Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

Kakam Sambakungan Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 866
  • print Cetak

BERAU – Penerbitan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di kawasan Gunung Sarundung, RT 01 Kampung Sembakungan, Kecamatan Gunung Tabur, berbuntut panjang. Seorang pria berinisial Bdr dan kepala kampung dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat hak atas tanah ke Maporles Berau.

Pemangku Adat Kampung Sambakungan, Achmad Maulana didampingi Kuasa Hukumnya, Arjuna Mawardi menyampaikan, dirinya bersama kliennya telah melaporkan dugaan pemalsuan surat dengan cara memalsukan keterangan hak atas tanah dalam untuk menerbitkan SKPT ke Satreskrim Polres Berau, Kamis (15/01/2026).

“Pengaduan kami sudah masuk. Semua bukti sudah kami serahkan untuk dipelajari penyidik,” ucapnya.

Salah satu bukti yang diserahkan, kata Dia, surat penguasaan dan pemilikan bangunan/tanaman atas tanah negara yang diduga palsu. Kecurigaan itu karena surat tidak memiliki nomor register dan peta bidang tanah.

Dokumen itu yang digunakan untuk mengajukan permohonan ke Pemerintah Kampung Sambakungan untuk diterbitkan SKPT oleh Pemerintah Kecamatan Gunung Tabur. SKPT dengan Nomor: 64.03.06.2006.001.620.24.07.2025.

“Jadi kami menduga ada keterlibatan kepala kampung dalam proses yang kami anggap maladministrasi. Alias cacat prosedur. Diperkuat dengan saksi kami yang mengetahui pasti prosesnya,” ungkapnya.

Dugaan pemalsuan dokumen itu diperkuat setelah SKPT tersebut dibatalkan Pemerintah Kecamatan Gunung Tabur pada 05 Desember 2025 lalu. Selain prosesnya, poin kuat dibatalkannya karena terdapat dua surat yang tidak lengkap tanda tangan oleh pejabat berwenang sehingga harusnya tidak lolos administrasi pada tingkat pemerintah kampung dan kecamatan.

“Banyak kejanggalan dalam proses hingga diterbitkannya surat tersebut. Sehingga klien kami didorong masyarakat untuk mengambil langkah melaporkan kasus ini ke kepolisian,” katanya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius kepolisian dan pemerintah, mengingat dampaknya yang luas terhadap hak kepemilikan tanah masyarakat di Kampung Sambakungan.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada penyidik. Karena langkah ini untuk membuktikan dugaan klien kami dan menjawab keresahan masyarakat,” tandasnya.(*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gamalis Dorong Kuliner Khas Berau Masuk Hotel dan Kegiatan Daerah

    Gamalis Dorong Kuliner Khas Berau Masuk Hotel dan Kegiatan Daerah

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 40
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau Gamalis mendorong kuliner khas daerah, termasuk Ancur Paddas, lebih luas diperkenalkan kepada masyarakat dan wisatawan. Dorongan itu disampaikan saat pembukaan lomba Ancur Paddas, Puncak Rasul, dan Festival Kue Tradisional dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 tahun 2026. Gamalis menilai kuliner tradisional memiliki potensi […]

  • Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Dua gajah sumatra, Deo dan Sinta, kini menempati rumah baru di Tabang Zoo, Kabupaten Kutai Kartanegara. Keduanya tiba setelah menjalani translokasi dari Gembira Loka Zoo, Yogyakarta. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur memastikan dua satwa titipan negara tersebut tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Deo yang berusia 30 tahun dan […]

  • Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih […]

  • ‎Disbudpar Berau Tingkatkan SDM Pariwisata Lewat Storytelling, Dorong Pemandu Wisata Jadi Duta Budaya Lokal

    ‎Disbudpar Berau Tingkatkan SDM Pariwisata Lewat Storytelling, Dorong Pemandu Wisata Jadi Duta Budaya Lokal

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.006
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata. Salah satu langkahnya melalui sertifikasi profesi pemandu wisata, yang kini difokuskan pada kemampuan storytelling atau bercerita tentang potensi wisata lokal. ‎Kepala Bidang Usaha Jasa, Sarana Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, menjelaskan bahwa sertifikasi kali […]

  • DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

    DPRD Kaltara Serahkan 21 Rekomendasi LKPJ, Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan kembali menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Persidangan III di Tanjung Selor, DPRD Kalimantan Utara menyerahkan 21 rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, dengan sorotan utama tertuju pada wilayah tapal batas dan daerah terpencil. Ketua DPRD […]

  • Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

    Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BERAU — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali menjadi persoalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Asap dari sejumlah titik kebakaran mulai menyelimuti langit wilayah tersebut. Petugas pemadam kebakaran menduga sebagian besar kebakaran bukan disebabkan faktor alam. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar masih ditemukan di sejumlah lokasi dan berpotensi memicu munculnya titik api baru. […]

expand_less