Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

Pertamina Akan Distribusikan Gas LPG 3 Kilogram Non Subsidi

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
  • visibility 1.633
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Keluhan masyarakat terkait kesulitan mengangkut tabung LPG 5,5 kilogram (kg) yang dinilai terlalu berat, khususnya bagi pedagang keliling yang menggunakan kendaraan roda dua, akhirnya mendapatkan perhatian. Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina kini telah menyiapkan tabung gas LPG 3 kg non-subsidi yang lebih ringan dan praktis.

Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Hotlan, menjelaskan bahwa tabung LPG 3 kg non-subsidi ini sudah lama dihadirkan Pertamina, namun belum terdistribusi secara merata di masyarakat.

“Selama ini pedagang banyak saja yang mengaku siap menggunakan gas nonsubsidi, tapi pedagang kadang mengeluhkan sulitnya membawa tabung LPG 5,5 kilogram, terlalu berat katanya. Apalagi yang berjualan dengan kendaraan bermotor. Makanya para pedagang meminta alternatif tabung gas yang lebih ringan dan mudah dibawa,” ujarnya, Jumat (10/1/2025).

Menurut pihak Pertamina, meskipun LPG 3 kg non-subsidi sudah tersedia sejak lama, distribusinya belum merata di seluruh wilayah. Namun, saat ini upaya untuk memperkenalkan produk ini lebih luas sedang dilakukan. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat mengakses LPG dengan kemasan yang lebih praktis.

Tabung LPG 3 kg non-subsidi ini memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan LPG subsidi, dan kemasannya berwarna pink untuk membedakannya. Meskipun begitu, produk ini masih kurang dikenal di masyarakat yang sebagian besar lebih memilih LPG subsidi.

Salah satu solusi dari produk ini adalah mengurangi kesulitan yang dihadapi pedagang yang mengangkut LPG berukuran lebih besar, seperti 5,5 kg, yang lebih berat. Dengan kehadiran LPG 3 kg non-subsidi, diharapkan kebutuhan gas elpiji bagi masyarakat yang lebih mobile dan praktis dapat terpenuhi.

Masyarakat diminta untuk bersabar menunggu distribusi yang lebih luas, sementara harga pasti dari LPG 3 kg non-subsidi akan diinformasikan lebih lanjut.

“Tidak tahu kapan, tapi Pertamina pasti akan mendistribusikan gas tiga kilogram non subsidi di masyarakat untuk lebih mempermudah,” pungkasnya. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    RAPBD 2025 Disetujui di Angka Rp5,2 Triliun

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.223
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Setelah dipaparkan oleh Bupati Berau beberapa waktu lalu, kemudian dibahas bersama DPRD Berau dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2025 disepakati di angka Rp5,2 Triliun. Dalam kesepakatan RAPBD itu bisa dirincikan untuk pendapatan Rp4,7 Triliun lebih, belanja Rp5,2 Triliun, defisit di angka Rp488 Miliar […]

  • Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Tersangka Korupsi Dana Desa Rp780 Juta di Teluk Sumbang Belum Ditahan, Berkas Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa yang menjerat mantan Kepala Kampung Teluk Sumbang berinisial Km hingga kini belum menunjukkan kepastian hukum. Padahal, penetapan tersangka telah dilakukan sejak dua tahun lalu. Sejumlah warga mempertanyakan lambannya proses hukum tersebut. Mereka menilai tersangka masih bebas beraktivitas di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau. Seorang […]

  • Pemprov Kaltim Sebar Bantuan BBM Alsintan ke Kelompok Tani di 10 Kabupaten dan Kota

    Pemprov Kaltim Sebar Bantuan BBM Alsintan ke Kelompok Tani di 10 Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan bahan bakar minyak (BBM) kepada kelompok tani yang menggunakan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Bantuan tersebut ditujukan untuk memastikan operasional peralatan pertanian tetap berjalan, terutama saat petani menghadapi musim kemarau. Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, mengatakan bantuan BBM diberikan untuk […]

  • Hujan Mulai Redam Kebakaran di Berau, BPBD Kaltim Minta Warga Tetap Waspada

    Hujan Mulai Redam Kebakaran di Berau, BPBD Kaltim Minta Warga Tetap Waspada

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur mulai mereda pada Oktober 2026. Berkurangnya luas lahan terbakar terjadi seiring meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Berau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur mencatat luas kebakaran pada Oktober sekitar 1.223 hektare. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Agustus dan September, ketika luas […]

  • Bupati Berau Larang ASN Live Streaming dan Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja

    Bupati Berau Larang ASN Live Streaming dan Nongkrong di Kafe Saat Jam Kerja

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BERAU — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memperketat pembinaan dan penegakan disiplin aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Pegawai dilarang berada di kafe, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, hingga fasilitas kebugaran saat jam kerja tanpa alasan kedinasan yang sah. Ketentuan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Berau Nomor 800.1.6/811/BKPSDM-III/2026 tentang Pembinaan dan […]

  • Waspada Rip Current di Pantai Berau

    Waspada Rip Current di Pantai Berau

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pulau Derawan yang eksotis, Maratua dengan lagunanya yang menawan, hingga pantai-pantai di Biduk-Biduk—semua menjadi surga bagi wisatawan. Namun, di balik keindahan itu, tersimpan ancaman tersembunyi. Rip current atau arus balik. Fenomena alam ini bisa dengan cepat menyeret perenang ke tengah laut tanpa mereka sadari. Nofian Hidayat, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, […]

expand_less