Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

Kasus Penusukan Samarinda Terkuak, Polisi Beberkan Detik-Detik Kematian Korban Lewat Rekonstruksi

  • account_circle admin
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

SAMARINDA — Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Muhammad Reza Adam Jafar di halaman Mapolsek Samarinda Seberang, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baqa, Samarinda. Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka berinisial GS memperagakan 11 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa hingga korban meninggal dunia.

Kasi Humas Polresta Samarinda, Inspektur Polisi Dua Arie Soeharyadi, mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara keterangan tersangka, saksi, dan barang bukti.

“Rekonstruksi ini untuk memastikan seluruh keterangan saling berkesesuaian sehingga peristiwa dapat tergambar secara utuh,” ujar Arie.

Dari reka ulang tersebut, terungkap bahwa konflik bermula dari persoalan uang sebesar Rp600 ribu yang dititipkan korban kepada tersangka. Komunikasi melalui telepon yang memanas diduga memicu emosi tersangka hingga mendatangi tempat tinggal korban.

Setibanya di lokasi, keduanya terlibat cekcok. Dalam salah satu adegan, ibu korban sempat berusaha melerai pertengkaran, namun situasi kembali memanas.

Tersangka kemudian memperagakan momen saat menangkis serangan korban sebelum mengeluarkan senjata tajam jenis badik. Pada adegan berikutnya, tersangka menusukkan senjata tersebut ke bagian perut korban.

“Setelah melakukan penusukan, tersangka langsung melarikan diri,” kata Arie.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit IA Moeis untuk mendapatkan perawatan medis, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka kurang dari 24 jam setelah kejadian di wilayah Balikpapan. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Kalimantan Timur, Polresta Samarinda, dan Polsek Samarinda Seberang.

Dalam penyidikan, polisi juga menemukan adanya perbedaan keterangan antara tersangka dan saksi, terutama terkait kronologi awal kejadian dan penggunaan senjata tajam.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya dua bilah senjata tajam, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta kendaraan yang dipakai tersangka untuk melarikan diri.

Arie memastikan rekonstruksi berjalan lancar dan akan menjadi bagian dari kelengkapan berkas perkara.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam, 26 Februari 2026, sekitar pukul 23.30 WITA. Warga Samarinda Seberang saat itu dikejutkan dengan temuan seorang pria dalam kondisi terluka parah akibat dugaan penusukan.

Meski sempat mendapatkan pertolongan medis, korban akhirnya meninggal dunia, dan kasus ini menjadi perhatian publik di Kota Samarinda. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dongkrak Hasil Laut, Dinas Perikanan Berau Salurkan Armada dan Alat Tangkap ke Nelayan

    Dongkrak Hasil Laut, Dinas Perikanan Berau Salurkan Armada dan Alat Tangkap ke Nelayan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada nelayan untuk mendorong peningkatan produksi hasil perikanan. Bantuan tersebut berupa perahu yang dilengkapi mesin ketinting serta alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha Dinas Perikanan Berau, Ika Jayati, mengatakan bantuan diberikan kepada nelayan yang tergabung dalam Kelompok […]

  • Beban Puncak Capai 39 MW, PLN Tambah Mesin Jelang Pilkada dan Nataru di Berau

    Beban Puncak Capai 39 MW, PLN Tambah Mesin Jelang Pilkada dan Nataru di Berau

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dalam upaya meningkatkan pasokan listrik dan mengurangi risiko pemadaman di Kabupaten Berau, PLN berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) baru dengan kapasitas mesin 4 MW. Tambahan daya ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat Berau, khususnya dalam menghadapi sejumlah momen penting seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November mendatang, perayaan Natal […]

  • Konsumsi Pangan Berau Masih Didominasi Beras dan Terigu

    Konsumsi Pangan Berau Masih Didominasi Beras dan Terigu

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 629
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyoroti skor Pola Pangan Harapan (PPH) masyarakat yang masih tertinggal dari rata-rata nasional. Pada 2024, skor PPH Berau tercatat 85,7, sementara angka nasional sudah mencapai 93,5. “Semakin tinggi skor PPH, semakin beragam jenis pangan yang dikonsumsi masyarakat. Skor PPH Berau sudah bagus, tetapi masih di […]

  • Bupati Berau Pacu Kemandirian Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Hasil Laut

    Bupati Berau Pacu Kemandirian Ekonomi Kampung Lewat Pelatihan Hasil Laut

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aroma laut yang khas dan deru ombak yang tenang menjadi latar pelatihan kewirausahaan yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau. Selama dua hari, 28 hingga 29 Juli 2025, warga dari enam kampung di Kecamatan Bidukbiduk berkumpul untuk mempelajari cara mengubah hasil laut menjadi produk kuliner bernilai jual. Kegiatan ini […]

  • Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    Uang Palsu Dari Makassar Diduga Beredar di Berau

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 627
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen di Facebook bernama Dhewy Pyaar, menduga bahwa uang palsu pecahan Rp100.000 telah beredar di Kabupaten Berau. Dalam unggahannya, video tersebut memperlihatkan uang yang bisa dikupas dengan mudah, sebuah ciri yang tidak dimiliki oleh uang asli. Hal ini memicu kekhawatiran masyarakat tentang adanya peredaran uang palsu di […]

  • Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    Koperasi Desa di Berau Diingatkan, Gagal Bayar Bisa Potong Dana Desa

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan seluruh desa dan kelurahan telah memiliki Koperasi Merah Putih (KMP). Sebanyak 99 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 10 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) kini resmi terbentuk. Dua kampung, Batu Rajang dan Siduung Indah, sepakat bergabung dalam satu wadah. “Dengan demikian, 100 persen kampung dan kelurahan di Berau […]

expand_less