Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Estetika Baru Jembatan Sambaliung: Simbol Keindahan dan Kebanggaan Berau

Estetika Baru Jembatan Sambaliung: Simbol Keindahan dan Kebanggaan Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 978
  • print Cetak

Tanjung Redeb -Berawal dari pembicaraan antara Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dengan Bupati Berau Sri Juniarsih beberapa bulan lalu, kini pada Sabtu (21/9/2024) malam tambahan ornamen elemen estetis di Jembatan Sambaliung dilaunching.

Diresmikan langsung oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, tambahan ornamen di salah satu sisi bagian jembatan itu, diharapkan akan menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Kabupaten Berau. Terlebih, bisa menjadi salah satu spot masyarakat maupun wisatawan untuk berselfie, sebelum menyeberang ke Pulau Derawan atau Maratua.

Jembatan Sambaliung bukan hanya infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol penting bagi masyarakat Berau. Sebagai salah satu ikon Kabupaten Berau, jembatan ini memiliki nilai strategis dalam mempererat konektivitas antarwilayah serta menjadi tulang punggung perekonomian di kawasan ini.

“Oleh karena itu, penambahan elemen estetis pada jembatan ini merupakan langkah yang sangat tepat untuk memberikan sentuhan seni dan budaya yang memperindah ruang publik kita.
Hari ini, kita menyaksikan sebuah karya seni yang bukan hanya memperindah jembatan, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan identitas masyarakat Berau,” katanya.

Karya seni hasil John Martono ini menggabungkan unsur-unsur modern dan tradisional, yang memperlihatkan bahwa seni tidak hanya sekadar pajangan, melainkan juga media untuk menyampaikan pesan, memperkuat identitas daerah, dan membangun kebanggaan bagi masyarakat lokal.

Pembangunan elemen estetis ini adalah wujud dari kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat. Ini adalah bukti bahwa perkembangan infrastruktur tidak hanya terfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus menyertakan aspek seni dan budaya.

“Dengan demikian, kita dapat menciptakan ruang publik yang lebih humanis, nyaman, dan berkarakter, yang pada gilirannya akan menarik lebih banyak wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” imbuhnya.

Pembangunan estetika pada Jembatan Sambaliung ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengangkat citra Kabupaten Berau sebagai destinasi pariwisata unggulan di Kalimantan Timur. Kabupaten Berau yang kaya dengan potensi alam dan budayanya, kini semakin lengkap dengan hadirnya karya seni yang menjadi daya tarik tambahan.

“Kami berharap, karya ini tidak hanya menjadi kebanggaan warga Berau, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kalimantan Timur untuk lebih mengedepankan kolaborasi seni dalam pembangunan. Semoga karya ini dapat menginspirasi lebih banyak seniman lokal untuk berkreasi, dan mengingatkan kita semua bahwa seni memiliki peran penting dalam pembangunan daerah,” tutupnya.

Sementara Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan jika hiasan berupa Penyu dan Rutun, yang dituangkan dalam ornamen itu, menjadi identitas budaya Kabupaten Berau, serta warna-warna yang digunakan, sangat menggambarkan kekayaan budaya Kabupaten Berau.

“Yang tentunya juga akan menjadikan daya tarik wisata bagi Bumi Batiwakkal, sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kalimantan Timur, bahkan Indonesia,” ucap Sri Juniarsih.

Karya seni yang telah ada ini, akan menjadi sejarah sekaligus kebanggaan yang luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Berau. Dan hiasan jembatan ini, tentunya juga merupakan wujud perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Kabupaten Berau.

“Perlu kami sampaikan, jembatan ini merupakan penghubung utama Kota Tanjung Redeb ke kecamatan-kecamatan lainnya, termasuk destinasi pariwisata unggulan. Sehingganya, kami sangat bersyukur, atas dilaunchingnya hiasan ini,” katanya.

Dengan begini, pembangunan kepariwisataan Kabupaten Berau diharapkan akan semakin maju, mengingat Kabupaten Berau adalah satu mitra Ibukota Nusantara, yang sangat diunggulkan dari sisi kepariwisataannya. Sehingga, jalinan kerja sama yang baik antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Berau dapat senantiasa berjalan sinergis, khususnya dalam melaksanakan pembangunan, menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan berkeadilan untuk masyarakat. (Amel/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangkan Anggaran Dispusip Hingga 3 Miliar

    Perjuangkan Anggaran Dispusip Hingga 3 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    (15/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb –Dukungan terhadap peningkatan minat baca di Bumi Batiwakkal terus mengalir. Bukan saja pemerintah daerah dan perusahaan, namun dukungan itu juga datang dari legislatif. Salah satunya datang dari Muhammad Ichsan Rapi, yang merupakan anggota DPRD Berau, dan juga Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Berau. Politisi Gerindra itu menyebut, peningkatan literasi […]

  • Pengelolaan Perpustakaan Desa Bisa Lewat ADK, Tergantung Prioritas 

    Pengelolaan Perpustakaan Desa Bisa Lewat ADK, Tergantung Prioritas 

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.325
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Banjir yang melanda Kampung Pegat Bukur di Kabupaten Berau baru-baru ini menyisakan duka, terutama bagi warga setempat yang selama ini menjadikan perpustakaan sebagai pusat kebanggaan. Perpustakaan yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di daerah tersebut terendam air, memicu perhatian banyak pihak. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau, Yudha Budisantosa, mengungkapkan bahwa […]

  • Resor Milik WNA di Maratua Disegel, Langgar Izin Ruang Laut

    Resor Milik WNA di Maratua Disegel, Langgar Izin Ruang Laut

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    TARAKAN – Sebuah resor milik warga negara asing (WNA) di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, disegel oleh pemerintah karena diduga melanggar aturan pemanfaatan ruang laut. Penyegelan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama tim dari Stasiun PSDKP Tarakan Jumat (10/4). Resor yang disegel tersebut adalah […]

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.204
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

  • Puskesmas Kampung Bugis Diresmikan, Akses Kesehatan Masyarakat Berau Meningkat

    Puskesmas Kampung Bugis Diresmikan, Akses Kesehatan Masyarakat Berau Meningkat

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sebagai bagian dari program unggulan di bidang kesehatan, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meresmikan gedung baru Puskesmas Kampung Bugis, yang terletak di Jalan Mangga II, Tanjung Redeb, Jumat (6/09/2024). Pembangunan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan bahwa pembangunan Puskesmas Kampung Bugis […]

  • RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengungkap tekanan keuangan yang dihadapi RSUD Abdul Rivai dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin, 13 April 2026. Persoalan utama yang disorot meliputi ketidakseimbangan antara pendapatan dan belanja operasional, serta tingginya angka rujukan pasien ke luar daerah. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan peningkatan jumlah pasien tidak berbanding lurus […]

expand_less