Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

Indra Teguh Nur Cahyadi: Menjaga Api Jurnalisme di Ujung Kalimantan Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kalau Anda belum pernah menginjakkan kaki ke Tanjung Redeb, mungkin nama Indra Teguh Cahyadi terdengar seperti satu dari sekian banyak nama wartawan lokal di pelosok Kalimantan. Tapi tunggu dulu. Jangan buru-buru menganggap remeh. Karena dari kota kecil yang dijuluki “Bumi Batiwakkal” itulah, Teguh menyalakan lentera kecil: cahaya media yang jernih di tengah kabut informasi yang makin keruh.

Teguh bukan tipe pewarta yang suka tampil di layar kaca dengan mikrofon bersimbol. Ia tidak berlari-lari mengejar pejabat atau mengacung-acungkan _press card_ di kerumunan. Ia lebih seperti penganyam: tenang, tekun, dan tahan banting. Kini, sebagai Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kabupaten Berau sekaligus Ketua Harian SMSI Kaltim, ia bukan sekadar jurnalis—ia adalah tukang jaga gawang bagi puluhan media daring yang bertarung di tengah tsunami konten, clickbait, dan perang opini.

Dan jujur saja, itu bukan tugas ringan.

Saya masih ingat kata-katanya dalam sebuah diskusi santai di Warung kopinya di 2023

“Media itu ibarat dapur. Kalau tidak diurus, bisa gosong. Tapi kalau terlalu banyak bumbu, bisa eneg pembacanya.”

Kalimat yang sederhana, tapi mengandung rasa. Mirip filosofi nasi goreng kaki lima: kalau pas, luar biasa nikmat; kalau tidak, ya sekadar nasi.

Teguh memahami betul bahwa tantangan media hari ini bukan sekadar menyampaikan informasi, tapi menyaring mana yang layak dikunyah publik dan mana yang hanya pantas dibuang ke tong informasi basi.

Di bawah kepemimpinannya, SMSI Berau mulai merapikan barisan: media yang terdaftar harus berbadan hukum, wartawan harus punya kompetensi. Tidak ada ruang bagi portal hantu yang hanya muncul saat musim proyek atau pilkada. Ia tahu, citra media lokal bisa rusak oleh satu-dua oknum yang menjual “berita” dengan harga sekantong pulsa atau makan siang.

Tak jarang, Teguh juga berseberangan dengan kekuasaan. Tapi ia tahu kapan harus berteriak dan kapan cukup menyentil. Gaya komunikasinya lebih mirip dialog warung kopi daripada debat seminar. Santai, tapi mengena. Mungkin karena itu, ia disegani bahkan oleh mereka yang pernah “terkoreksi” oleh beritanya.

Yang menarik dari Teguh adalah semangat mudanya yang tetap menyala meski rambutnya mulai dihiasi uban halus. Ia mengajar, melatih wartawan muda, bahkan menyusun pedoman etika redaksi di sela-sela kesibukannya. Bukan karena ia sok tahu, tapi karena ia tahu persis: kalau bukan kita yang jaga marwah profesi ini, siapa lagi?

Ia percaya bahwa jurnalisme adalah pekerjaan hati, bukan sekadar olah tangan. Dan media—meski berbasis daring dan digital—tetap harus punya rasa dan etika, seperti kuliner rumahan yang dimasak dengan cinta.

Jadi, kalau suatu hari Anda ke Berau dan melihat sekelompok wartawan sedang berdiskusi sambil ngopi di sebuah warung kecil, jangan heran kalau salah satu di antaranya adalah pria ramah bertubuh gempal yang berbicara santai tapi tajam. Itu mungkin Indra Teguh Cahyadi.

Dan kalau Anda beruntung, mungkin Anda akan mendengar dia berkata sambil tertawa kecil

“Menjadi wartawan itu bukan sekadar menulis berita, tapi menjaga akal sehat masyarakat.”

Ah, sungguh renyah—seperti tahu goreng yang masih mengepul.(esbe2025)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-72 Berau Kemungkinan Tanpa Pesta, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Manfaat Publik

    HUT ke-72 Berau Kemungkinan Tanpa Pesta, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Manfaat Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb dipastikan belum bisa digelar sesuai rencana. Seluruh rangkaian kegiatan resmi ditunda menyusul arahan dari Kementerian Dalan Negeri (Kemendagri). Keputusan ini disampaikan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Sangalaki, Setkab Berau, Selasa (2/9/2025), dipimpin Asisten I Setkab Berau, […]

  • Masih Pakai Korpri, Petugas Pemadam Dikebut ke Lokasi Kebakaran Samping SPBU Maluang

    Masih Pakai Korpri, Petugas Pemadam Dikebut ke Lokasi Kebakaran Samping SPBU Maluang

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Kebakaran hebat melanda area PT Jasin yang berada tepat di samping SPBU Maluang, Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, pada Senin pagi, 21 April 2025. Peristiwa tersebut sontak memicu kepanikan di antara warga yang tengah mengantre bahan bakar di SPBU tersebut. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, membenarkan […]

  • Isyarat Pilkada 2024: Foto ‘SRAGAM’ Sri Juniarsih-Gamalis Memicu Spekulasi di Berau

    Isyarat Pilkada 2024: Foto ‘SRAGAM’ Sri Juniarsih-Gamalis Memicu Spekulasi di Berau

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Hari ini, Selasa, 6 Agustus 2024, beredar foto di media sosial yang memperlihatkan Bupati Berau, Sri Juniarsih, dan Wakil Bupati Berau, Gamalis, memegang surat yang diduga merupakan surat rekomendasi dari masing-masing partai pendukung mereka, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Selain foto memegang surat rekomendasi, ada juga […]

  • ‎Kopi Liberika Jadi Harapan Baru Ekonomi Petani Berau

    ‎Kopi Liberika Jadi Harapan Baru Ekonomi Petani Berau

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 233
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Aroma peluang baru mulai terasa di perkebunan Berau. Di tengah tren masyarakat yang semakin gemar menikmati kopi, para petani di sejumlah kecamatan kini mulai melirik komoditas yang satu ini sebagai sumber penghasilan baru. ‎Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini, menyebut geliat menanam kopi mulai tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, […]

  • Amphiteater Samping Perpusda Berau Mangkrak, Bupati Minta Segera Difungsikan untuk Edukasi Anak dan Kegiatan Masyarakat

    Amphiteater Samping Perpusda Berau Mangkrak, Bupati Minta Segera Difungsikan untuk Edukasi Anak dan Kegiatan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 141
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Hingga kini gedung amphiteater yang ada di samping Taman Sanggam dan Perpustakaan Daerah (Perpusda) belum juga terlihat tanda akan difungsikan. Hal ini pun menjadi pertanyaan bagi masyarakat, padahal pembangunannya fisiknya sudah selesai sejak tahun 2024 lalu. “Saya mengamati perkembangan perpusda ini. Dan di belakangnya ada bangunan amphitheater. Tolong itu segera dimanfaatkan. Kalau […]

  • Ziarah Makam Raja Pertama Berau Jadi Pengingat Generasi Muda

    Ziarah Makam Raja Pertama Berau Jadi Pengingat Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Seperti tahun sebelumnya, di Hari Jadi ke-71 Kabupaten Berau dan ke-214 Kota tahun 2024 ini, Bupati Berau bersama rombongan Forkopimda melakukan ziarah ke makam Raja Pertama Kabupaten Berau yakni Raja Baddit Dipattung di Kampung Merancang Ulu Kecamatan Gunung Tabur. “Ziarah ini sebagai wujud penghormatan kita kepada tokoh-tokoh sebelumnya yang bersama membangun Kabupaten […]

expand_less