Momentum Nuzulul Qur’an, Pemkab Berau Ajak Perkuat Nilai Spiritual dan Kerukunan
- account_circle admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Sekretaris Daerah Kabupaten Berau Muhammad Said menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Hikmah, Tanjung Redeb, Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Berau. Tausiyah agama disampaikan oleh Ustadz Fakhruzzaini yang juga menjabat Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Berau.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Said membacakan sambutan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Ia mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini kita berharap kecintaan terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh dan dapat dijadikan pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” kata Said.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut dia, suasana yang harmonis dan kondusif penting untuk terus dipelihara di tengah keberagaman.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan, ketertiban, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama agar silaturahmi tetap terjaga,” ujarnya.
Said menambahkan Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Menurut dia, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.
“Pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur dan teknologi, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritual masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Fakhruzzaini mengatakan Ramadan merupakan bulan yang istimewa karena menjadi waktu diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Ia mengajak umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dengan cara membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya.
“Al-Qur’an adalah mukjizat yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Karena itu mari kita kuatkan komitmen untuk membaca, merenungi, dan mengamalkannya,” ujar Fakhruzzaini.
Melalui peringatan Nuzulul Qur’an tersebut, diharapkan semangat kebaikan, kedamaian, dan keamanan terus terjaga di tengah masyarakat Kabupaten Berau, terutama selama bulan Ramadan. (/*)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar