Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Estetika Baru Jembatan Sambaliung: Simbol Keindahan dan Kebanggaan Berau

Estetika Baru Jembatan Sambaliung: Simbol Keindahan dan Kebanggaan Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
  • visibility 1.036
  • print Cetak

Tanjung Redeb -Berawal dari pembicaraan antara Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dengan Bupati Berau Sri Juniarsih beberapa bulan lalu, kini pada Sabtu (21/9/2024) malam tambahan ornamen elemen estetis di Jembatan Sambaliung dilaunching.

Diresmikan langsung oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, tambahan ornamen di salah satu sisi bagian jembatan itu, diharapkan akan menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat Kabupaten Berau. Terlebih, bisa menjadi salah satu spot masyarakat maupun wisatawan untuk berselfie, sebelum menyeberang ke Pulau Derawan atau Maratua.

Jembatan Sambaliung bukan hanya infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol penting bagi masyarakat Berau. Sebagai salah satu ikon Kabupaten Berau, jembatan ini memiliki nilai strategis dalam mempererat konektivitas antarwilayah serta menjadi tulang punggung perekonomian di kawasan ini.

“Oleh karena itu, penambahan elemen estetis pada jembatan ini merupakan langkah yang sangat tepat untuk memberikan sentuhan seni dan budaya yang memperindah ruang publik kita.
Hari ini, kita menyaksikan sebuah karya seni yang bukan hanya memperindah jembatan, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan identitas masyarakat Berau,” katanya.

Karya seni hasil John Martono ini menggabungkan unsur-unsur modern dan tradisional, yang memperlihatkan bahwa seni tidak hanya sekadar pajangan, melainkan juga media untuk menyampaikan pesan, memperkuat identitas daerah, dan membangun kebanggaan bagi masyarakat lokal.

Pembangunan elemen estetis ini adalah wujud dari kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat. Ini adalah bukti bahwa perkembangan infrastruktur tidak hanya terfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus menyertakan aspek seni dan budaya.

“Dengan demikian, kita dapat menciptakan ruang publik yang lebih humanis, nyaman, dan berkarakter, yang pada gilirannya akan menarik lebih banyak wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” imbuhnya.

Pembangunan estetika pada Jembatan Sambaliung ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengangkat citra Kabupaten Berau sebagai destinasi pariwisata unggulan di Kalimantan Timur. Kabupaten Berau yang kaya dengan potensi alam dan budayanya, kini semakin lengkap dengan hadirnya karya seni yang menjadi daya tarik tambahan.

“Kami berharap, karya ini tidak hanya menjadi kebanggaan warga Berau, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Kalimantan Timur untuk lebih mengedepankan kolaborasi seni dalam pembangunan. Semoga karya ini dapat menginspirasi lebih banyak seniman lokal untuk berkreasi, dan mengingatkan kita semua bahwa seni memiliki peran penting dalam pembangunan daerah,” tutupnya.

Sementara Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan jika hiasan berupa Penyu dan Rutun, yang dituangkan dalam ornamen itu, menjadi identitas budaya Kabupaten Berau, serta warna-warna yang digunakan, sangat menggambarkan kekayaan budaya Kabupaten Berau.

“Yang tentunya juga akan menjadikan daya tarik wisata bagi Bumi Batiwakkal, sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kalimantan Timur, bahkan Indonesia,” ucap Sri Juniarsih.

Karya seni yang telah ada ini, akan menjadi sejarah sekaligus kebanggaan yang luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Berau. Dan hiasan jembatan ini, tentunya juga merupakan wujud perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Kabupaten Berau.

“Perlu kami sampaikan, jembatan ini merupakan penghubung utama Kota Tanjung Redeb ke kecamatan-kecamatan lainnya, termasuk destinasi pariwisata unggulan. Sehingganya, kami sangat bersyukur, atas dilaunchingnya hiasan ini,” katanya.

Dengan begini, pembangunan kepariwisataan Kabupaten Berau diharapkan akan semakin maju, mengingat Kabupaten Berau adalah satu mitra Ibukota Nusantara, yang sangat diunggulkan dari sisi kepariwisataannya. Sehingga, jalinan kerja sama yang baik antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Berau dapat senantiasa berjalan sinergis, khususnya dalam melaksanakan pembangunan, menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan berkeadilan untuk masyarakat. (Amel/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Berau Bentuk URC untuk Hadapi Begal, Curanmor hingga Premanisme

    Polres Berau Bentuk URC untuk Hadapi Begal, Curanmor hingga Premanisme

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BERAU – Polres Berau membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mempercepat penanganan laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kejahatan jalanan. Tim tersebut terhubung dengan layanan Call Center Polri 110 sebagai jalur penerimaan laporan dari warga. Pembentukan URC merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Kalimantan Timur dalam menanggulangi berbagai tindak pidana yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. Sasaran […]

  • Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 665
    • 0Komentar

    ‎BIATAN – Memasuki usia ke-98 tahun, Kampung Biatan Ilir terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam semangat kebersamaan warganya yang menjadi fondasi utama kemajuan kampung tersebut. ‎ ‎Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kampung Biatan Ilir, Senin (10/11/2025). ‎ ‎Ia […]

  • Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak menghentikan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Berau. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung selama periode tersebut. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamudji, mengatakan instansinya telah menetapkan sejumlah hari operasional selama masa penerapan WFA. Layanan tetap […]

  • Pendapatan Berau Naik Rp949,55 Miliar dalam Perubahan APBD 2026

    Pendapatan Berau Naik Rp949,55 Miliar dalam Perubahan APBD 2026

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 52
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pendapatan daerah Kabupaten Berau dalam Perubahan APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp3,674 triliun. Nilai itu meningkat sekitar Rp949,55 miliar dibandingkan APBD murni 2026 yang sebesar Rp2,724 triliun. Kesepakatan perubahan anggaran tersebut dicapai Pemerintah Kabupaten Berau bersama DPRD Berau dalam Rapat Paripurna, Selasa (29/9/2026). Kesepakatan itu menjadi dasar penyusunan Rancangan Perubahan APBD 2026. Bupati […]

  • Era Baru Kehumasan Polda Kaltara: Slamet Wahyudi Pererat Sinergi dengan Media

    Era Baru Kehumasan Polda Kaltara: Slamet Wahyudi Pererat Sinergi dengan Media

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 724
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Kepemimpinan Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalimantan Utara resmi berganti. Jabatan yang sebelumnya diemban Kombes Pol Budi Rachmad kini dipercayakan kepada Kombes Pol Slamet Wahyudi, terhitung sejak 12 Januari lalu. Pergantian ini menjadi momentum penting bagi penguatan fungsi kehumasan Polda Kaltara, terutama dalam membangun komunikasi dua arah yang sehat antara institusi kepolisian, […]

  • Rumah Singgah untuk Warga Kampung Perlu Diperbanyak

    Rumah Singgah untuk Warga Kampung Perlu Diperbanyak

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Masih banyaknya keluhan masyarakat saat melakukan pengurusan kependudukan atau berobat, yang harus ke kota kabupaten maka diperlukan tempat singgah sementara. “Rumah singgah bagi warga kampung kalau bisa diperbanyak dalam kota, karena ini juga bisa meringankan atau menekan biaya pengeluaran. Mereka datang ke kota itu bukan sedikit uang yang harus dikeluarkan, apalagi kalau harus […]

expand_less