Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 891
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur.

Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang terdiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kaltim, Dinas PUPR PERA Provinsi Kaltim, Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim, dan tim pendamping dari Biro Perekonomian Setda Provinsi Kaltim.

“Kita sudah melalui proses hingga saat ini bisa masuk 10 besar. Untuk pengumumannya kita masih menunggu, dua kampung itu dapat juara berapa,” ujar Kepala DPMK Berau Tenteram Rahayu, dihubungi Jumat (26/7/2024).

Dikatakannya, dalam verifikasi lapangan itu ada beberapa aspek yang dinilai yakni pengelolaan air bersihnya, siapa pengelolanya, sistem pengelolaannya, masalah pembayaran dan sebagainya.

Selain itu ada juga penilaian untuk inovasi dalam proses perjalanan KP SPAMS itu. Karena air yang dikelola itu bukan hanya bersih tapi juga harus aman dan layak konsumsi. Sehingga sebagai salah satu persyaratan ada uji lab dan sebagainya.

“Artinya, kebutuhan air bersih itu bisa dikelola oleh desa sendiri. Dan sebagian besar dibangunkan oleh DPUPR Berau atau pihak ketiga, tapi pengelolaannya tetap dikembalikan ke kampung,” tambahnya.

Dijelaskan Tenteram, DPMK sendiri memiliki target agar semua kampung di Berau bisa memiliki KP SPAMS, yang diberdayakan oleh masyarakat kampung itu sendiri. Terlebih karena air menjadi kebutuhan dasar, sehingga bagaimana masyarakat bisa terpenuhi untuk kebutuhan air ini secara aman dan layak konsumsi.

Verifikasi lapangan dalam penilaian KP Spams Juara 2024 sendiri, dilakukan setelah sebelumnya sudah ada penilaian administrasi oleh tim penilai dan menghasilkan 10 KP Spams terbaik di Provinsi Kalimantan Timur.

Dari hasil verifikasi lapangan itu, KP Spams yang dikelola oleh BUMK Inaran Lolong Usaha Itam, memiliki inovasi dalam pengelolaan SPAMS berupa sistem pembayaran air dengan menggunakan aplikasi, dan bekerjasama dengan warung sebagai mitra dalam pembayaran.

Kemudian untuk KP Spams Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar, dikelola secara mandiri dan saat ini masih fokus pada peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air bersih. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Bupati Berau: Kampanye Akbar Harus Berjalan Kondusif

    Pjs Bupati Berau: Kampanye Akbar Harus Berjalan Kondusif

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 585
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Mendekati gelaran kampanye akbar Cabup dan Cawabup Berau pada 23 November mendatang, Pjs Bupati Berau Sufian Agus meminta agar kedua pendukung paslon bisa menjaga kondusifitas. Ditemui Kamis (21/11/2024) siang, Sufian Agus yang menyatakan dirinya juga akan mengakhiri masa jabatannya di hari yang sama dengan kampanye akbar itu, menginginkan agar kedua paslon bisa memberikan […]

  • Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 507
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dikenal dengan pesona wisata baharinya yang menakjubkan, Kabupaten Berau ternyata menyimpan kekayaan lain yang tak kalah berharga: tradisi dan budaya leluhur yang hidup di tengah masyarakat kampung. Dari ritual Melas Kampung di Sambaliung hingga upacara Bag Jamu di Pulau Derawan, setiap prosesi adat ini bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga simbol […]

  • THR & Gaji ke-13 ASN Berau: Nggak Hilang, Cuma Nunggu Juknis!

    THR & Gaji ke-13 ASN Berau: Nggak Hilang, Cuma Nunggu Juknis!

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – ASN Kabupaten Berau bisa bernafas lega. Pasalnya, setelah ramai akan ditiadakannya pemberian gaji ke-13 dan THR Idul Fitri, Sekda Berau memastikan jika Pemkab Berau akan tetap memberikan hak itu. “Sudah kita anggarkan sejak tahun lalu. Jadi dipastikan akan tetap diberikan. Tapi untuk juknisnya seperti apa, apakah sama dengan tahun sebelumnya, kita tunggu […]

  • 74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

    74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    BERAU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Berau dihentikan sementara sejak Senin, 6 April 2026. Penghentian ini dilakukan menyusul perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala Dinas Pangan Berau yang juga tergabung dalam Satuan Tugas MBG, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Badan […]

  • DPRD Berau Soroti Proper Merah 9 Perusahaan, Dugaan Masalah Lingkungan Akan Ditelusuri

    DPRD Berau Soroti Proper Merah 9 Perusahaan, Dugaan Masalah Lingkungan Akan Ditelusuri

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BERAU — Hasil penilaian Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) yang menempatkan sembilan perusahaan sektor pertambangan dan perkebunan di Kabupaten Berau dalam kategori merah mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. DPRD menilai perlu dilakukan penelusuran langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya di perusahaan-perusahaan tersebut. Rapor merah dalam penilaian Proper Nasional memiliki […]

  • Tragis, Pelajar di Samarinda Meninggal Setelah Pakai Sepatu Sempit Bertahun-tahun

    Tragis, Pelajar di Samarinda Meninggal Setelah Pakai Sepatu Sempit Bertahun-tahun

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Seorang pelajar SMK di Samarinda, Mandala (16), meninggal dunia setelah mengalami sakit yang diduga berawal dari penggunaan sepatu sekolah yang tidak sesuai ukuran. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus menjadi sorotan terkait kondisi ekonomi keluarga dan akses terhadap kebutuhan dasar. Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, mengungkapkan pihaknya menerima laporan pada 25 April […]

expand_less