Pemkab Berau Siapkan Penertiban PSAD, Portal Parkir hingga Pasar Subuh Jadi Sorotan
- account_circle admin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana menata ulang Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) setelah perayaan Idulfitri 2026. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan pasar tersebut perlu dikelola kembali secara optimal, mengingat sebelumnya pernah meraih predikat pasar tradisional terbaik tingkat nasional pada 2019.
Menurut dia, berbagai fasilitas yang telah dibangun pemerintah perlu dimanfaatkan secara maksimal, termasuk sistem portal parkir elektronik yang sempat tidak difungsikan.
“Dulu ada fasilitas seperti portal parkir elektronik yang belum bisa diterima oleh masyarakat. Sekarang akan kita benahi lagi supaya bisa difungsikan sebagaimana mestinya,” ujar Sri Juniarsih.
Ia menilai pengelolaan pasar harus mengikuti perkembangan, termasuk penerapan sistem yang lebih modern.
“Sekarang ini kita sudah berada di era digital, jadi pengelolaan pasar juga harus menyesuaikan,” katanya.
Selain itu, Sri Juniarsih menyoroti aktivitas pasar subuh yang dinilai kerap berlangsung terlalu lama. Ia menyebut aktivitas tersebut seharusnya dibatasi hingga pagi hari.
“Pasar subuh itu hanya sampai pagi. Paling lambat sekitar pukul delapan sudah harus dirapikan,” ujarnya.
Penggunaan area parkir oleh pedagang untuk berjualan juga menjadi perhatian. Menurut dia, kondisi tersebut masih dapat dimaklumi jika bersifat sementara, seperti pada momentum Ramadan, namun harus kembali normal setelahnya.
“Kalau hanya sementara tidak masalah, apalagi saat Ramadan aktivitas meningkat. Tapi setelah itu harus kembali sesuai fungsinya,” katanya.
Sri Juniarsih juga meminta pengelola pasar meningkatkan pengawasan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya ingin pasar ini terlihat rapi dan bersih. Sampah jangan sampai menumpuk agar masyarakat merasa nyaman,” ujarnya.
Melalui penataan ulang tersebut, pemerintah daerah berharap Pasar Sanggam Adji Dilayas dapat kembali menjadi pusat perdagangan yang tertib dan representatif bagi masyarakat Kabupaten Berau.(tnr)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar