Hadapi Gelombang PHK, Berau Buka Peluang Kerja Baru di Luar Sektor Tambang
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 19
- print Cetak

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong diversifikasi lapangan kerja di tengah meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK), khususnya dari sektor pertambangan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, Anang Saprani, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan buruh dan tenaga kerja.
“Kami akan berupaya mencari langkah-langkah agar kesejahteraan buruh dan tenaga kerja ini bisa diperhatikan dan ditingkatkan,” ujarnya, Sabtu (2/5/26).
Ia menjelaskan, tingginya angka PHK di sektor tambang tidak terlepas dari berbagai faktor, termasuk berkurangnya konsesi perusahaan.
Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja sebagai bagian dari penyesuaian operasional.
Meski demikian, Disnakertrans berupaya agar proses PHK tidak dilakukan secara masif dan tetap mempertimbangkan kepentingan tenaga kerja lokal.
“Kami berharap pengurangan itu dilakukan secara bertahap, sehingga tidak berdampak besar secara langsung kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Anang, pemerintah daerah juga berperan dalam menjembatani kepentingan antara perusahaan dan pekerja agar tetap tercipta keseimbangan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membuka peluang kerja di sektor lain sebagai alternatif bagi masyarakat terdampak PHK.
Beberapa sektor yang dinilai memiliki potensi besar di Berau antara lain pariwisata, perkebunan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Masih banyak peluang lain. Jangan sampai kita hanya bergantung pada sektor tambang saja,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti perkembangan sektor pariwisata di Berau yang kini mulai menjadi perhatian sebagai tujuan wisata.
Menurutnya, kondisi ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencari peluang ekonomi baru.
“Berau sekarang menjadi salah satu sasaran objek wisata. Ini peluang yang harus kita tangkap,” jelasnya.
Anang menambahkan, perubahan pola pikir masyarakat sangat diperlukan agar lebih adaptif terhadap dinamika dunia kerja.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam membuka akses dan kesempatan kerja yang lebih luas di berbagai sektor. (tnr)
- Penulis: admin
