Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
  • visibility 1.046
  • print Cetak

Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur.

Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang terdiri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kaltim, Dinas PUPR PERA Provinsi Kaltim, Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim, dan tim pendamping dari Biro Perekonomian Setda Provinsi Kaltim.

“Kita sudah melalui proses hingga saat ini bisa masuk 10 besar. Untuk pengumumannya kita masih menunggu, dua kampung itu dapat juara berapa,” ujar Kepala DPMK Berau Tenteram Rahayu, dihubungi Jumat (26/7/2024).

Dikatakannya, dalam verifikasi lapangan itu ada beberapa aspek yang dinilai yakni pengelolaan air bersihnya, siapa pengelolanya, sistem pengelolaannya, masalah pembayaran dan sebagainya.

Selain itu ada juga penilaian untuk inovasi dalam proses perjalanan KP SPAMS itu. Karena air yang dikelola itu bukan hanya bersih tapi juga harus aman dan layak konsumsi. Sehingga sebagai salah satu persyaratan ada uji lab dan sebagainya.

“Artinya, kebutuhan air bersih itu bisa dikelola oleh desa sendiri. Dan sebagian besar dibangunkan oleh DPUPR Berau atau pihak ketiga, tapi pengelolaannya tetap dikembalikan ke kampung,” tambahnya.

Dijelaskan Tenteram, DPMK sendiri memiliki target agar semua kampung di Berau bisa memiliki KP SPAMS, yang diberdayakan oleh masyarakat kampung itu sendiri. Terlebih karena air menjadi kebutuhan dasar, sehingga bagaimana masyarakat bisa terpenuhi untuk kebutuhan air ini secara aman dan layak konsumsi.

Verifikasi lapangan dalam penilaian KP Spams Juara 2024 sendiri, dilakukan setelah sebelumnya sudah ada penilaian administrasi oleh tim penilai dan menghasilkan 10 KP Spams terbaik di Provinsi Kalimantan Timur.

Dari hasil verifikasi lapangan itu, KP Spams yang dikelola oleh BUMK Inaran Lolong Usaha Itam, memiliki inovasi dalam pengelolaan SPAMS berupa sistem pembayaran air dengan menggunakan aplikasi, dan bekerjasama dengan warung sebagai mitra dalam pembayaran.

Kemudian untuk KP Spams Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar, dikelola secara mandiri dan saat ini masih fokus pada peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air bersih. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    Milenial Turun ke Lahan: Strategi Berau Menjaga Masa Depan Pangan dan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tengah derasnya laju digitalisasi, tak banyak anak muda yang bermimpi menjadi petani. Sebagian memilih bekerja di kota, membangun karier di bidang teknologi, atau berkecimpung dalam industri kreatif. Namun di Berau, harapan baru sedang tumbuh—pelan, tapi pasti. Pemerintah lewat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) ingin membuka jalan agar generasi milenial […]

  • Sufian Agus Kunjungi Sekretariat MPAW: Mari Ciptakan Pilkada yang Damai

    Sufian Agus Kunjungi Sekretariat MPAW: Mari Ciptakan Pilkada yang Damai

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pjs Bupati Berau, Sufian Agus kembali menyambangi Sekretariat Bersama (Sekber) Tim Pemenangan Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) di Jalan Ponegoro, pada Senin (7/10/2024). Sufian didampingi oleh Kepala Kesbangpol Berau, Salim mengatakan hal itu dilakukan karena beberapa waktu lalu tidak sempat menemui paslon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 1 tersebut, […]

  • Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Pendangkalan Sungai Buaya di Kecamatan Bunyu Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, hingga kini belum juga mendapat penanganan. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 15 tahun tanpa adanya pengerukan atau perbaikan berarti. Akibatnya, aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai, terutama nelayan, menjadi terganggu. Mereka mengaku kesulitan melaut, khususnya saat air surut karena perahu tidak […]

  • Dorong Reforma Agraria, Pemkab Berau Siapkan ASN Profesional di Bidang Pertanahan

    Dorong Reforma Agraria, Pemkab Berau Siapkan ASN Profesional di Bidang Pertanahan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dalam upaya meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di bidang pertanahan, Pemerintah Kabupaten Berau melalui BKPSDM bekerja sama dengan Pusat Pengembangan SDM ATR/BPN Bogor menggelar pelatihan khusus. Acara yang berlangsung di Ruang Sangalaki pada Rabu, 2 Oktober 2024, ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno. Hendratno menyampaikan apresiasi kepada […]

  • Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    Embung Belum Optimal, Warga Maratua Tetap Bergantung pada Air Hujan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.816
    • 0Komentar

    MARATUA — Upaya penyediaan akses air bersih melalui pembangunan embung berbasis program Corporate Social Responsibility (CSR) di Pulau Maratua rupanya belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat sepenuhnya. ‎Di Kampung Teluk Alulu dan Bohe Silian, warga masih harus mengandalkan air hujan sebagai sumber konsumsi utama dalam kehidupan sehari-hari. ‎Camat Maratua, Ariyanto, mengatakan bahwa fasilitas embung yang dibangun […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

expand_less