Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » ‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

‎Festival Ikan Hias Berau Dorong Ekonomi Kreatif, Pemerintah Incar Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 1.425
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

‎TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 di Kabupaten Berau tahun ini berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Ikan Hias dan Bazar UMKM. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memantik geliat ekonomi kreatif masyarakat dan menggugah kesadaran pentingnya konsumsi ikan bagi generasi mendatang.

‎Plt Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang dinilainya memberi dampak luas dari berbagai sisi, mulai dari edukasi, hiburan, hingga pemberdayaan ekonomi.

‎“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga peluang ekonomi. Hobi ikan hias berkembang pesat, terlihat dari banyaknya gerai baru yang menjual akuarium, pakan, dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa potensi sektor perikanan di Berau yang begitu besar perlu dimaksimalkan melalui kolaborasi pelaku usaha, UMKM, hingga komunitas ikan hias. Ke depan, ia berharap festival dapat menjadi event tahunan berskala regional bahkan nasional.

‎“Harapannya kegiatan ini ke depan bisa melibatkan peserta dari daerah lain. Potensi perikanan Berau sangat besar dan perlu terus dipromosikan,” tambahnya.

‎Selain mendorong sektor ekonomi, Maulidiyah juga mengingatkan pentingnya kampanye makan ikan sebagai langkah mencetak generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendukung nelayan melalui edukasi penangkapan ramah lingkungan dan bantuan peralatan untuk peningkatan produktivitas.

‎ “Aktivitas penangkapan ikan harus dilakukan secara bijak tanpa merusak ekosistem perairan. Kelestarian sumber daya adalah modal masa depan,” tegasnya.

‎Di sisi lain, Ketua Komunitas Ikan Hias Berau, Arie Pramana Putra, menyebut festival merupakan agenda rutin hasil kolaborasi komunitas dengan Dinas Perikanan sejak 2023.

‎Seiring meningkatnya antusiasme pengunjung, penyelenggaraan kini digelar di lokasi lebih luas. “Awalnya kegiatan hanya di kantor dinas. Tiga tahun terakhir kami memilih lokasi lebih besar agar festival semakin meriah,” katanya.

‎Tahun ini puluhan jenis ikan ikut dipamerkan, mulai dari ikan air tawar, ikan laut hingga jenis predator. Sebagian merupakan hasil budidaya anggota komunitas, sementara lainnya merupakan ikan impor.

‎“Ke depan kami berharap festival ini terus berkembang, bahkan masuk dalam kalender event pariwisata daerah, apalagi pelaksanaannya bertepatan dengan Hari Ikan Nasional,” tutup Arie. (adv/akm)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

    Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 467
    • 0Komentar

    SEGAH – Sejak terjadinya banjir besar pada Selasa (27/5/2025) dini hari, masyarakat di Kampung Long Ayap bergegas mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Berdiam di pengungsian, semua yang mereka butuhkan juga terbatas. Mereka seolah terisolasi dari dunia luar. Lokasi kampung yang cukup jauh hingga harus melewati jalan area perkebunan sawit selama berjam-jam, menjadi kendala bantuan […]

  • Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    Panggung Barintak Disiapkan Jadi Destinasi Rekreasi Malam Baru di Tanjung Redeb

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 538
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Berau mulai menyiapkan konsep rekreasi malam kota melalui gelaran musik akustik rutin di Panggung Barintak, Tepian Segah. Program ini dirancang untuk menghidupkan kembali kawasan tepi sungai sebagai ruang berkumpul masyarakat setelah beraktivitas seharian. ‎Panggung Barintak yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani selama ini menjadi salah satu titik favorit warga, namun belum memiliki […]

  • ‎Program RLHB Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Warga Kampung Maluang

    ‎Program RLHB Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Warga Kampung Maluang

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.757
    • 0Komentar

    GUNUNG TABUR – Kampung Maluang di Kecamatan Gunung Tabur menjadi salah satu contoh nyata bagaimana program sosial mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), warga setempat kini mulai merasakan perubahan menuju hunian yang lebih layak dan lingkungan kampung yang makin tertata. ‎Salah satu penerima manfaat, Rusdiansyah, warga RT 03, […]

  • Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Permasalahan listrik menjadi isu mendesak bagi masyarakat di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua. Hingga kini, masyarakat masih mengandalkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik. Sebanyak 160 rumah dan lebih dari 300 kepala keluarga di Kampung Teluk Alulu berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah untuk kebutuhan penting ini, yaitu penerangan. Kepala Kampung Teluk Alulu, […]

  • Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.094
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah sempat menghilang beberapa waktu lalu, LPG 3 kilogram atau gas melon mulai terlihat lagi di toko-toko pengecer di Kabupaten Berau. Namun, seperti biasanya, usai menghilang, harga jual gas melon ini melambung. “Tadi saya dapat harga Rp40 ribu, tapi ternyata pas beli lagi sudah di harga Rp45 ribu. Padahal biasanya hanya Rp30 […]

  • Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    Pupuk Lokal Berau Perlu Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Petani di Kabupaten Berau saat ini sudah mulai memproduksi pupuk lokal. Namun, dukungan yang ada masih sangat kurang. Padahal pupuk ini berpotensi dipasarkan tak hanya dalam daerah saja, tapi juga bisa keluar Berau. “Kampung Kayu Indah Kecamatan Batu Putih sudah bisa membuat pupuk sendiri. Itu perlu didukung semua pihak terutama Pemkab Berau. […]

expand_less