Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » PPDB Sistem Zonasi Bakal Dihapuskan, Kadisdik Berau: Orangtua dan Murid Jadi Punya Pilihan 

PPDB Sistem Zonasi Bakal Dihapuskan, Kadisdik Berau: Orangtua dan Murid Jadi Punya Pilihan 

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
  • visibility 1.155
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Rencana penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diusulkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, pada 2025 mendatang, disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah.

Mardiatul menilai kebijakan ini sebagai langkah positif yang akan memberikan kebebasan lebih besar bagi masyarakat dalam menentukan sekolah yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Dalam wawancaranya dengan media, Mardiatul mengungkapkan dengan penghapusan sistem zonasi, masyarakat akan kembali memiliki hak penuh dalam memilih sekolah yang diinginkan. Hal ini pun dianggap dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, tanpa terhalang oleh batasan wilayah.

Keputusan untuk menghapus sistem zonasi, menurutnya akan mengembalikan prinsip dasar pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan dan pilihan orangtua. Sistem zonasi selama ini dianggap membatasi pilihan orangtua dan anak dalam memilih sekolah.

“Salah satu alasan utama di balik penghapusan sistem zonasi ini adalah banyaknya keluhan yang datang dari orangtua murid. Mereka menganggap sistem ini seringkali menyulitkan, karena anak-anak mereka tidak bisa mendaftar ke sekolah pilihan meskipun memiliki prestasi yang baik, hanya karena faktor jarak atau wilayah,” jelasnya.

Mardiatul juga berharap, dengan dihapusnya sistem zonasi, pemerintah dapat fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah, sehingga setiap sekolah bisa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memberikan pendidikan terbaik bagi semua siswa.

“Ini adalah kesempatan untuk merancang kebijakan yang lebih baik bagi pendidikan Indonesia ke depan,” tutup Mardiatul.

Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan meski sistem zonasi memiliki tujuan untuk pemerataan akses pendidikan, namun implementasinya tidak selalu berjalan dengan baik di seluruh daerah.

“Kami mendengar banyak keluhan terkait kesulitan yang dihadapi orangtua dan siswa. Untuk itu, kami berencana mengusulkan kepada kementerian terkait untuk menghapus sistem zonasi dan menggantinya dengan sistem yang lebih fleksibel dan adil,” tutupnya. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    TMP Tanjung Redeb Dipoles Jadi Ruang Edukatif Bernuansa Sejarah

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan anggaran sebesar Rp3,2 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk melanjutkan penataan kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) di Tanjung Redeb. Penataan ini bukan semata proyek fisik, melainkan menjadi upaya pemerintah daerah dalam merawat ingatan kolektif atas jasa para tokoh yang pernah mendedikasikan hidupnya untuk daerah, […]

  • Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    Inovasi “Kawan Baik” Antar Dinas Perikanan Berau Raih Peringkat Pertama KID 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 769
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menorehkan prestasi baru di ajang Kompetisi Inovasi Daerah (KID) 2025. Inovasi bertajuk “Kawan Baik” atau Kolaborasi Pengelolaan Udang Windu Berbasis Kawasan berhasil meraih peringkat pertama di tingkat kabupaten. Plt. Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, mengatakan capaian tersebut diumumkan pada 4 September 2025 melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan […]

  • Wagub Kaltim Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Rehabilitasi Aset Negara, Bukan Kepentingan Pribadi

    Wagub Kaltim Tegaskan Anggaran Rumah Jabatan untuk Rehabilitasi Aset Negara, Bukan Kepentingan Pribadi

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Wakil Gubernur Seno Aji memberikan penjelasan lanjutan mengenai anggaran fasilitas rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur setelah isu tersebut ramai diberitakan sejumlah media. Melalui sambungan telepon kepada wartawan pada Kamis, 2 April 2026, Seno mengatakan penjelasan sebelumnya belum disampaikan secara rinci karena keterbatasan waktu wawancara. “Saya merasa waktu yang tersedia terbatas sehingga belum […]

  • Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Harian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Indra Teguh, mengecam keras dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan seorang pria dengan mengatasnamakan profesi wartawan di Kabupaten Berau. Menurut Indra, tindakan memanfaatkan identitas wartawan untuk menekan, mengintimidasi, apalagi meminta sejumlah uang kepada narasumber atau masyarakat merupakan perbuatan yang mencoreng nama baik profesi jurnalistik […]

  • Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    Dana Pengembangan Pariwisata Berau Tidak Sesuai Harapan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.306
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Syamsiah Nawir, menyampaikan kekecewaannya terkait alokasi dana untuk pengembangan sektor pariwisata di Berau yang jauh dari harapan. Dalam keterangannya, Syamsiah mengungkapkan bahwa usulan dana sebesar Rp 60 miliar untuk pembangunan beberapa kawasan destinasi wisata yang diajukan berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan […]

  • Maratua Musik Festival 2026 Ditutup, Disbudpar Berau Dorong Event Jadi Pengungkit Pariwisata

    Maratua Musik Festival 2026 Ditutup, Disbudpar Berau Dorong Event Jadi Pengungkit Pariwisata

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    MARATUA – Rangkaian Maratua Musik Festival (M2F) 2026 resmi berakhir pada Sabtu malam, 4 Juli 2026. Penampilan penyanyi Stevan Pasaribu menjadi penutup festival yang berlangsung selama lima hari di Pulau Maratua. Pemerintah Kabupaten Berau menilai penyelenggaraan M2F menjadi bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata melalui perpaduan potensi alam dan hiburan. Festival ini diharapkan mampu memberikan […]

expand_less