Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Penanganan Stunting Dimaksimalkan

Penanganan Stunting Dimaksimalkan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
  • visibility 382
  • print Cetak

(23/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Wakil Ketua I DPRD Berau, Sarifatul Syadiah, menyatakan keprihatinannya atas tingginya kasus stunting di Berau, meskipun APBD daerah tersebut cukup besar. Meskipun demikian, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan pihak ketiga yang telah berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Meski telah ada instruksi dari bupati terkait komitmen perusahaan dalam pencegahan stunting, Sarifatul Syadiah berpendapat bahwa langkah-langkah tersebut dapat ditingkatkan. Ia menyoroti data tingginya kasus stunting di empat kecamatan terdekat dari pusat kota Berau, yaitu Kecamatan Tanjung Redeb (136 anak), Kecamatan Gunung Tabur (205 anak), Kecamatan Teluk Bayur (102 anak), dan Kecamatan Sambaliung (227 anak).

“Sebenarnya mencegah stunting itu tugas kita bersama, namun setelah ada instruksi dari bupati tadi, mudah-mudahan seluruh pihak yang terkait bisa bekerja dengan maksimal,” ungkapnya.

Sarifatul Syadiah berharap agar langkah-langkah pencegahan stunting dapat ditingkatkan sesuai instruksi bupati. Ia menekankan pentingnya pemerintah mengikuti aturan yang berlaku dalam melibatkan perusahaan dan berharap kepala daerah memastikan adanya tahapan verifikasi untuk pemaksimalan upaya pencegahan stunting di Bumi Batiwakkal.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Berau, Halijah, mengakui tingginya kasus stunting di dua kecamatan di kota, namun menjelaskan bahwa hal ini sejalan dengan jumlah penduduk yang cukup besar. Ia menyatakan bahwa upaya pencegahan stunting telah dilakukan dengan pelatihan kepada kader posyandu, dan berbagai anggaran telah dialokasikan untuk program pencegahan stunting.

Halijah menekankan bahwa penanganan stunting memerlukan kerjasama dari berbagai sektor dan bahwa pencegahan telah diarahkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa data terkini masih dalam proses perhitungan, dan hasil akhirnya akan dapat diketahui pada akhir tahun.

“Dalam penanganan stunting, kita harus bersama-sama. Banyak sektor yang terlibat. Bukan hanya di Dinkes saja, tapi kami juga telah melatih kader posyandu. Ada Perpres 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting sebagai acuan kita,” ungkapnya.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Dua gajah sumatra, Deo dan Sinta, kini menempati rumah baru di Tabang Zoo, Kabupaten Kutai Kartanegara. Keduanya tiba setelah menjalani translokasi dari Gembira Loka Zoo, Yogyakarta. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur memastikan dua satwa titipan negara tersebut tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Deo yang berusia 30 tahun dan […]

  • Bimtek Budaya Kerja Digelar, Sekkab Berau Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

    Bimtek Budaya Kerja Digelar, Sekkab Berau Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budaya Kerja bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Balikpapan di Ballroom SM Tower, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad […]

  • Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

    Cuma 13 Orang, Penghulu di Berau Harus “Lari” dari Satu Akad ke Akad Lain

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 803
    • 0Komentar

    BERAU — Ketersediaan penghulu di Kabupaten Berau menjadi sorotan. Hingga 2026, jumlah penghulu tercatat belum bertambah, tetap 13 orang—setara dengan jumlah kecamatan yang ada. Kondisi ini membuat setiap kecamatan hanya memiliki satu penghulu. Beban kerja pun dinilai cukup tinggi, terutama di wilayah dengan volume pernikahan yang padat. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Berau, Kabul Budiono, mengatakan […]

  • Gedung RS Raja Alam di Tanjung Redeb

    DPRD Berau Buka Opsi RS Raja Alam Dikelola Pemprov Kaltim

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DPRD Berau membuka opsi pengelolaan RS Raja Alam oleh Pemprov Kaltim. Status rumah sakit yang disebut belum terdaftar di Kemenkes masih dibahas.

  • 34 BTS Diusulkan, Baru 5 Terbangun: Pemkab Berau Tagih Janji Pusat Soal Blank Spot

    34 BTS Diusulkan, Baru 5 Terbangun: Pemkab Berau Tagih Janji Pusat Soal Blank Spot

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi untuk mengurangi wilayah tanpa sinyal atau blank spot di sejumlah kampung. Upaya tersebut dilakukan dengan menagih realisasi pembangunan menara telekomunikasi dan Base Transceiver Station (BTS) yang sebelumnya telah diusulkan kepada pemerintah pusat. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan kewenangan […]

  • Optimalisasi Aset Daerah, Subroto: Jangan Sampai Mubazir

    Optimalisasi Aset Daerah, Subroto: Jangan Sampai Mubazir

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Hingga kini masih banyak aset Pemkab yang belum terdata bahkan belum jelas. Hal ini mendapat sorotan dari Waka I DPRD Berau, Subroto. Ditemui beberapa waktu lalu, politisi dari Partai Golkar ini menyebut jika Pemkab harus lebih memperhatikan aset daerah, agar bisa dimanfaatkan. “Masih banyak aset daerah yang belum terakomodir secara keseluruhan oleh […]

expand_less