Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 740
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur.

Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang terdiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kaltim, Dinas PUPR PERA Provinsi Kaltim, Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim, dan tim pendamping dari Biro Perekonomian Setda Provinsi Kaltim.

“Kita sudah melalui proses hingga saat ini bisa masuk 10 besar. Untuk pengumumannya kita masih menunggu, dua kampung itu dapat juara berapa,” ujar Kepala DPMK Berau Tenteram Rahayu, dihubungi Jumat (26/7/2024).

Dikatakannya, dalam verifikasi lapangan itu ada beberapa aspek yang dinilai yakni pengelolaan air bersihnya, siapa pengelolanya, sistem pengelolaannya, masalah pembayaran dan sebagainya.

Selain itu ada juga penilaian untuk inovasi dalam proses perjalanan KP SPAMS itu. Karena air yang dikelola itu bukan hanya bersih tapi juga harus aman dan layak konsumsi. Sehingga sebagai salah satu persyaratan ada uji lab dan sebagainya.

“Artinya, kebutuhan air bersih itu bisa dikelola oleh desa sendiri. Dan sebagian besar dibangunkan oleh DPUPR Berau atau pihak ketiga, tapi pengelolaannya tetap dikembalikan ke kampung,” tambahnya.

Dijelaskan Tenteram, DPMK sendiri memiliki target agar semua kampung di Berau bisa memiliki KP SPAMS, yang diberdayakan oleh masyarakat kampung itu sendiri. Terlebih karena air menjadi kebutuhan dasar, sehingga bagaimana masyarakat bisa terpenuhi untuk kebutuhan air ini secara aman dan layak konsumsi.

Verifikasi lapangan dalam penilaian KP Spams Juara 2024 sendiri, dilakukan setelah sebelumnya sudah ada penilaian administrasi oleh tim penilai dan menghasilkan 10 KP Spams terbaik di Provinsi Kalimantan Timur.

Dari hasil verifikasi lapangan itu, KP Spams yang dikelola oleh BUMK Inaran Lolong Usaha Itam, memiliki inovasi dalam pengelolaan SPAMS berupa sistem pembayaran air dengan menggunakan aplikasi, dan bekerjasama dengan warung sebagai mitra dalam pembayaran.

Kemudian untuk KP Spams Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar, dikelola secara mandiri dan saat ini masih fokus pada peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air bersih. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Penguatan Produksi Lokal, dari Pertanian hingga Perikanan & UMKM

    Minta Penguatan Produksi Lokal, dari Pertanian hingga Perikanan & UMKM

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menilai langkah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 telah berada pada rel yang tepat. Namun ia mengingatkan, menjaga harga tidak cukup hanya mengandalkan operasi pasar. Stabilitas jangka panjang, kata dia, hanya dapat dicapai bila suplai pangan daerah diperkuat […]

  • PLN UP3 Berau Terus All Out Jaga Kelistrikan dan Pelayanan kepada Pelanggan

    PLN UP3 Berau Terus All Out Jaga Kelistrikan dan Pelayanan kepada Pelanggan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 950
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PLN terus berupaya maksimal dalam memastikan ketersediaan pasokan listrik di Berau di tengah terjadinya kondisi pemadaman bergilir akibat kerusakan pada mesin pembangkit. Saat ini, tim PLN di lapangan terus melakukan berbagai upaya pemulihan sistem kelistrikan. Sebagai upaya jangka pendek, PLN berfokus pada perbaikan mesin pembangkit pada PLTU Lati dan PLTU Berau. Tim […]

  • Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Banjir yang selalu terjadi pasca hujan deras di beberapa titik Kota Tanjung Redeb, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Menurutnya, banjir yang kerap terjadi hingga merendam rumah-rumah warga itu, terjadi akibat adanya sedimentasi pada drainase yang ada. Kemudian kapasitas drainase yang tidak mumpuni untuk menampung air hujan juga […]

  • Jaksa Nilai Korban Alami Trauma Mendalam, Eks Duta Budaya Berau Dituntut 9 Tahun Penjara

    Jaksa Nilai Korban Alami Trauma Mendalam, Eks Duta Budaya Berau Dituntut 9 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BERAU – Sidang kasus pencabulan yang menjerat terdakwa AS (25), mantan duta budaya di Kabupaten Berau, memasuki agenda pembacaan tuntutan pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deka Fajar Pranowo menyatakan terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul terhadap anak dan korban lainnya. “Terdakwa terbukti melakukan perbuatan cabul dengan seseorang yang diketahui […]

  • 309 Rumah Segera Direhab!

    309 Rumah Segera Direhab!

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Salah satu program Pemkab Berau yang juga menjadi prioritas Bupati Berau Sri Juniarsih dan Wabup Gamalis, adalah program Rumah Layak Huni (RLH) yang disalurkan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau, hingga kini terus berproses. Dihubungi Selasa (3/9/2024) siang, Pejabat Fungsional Pelaksana Pranata Izin Tinggal Disperkim Berau, Yulius LW mengatakan jika […]

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 742
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

expand_less