Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 261
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kalau Anda belum pernah menginjakkan kaki ke Tanjung Redeb, mungkin nama Indra Teguh Cahyadi terdengar seperti satu dari sekian banyak nama wartawan lokal di pelosok Kalimantan. Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru menganggap remeh. Karena dari kota kecil yang dijuluki “Bumi Batiwakkal” itulah, Teguh menyalakan lentera kecil: cahaya media yang jernih di tengah kabut informasi yang makin keruh.

Teguh bukan tipe pewarta yang suka tampil di layar kaca dengan mikrofon bersimbol. Ia tidak berlari-lari mengejar pejabat atau mengacung-acungkan _press card_ di kerumunan. Ia lebih seperti penganyam: tenang, tekun, dan tahan banting. Kini, sebagai Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kabupaten Berau sekaligus Ketua Harian SMSI Kaltim, ia bukan sekadar jurnalis—ia adalah tukang jaga gawang bagi puluhan media daring yang bertarung di tengah tsunami konten, clickbait, dan perang opini.

Dan jujur saja, itu bukan tugas ringan.

Saya masih ingat kata-katanya dalam sebuah diskusi santai di Warung kopinya di 2023

“Media itu ibarat dapur. Kalau tidak diurus, bisa gosong. Tapi kalau terlalu banyak bumbu, bisa eneg pembacanya.”

Kalimat yang sederhana, tapi mengandung rasa. Mirip filosofi nasi goreng kaki lima: kalau pas, luar biasa nikmat; kalau tidak, ya sekadar nasi.

Teguh memahami betul bahwa tantangan media hari ini bukan sekadar menyampaikan informasi, tapi menyaring mana yang layak dikunyah publik dan mana yang hanya pantas dibuang ke tong informasi basi.

Di bawah kepemimpinannya, SMSI Berau mulai merapikan barisan: media yang terdaftar harus berbadan hukum, wartawan harus punya kompetensi. Tidak ada ruang bagi portal hantu yang hanya muncul saat musim proyek atau pilkada. Ia tahu, citra media lokal bisa rusak oleh satu-dua oknum yang menjual “berita” dengan harga sekantong pulsa atau makan siang.

Tak jarang, Teguh juga berseberangan dengan kekuasaan. Tapi ia tahu kapan harus berteriak dan kapan cukup menyentil. Gaya komunikasinya lebih mirip dialog warung kopi daripada debat seminar. Santai, tapi mengena. Mungkin karena itu, ia disegani bahkan oleh mereka yang pernah “terkoreksi” oleh beritanya.

Yang menarik dari Teguh adalah semangat mudanya yang tetap menyala meski rambutnya mulai dihiasi uban halus. Ia mengajar, melatih wartawan muda, bahkan menyusun pedoman etika redaksi di sela-sela kesibukannya. Bukan karena ia sok tahu, tapi karena ia tahu persis: kalau bukan kita yang jaga marwah profesi ini, siapa lagi?

Ia percaya bahwa jurnalisme adalah pekerjaan hati, bukan sekadar olah tangan. Dan media—meski berbasis daring dan digital—tetap harus punya rasa dan etika, seperti kuliner rumahan yang dimasak dengan cinta.

Jadi, kalau suatu hari Anda ke Berau dan melihat sekelompok wartawan sedang berdiskusi sambil ngopi di sebuah warung kecil, jangan heran kalau salah satu di antaranya adalah pria ramah bertubuh gempal yang berbicara santai tapi tajam. Itu mungkin Indra Teguh Cahyadi.

Dan kalau Anda beruntung, mungkin Anda akan mendengar dia berkata sambil tertawa kecil

“Menjadi wartawan itu bukan sekadar menulis berita, tapi menjaga akal sehat masyarakat.”

Ah, sungguh renyah—seperti tahu goreng yang masih mengepul.(esbe2025)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penegakan Hukum Jadi Kunci Wujudkan Pembangunan Akuntabel di Berau

    Penegakan Hukum Jadi Kunci Wujudkan Pembangunan Akuntabel di Berau

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.543
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kepatuhan terhadap hukum menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang akuntabel dan berintegritas di Kabupaten Berau. Hal itu mengemuka dalam kegiatan yang digelar di Tanjung Redeb, Rabu (22/10), dengan menghadirkan berbagai unsur pemerintahan, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja […]

  • ‎Program Pekarangan Lestari Membantu Warga Hemat

    ‎Program Pekarangan Lestari Membantu Warga Hemat

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 598
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kepala Dinas Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan akan terus mendorong masyarakat untuk mandiri pangan program ini dilakukan untuk membentuk kelompok tani di lingkungan masyarakat untuk mengelola pekarangan dengan produktif ‎“Dengan adanya program ini bukan semoga program pekarangan bisa benar-benar produktif dan memberi manfaat nyata bagi keluarga,” ujarnya. ‎Ia menegaskan bahwa hasil panen […]

  • Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) tidak cukup hanya mengandalkan estetika dan inovasi visual. Di balik sebuah karya, harus ada kemampuan menjaga kesinambungan produksi dan memastikan nilai ekonominya terus tumbuh. Pesan itu kembali disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau sebagai arahan bagi para pelaku ekraf di daerah. Kepala […]

  • Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Di balik derasnya arus pembangunan dan investasi, Kabupaten Berau kini menapaki satu agenda penting yang menyentuh akar identitas dan sejarah masyarakatnya—perlindungan lahan adat. Rencana menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Lahan Adat tengah dikaji serius di DPRD Berau, menjadi langkah besar dalam memastikan tanah adat tidak sekadar menjadi jejak ingatan, tetapi terlindungi […]

  • Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    Inovasi Disbudpar Berau Berbuah Manis: Musik dan Pariwisata Tumbuhkan Magnet Wisatawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah gemuruh ombak dan langit tropis yang jernih, Maratua semakin menegaskan dirinya sebagai panggung terbuka bagi kreativitas dan industri wisata. Perpaduan musik dan pariwisata bukan lagi sekadar wacana—di Berau, ia telah menjadi strategi promosi yang hidup, bergerak, dan mampu memikat wisatawan hingga ke pulau-pulau terjauh. Kesuksesan Maratua Jazz dan Maratua Musik […]

  • Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau menegaskan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan kampung berbasis data. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, meminta seluruh kepala kampung berstatus Kampung Berkembang untuk segera mengambil langkah strategis dengan menjadikan Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai rujukan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMKP). Instruksi ini […]

expand_less