Makdendang 2026: Kolaborasi Musik, UMKM, dan Tradisi Pesisir di Jantung Tanjung Redeb
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Berau — Event Organizer Matasanggam bersiap menggelar festival bertajuk Makdendang di Tanjung Redeb. Acara ini dirancang tidak hanya sebagai konser musik, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi lokal serta ajang pelestarian budaya pesisir Berau.
Perwakilan EO Matasanggam, Morten, mengatakan konsep Makdendang menggabungkan hiburan dengan aktivitas ekonomi melalui kehadiran puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebanyak 30 tenant UMKM lokal dijadwalkan berpartisipasi dalam bazar yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Selain itu, penyelenggara juga menggandeng Adira Finance melalui program Adira Expo. Kolaborasi ini menghadirkan sekitar 20 tenant tambahan yang menawarkan produk kendaraan dan elektronik dengan fasilitas pembiayaan langsung. Secara keseluruhan, terdapat 50 tenant yang akan meramaikan festival tersebut.
“Makdendang kami rancang sebagai kolaborasi antara konser dan pemberdayaan ekonomi. Kami ingin pelaku UMKM mendapatkan ruang berjualan di tengah keramaian acara,” ujar Morten, Sabtu, 11 April 2026.
Ia menjelaskan, salah satu pembeda Makdendang dibandingkan kegiatan serupa adalah penguatan unsur budaya pesisir, khususnya budaya suku Bajau. Selama ini, menurut dia, masyarakat harus menempuh perjalanan ke wilayah pesisir seperti Maratua atau Tanjung Batu untuk menyaksikan tradisi tersebut.
Dalam Makdendang, unsur budaya itu akan dihadirkan dalam bentuk pertunjukan kolosal, seni kontemporer, hingga simulasi parodi upacara adat. Penyelenggara memastikan penyajian tersebut tetap menjaga nilai-nilai esensial budaya.
“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda, termasuk simulasi tradisi yang biasanya hanya bisa disaksikan di wilayah pesisir,” kata Morten.
Dari sisi teknis, ia menyebut persiapan acara telah memasuki tahap akhir. Pemetaan lokasi dan penyusunan tata letak telah rampung, sementara area konser sudah disterilisasi sejak awal April. Proses distribusi peralatan dijadwalkan segera dilakukan.
Sebagai penutup, Makdendang akan menghadirkan penampilan grup band nasional. Penyelenggara menargetkan peningkatan kualitas produksi, mulai dari tata cahaya, sistem suara, hingga tampilan visual.
Morten berharap festival ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat apresiasi terhadap budaya lokal di Kabupaten Berau. (tnr)
- Penulis: admin
