada Selasa malam, 7 April 2026. Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 20.00 WITA. Hingga pukul 21.16 WITA, proses evakuasi masih berlangsung oleh tim gabungan di lokasi kejadian. Mewakili Kapolsek Gunung Tabur, Wakapolsek Gunung […]

  • JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    JATAM: Lubang Tambang di DAS Kelay Berau Lebih Dalam dari Sungai, Ancam Keselamatan Warga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Samarinda — Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai dampak aktivitas pertambangan batu bara di Kabupaten Berau telah mencapai tahap yang mengkhawatirkan.   Ancaman tersebut tidak lagi sebatas pencemaran air, melainkan perubahan bentang alam ekstrem yang berisiko langsung terhadap keselamatan masyarakat.   Sorotan publik kemudian menguat, setelah beredar luas di media sosial foto lubang […]

  • Peredaran Miras di Berau Perlu Penanganan Lebih Konsisten

    Peredaran Miras di Berau Perlu Penanganan Lebih Konsisten

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    BERAU — Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Berau telah melampaui batas kewajaran dan melabrak aturan hukum yang berlaku. Pemerintah daerah sejatinya telah memiliki peraturan daerah yang secara tegas membatasi bahkan melarang peredaran miras, khususnya di luar ketentuan yang sangat ketat. Namun, di lapangan, miras justru beredar bebas—terutama di tempat hiburan malam—seolah-olah tidak ada aturan […]

  • Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

    Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Kabupaten Berau. Sejumlah pedagang mengaku lonjakan harga kantong plastik memengaruhi biaya operasional usaha mereka. Ida, 48 tahun, pemilik toko kelontong di Berau, mengatakan harga plastik kresek meningkat cukup tajam dalam beberapa waktu terakhir. “Dulu satu ikat kresek Rp40 ribu, sekarang sudah Rp60 ribu,” […]

expand_less