Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
  • visibility 1.574
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis.

Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Hotlan, menjelaskan bahwa tabung LPG 3 kg non-subsidi ini sudah lama dihadirkan Pertamina, namun belum terdistribusi secara merata di masyarakat.

“Selama ini pedagang banyak saja yang mengaku siap menggunakan gas nonsubsidi, tapi pedagang kadang mengeluhkan sulitnya membawa tabung LPG 5,5 kilogram, terlalu berat katanya. Apalagi yang berjualan dengan kendaraan bermotor. Makanya para pedagang meminta alternatif tabung gas yang lebih ringan dan mudah dibawa,” ujarnya, Jumat (10/1/2025).

Menurut pihak Pertamina, meskipun LPG 3 kg non-subsidi sudah tersedia sejak lama, distribusinya belum merata di seluruh wilayah. Namun, saat ini upaya untuk memperkenalkan produk ini lebih luas sedang dilakukan. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat mengakses LPG dengan kemasan yang lebih praktis.

Tabung LPG 3 kg non-subsidi ini memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan LPG subsidi, dan kemasannya berwarna pink untuk membedakannya. Meskipun begitu, produk ini masih kurang dikenal di masyarakat yang sebagian besar lebih memilih LPG subsidi.

Salah satu solusi dari produk ini adalah mengurangi kesulitan yang dihadapi pedagang yang mengangkut LPG berukuran lebih besar, seperti 5,5 kg, yang lebih berat. Dengan kehadiran LPG 3 kg non-subsidi, diharapkan kebutuhan gas elpiji bagi masyarakat yang lebih mobile dan praktis dapat terpenuhi.

Masyarakat diminta untuk bersabar menunggu distribusi yang lebih luas, sementara harga pasti dari LPG 3 kg non-subsidi akan diinformasikan lebih lanjut.

“Tidak tahu kapan, tapi Pertamina pasti akan mendistribusikan gas tiga kilogram non subsidi di masyarakat untuk lebih mempermudah,” pungkasnya. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

    24 BUMKam di Berau Belum Beroperasi, DPMK Akui Pembinaan Terkendala Anggaran

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong kemandirian ekonomi kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) masih menghadapi sejumlah tantangan. Di tengah capaian dan inovasi yang berhasil diraih beberapa kampung, pembinaan terhadap seluruh BUMKam yang tersebar di wilayah Berau dinilai belum berjalan optimal. Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau menunjukkan terdapat 99 […]

  • Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    Soroti Transparansi CSR, Sutami Usul Peninjauan Langsung

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 908
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Batiwakkal untuk meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menilai keterbukaan informasi mengenai program CSR penting agar pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengetahui secara jelas kontribusi perusahaan terhadap pembangunan di daerah. Menurut Sutami, berbagai program CSR yang dijalankan […]

  • Kios Penyeimbang Bukan Kompetitor Pedagang

    Kios Penyeimbang Bukan Kompetitor Pedagang

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Adanya kios penyeimbang harga bahan pokok di Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD), adalah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok. Sehingga masyarakat bisa mendapat harga normal atau standar sesuai dengan yang ada di pasaran. “Jadi kios ini dihadirkan bukan untuk bersaing dengan pedagang di pasar ini. Justru membantu pedagang karena selain memperkuat stabilitas harga, juga […]

  • Anggota DPR RI Syafruddin Minta Pemerintah Tindak Tegas Aktivitas Tambang Ilegal Di Kaltim

    Anggota DPR RI Syafruddin Minta Pemerintah Tindak Tegas Aktivitas Tambang Ilegal Di Kaltim

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.551
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin menyoroti banyaknya titik aktivitas tambang ilegal yang tersebar pada kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sejak 2018 hingga 2024. Menurutnya tambang ilegal seperti tidak ada efek jera dan rasa takut akan hukum yang ada, para penambang ilegal ini terus melancarkan aksinya menggali dan mengangkut hasil batu bara […]

  • Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    Gas Melon Kembali Tersedia di Berau, Harga Melonjak hingga Rp45 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.909
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah sempat menghilang beberapa waktu lalu, LPG 3 kilogram atau gas melon mulai terlihat lagi di toko-toko pengecer di Kabupaten Berau. Namun, seperti biasanya, usai menghilang, harga jual gas melon ini melambung. “Tadi saya dapat harga Rp40 ribu, tapi ternyata pas beli lagi sudah di harga Rp45 ribu. Padahal biasanya hanya Rp30 […]

  • Bandara Sepinggan Terapkan Sistem Rebalancing untuk Atur Arus Penumpang

    Bandara Sepinggan Terapkan Sistem Rebalancing untuk Atur Arus Penumpang

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan melakukan penataan layanan penumpang dengan menerapkan sistem rebalancing pada area check-in. Langkah ini ditempuh untuk mengurai kepadatan dan memastikan distribusi penumpang lebih merata di dalam terminal. General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan sebelumnya proses check-in terpusat di area tertentu. Kini, […]

expand_less