Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Gebrakan Pemprov Kaltim, Wacanakan Skema Block Seat untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Pulau Maratua

Gebrakan Pemprov Kaltim, Wacanakan Skema Block Seat untuk Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Pulau Maratua

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
  • visibility 1.717
  • print Cetak

SAMARINDA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mempersiapkan penerbangan reguler ke Pulau Maratua untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau tersebut.

Lisa Hasliana, Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyusun skema penerbangan yang dapat menambah frekuensi penerbangan ke Maratua. Pemprov Kaltim mempertimbangkan penggunaan model block seat, yang sebelumnya berhasil diterapkan di Kutai Barat untuk memastikan ketersediaan penerbangan.

“Model block seat yang diterapkan di Kutai Barat dua tahun lalu bisa menjadi contoh yang baik. Kami berencana menggunakan skema serupa untuk memastikan keberlanjutan penerbangan ke Maratua,” kata Lisa. Untuk mendukung program ini, Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran subsidi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp1,4 miliar.

Skema block seat memungkinkan maskapai untuk menawarkan kursi dengan harga lebih terjangkau. Pemprov Kaltim juga berharap adanya kerjasama dengan pengelola resort dan penginapan di Pulau Maratua, sehingga wisatawan bisa membeli paket yang mencakup penerbangan dan akomodasi dengan harga lebih ekonomis.

“Kerjasama antara maskapai dan pengelola resort di Maratua sangat penting untuk mempermudah wisatawan. Kami berharap harga tiket penerbangan menjadi lebih terjangkau dan menarik lebih banyak pengunjung,” tambah Lisa.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menyatakan bahwa dukungan semua pihak, termasuk Dinas Pariwisata, sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program ini. Akmal menyebutkan, Pulau Maratua memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata, dengan 13 hingga 15 penginapan besar yang siap menerima wisatawan.

Pemprov Kaltim juga telah melakukan pertemuan dengan beberapa maskapai untuk membahas penerbangan reguler ke Maratua. Pesawat yang direncanakan untuk digunakan adalah jenis ATR, dengan kapasitas 68 hingga 74 penumpang.

Dengan adanya penerbangan reguler, diharapkan Pulau Maratua dapat semakin dikenal dan menjadi destinasi wisata utama di Kalimantan Timur. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPUPR Berau Turun Tangan Cek Drainase Usai Genangan di Jalan Murjani II

    DPUPR Berau Turun Tangan Cek Drainase Usai Genangan di Jalan Murjani II

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air di kawasan Jalan Murjani II, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Air dari parit dilaporkan meluap hingga merendam badan jalan dan masuk ke sejumlah rumah warga. Ketinggian air di dalam saluran drainase bahkan terpantau hampir sejajar dengan permukaan jalan, sehingga aliran pembuangan air […]

  • UKM Berau Segera Punya Rumah Baru! MPP dan UKM Center Akan Disatukan di Satu Gedung

    UKM Berau Segera Punya Rumah Baru! MPP dan UKM Center Akan Disatukan di Satu Gedung

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 686
    • 0Komentar

    A-NEWS.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan UKM Center kian menjadi kenyataan. Pasalnya, Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) Berau telah mendapat arahan untuk merealisasikan pembangunan gedung UKM Center di tahun 2025. Hal itu dibeberkan oleh Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani yang mengatakan pembangunan UKM Center akan dipadukan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP), yang juga menjadi salah […]

  • Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

    Hilang Sejak Cari Gaharu di Hutan Berau, Dua Petani Akhirnya Ditemukan Lemas di Seberang Sungai Inaran

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    BERAU – Dua orang petani asal Kampung Labanan Makmur dilaporkan hilang secara misterius di Hutan Meraang, kawasan STA 19 Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur. Kedua pria bernama Paharudin (57) dan Sawaludin (44) tersebut kehilangan arah dan tersesat saat hendak melangkah kembali menuju pondok peristirahatan mereka usai berburu kayu gaharu, Rabu (27/5/2026) siang. Kedua korban […]

  • Meski Molor, Empat Raperda Disetujui Menjadi Perda oleh DPRD Berau

    Meski Molor, Empat Raperda Disetujui Menjadi Perda oleh DPRD Berau

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Meski molor hingga 2 jam, namun rapat paripurna DPRD Berau pada Selasa (9/7/2024) tetap dilanjutkan setelah Bupati Berau, Sri Juniarsih tiba di Gedung Rapat Paripurna sekira pukul 16.36 Wita. Rapat tersebut merupakan lanjutan dari rapat paripurna pada 24 Juni lalu, yang sempat ditunda karena kuorum. Rapat tersebut membahas terkait Penyampaian Pendapat Akhir […]

  • Bekerja dengan Hati dan Etika, Itu Harapan untuk PPPK Berau

    Bekerja dengan Hati dan Etika, Itu Harapan untuk PPPK Berau

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Sebanyak 1.462 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) resmi dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau pada Senin pagi, 21 April 2025. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Tanjung Redeb itu diwarnai pesan tegas dari Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang mengingatkan para PPPK agar menjunjung tinggi kedisiplinan dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Dalam sambutannya, […]

  • Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari, UMKM di Berau Masih Gunakan Elpiji Subsidi

    Raup Omzet Puluhan Juta Per Hari, UMKM di Berau Masih Gunakan Elpiji Subsidi

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 660
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Penggunaan gas melon bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat golongan tertentu diduga disalahgunakan oleh salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Berau. Hal ini terungkap setelah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, melaporkan adanya dugaan penimbunan gas bersubsidi oleh UMKM yang beromzet puluhan juta per hari. Bahkan UMKM tersebut disebutkan telah […]

expand_less