Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Pria yang Tenggelam Saat Memancing di Sungai Kayan Ditemukan Meninggal

Pria yang Tenggelam Saat Memancing di Sungai Kayan Ditemukan Meninggal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 528
  • print Cetak

TANJUNG SELOR — Seorang pria yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat memancing di perairan Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ditemukan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama lebih dari dua hari.

Korban bernama Yosua Yulius, 40 tahun, ditemukan mengambang di Sungai Kayan di sekitar log pon penyeberangan Dermaga Lirung Butung, Desa Long Bia, Kecamatan Peso, pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 Wita.

Kepala Kepolisian Resor Kota Bulungan melalui Kasubsi PIDM Humas Aipda Hadi Purnomo membenarkan penemuan korban tersebut.

“Korban atas nama Yosua yang sebelumnya dilaporkan tenggelam telah ditemukan pada Kamis sekitar pukul 14.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia,” kata Hadi.

Menurut dia, penemuan jasad korban bermula dari laporan warga Desa Long Bia yang melihat sesosok mayat mengambang di pinggir Sungai Kayan, tidak jauh dari lokasi penyeberangan log pon di kawasan Lirung Butung.

Seorang saksi bernama Roni, 39 tahun, mengatakan saat itu ia hendak menyeberangkan mobil menggunakan log pon dari Desa Long Bia. Ketika tiba di kawasan Lirung Butung, ia melihat sesuatu mencurigakan di tepi sungai.

Setelah didekati, ia menyadari bahwa benda tersebut adalah sesosok mayat yang mengambang di pinggir sungai. Roni kemudian berteriak meminta bantuan kepada warga dan tim pencari di sekitar lokasi.

Mendapat laporan tersebut, personel Kepolisian Sektor Long Peso bersama warga menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Sekitar pukul 14.30 Wita, jenazah korban berhasil diangkat dari sungai.

Jenazah kemudian dibawa ke dermaga Long Bia menggunakan kantong jenazah. Setelah tiba di darat, korban dimandikan sebelum dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan oleh pihak keluarga.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian yang sama seperti saat dilaporkan hilang, yakni baju berwarna hitam dan celana pendek.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian. Berdasarkan hasil koordinasi dengan keluarga, peristiwa tersebut diterima sebagai musibah.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan visum luar maupun autopsi terhadap jenazah serta tidak akan menuntut pihak mana pun terkait kejadian tersebut.

Dengan ditemukannya korban, proses pencarian yang dilakukan aparat kepolisian bersama warga dinyatakan selesai. Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika memancing atau melakukan kegiatan di perairan dengan arus yang kuat.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hengkang dari PDI-P, Suriadi Labuhkan Dukungan ke Paslon 02 

    Hengkang dari PDI-P, Suriadi Labuhkan Dukungan ke Paslon 02 

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Setelah melayangkan surat pengunduran dirinya sebagai sekretaris DPC PDI Perjuangan Berau, nama Suriadi Marzuki pun menjadi perbincangan. Pasalnya, selepas surat itu tersebar, disusul beredarnya video dimana dirinya mengatakan memberi dukungan untuk paslon 02 SraGam, dalam Pilkada 2024. Dalam video berdurasi singkat itu, Suriadi bersama relawan Tanjung Batu memegang spanduk SraGam, sembari menyebutkan […]

  • Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.914
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti persoalan yang masih dihadapi para nelayan di Berau, terutama terkait kelengkapan surat kapal pengantar hasil tangkapan ikan. Menurutnya permasalahan ini kerap menimbulkan kendala serius di lapangan dan berdampak pada berkurang pasokan ikan di daerah.   Gamalis menjelaskan, sebagian besar nelayan di Berau sebenarnya telah melengkapi dokumen kapal […]

  • Peredaran Narkoba di Berau Kian Mengkhawatirkan, Anak Muda Diringkus dengan BB 44,48 Gram

    Peredaran Narkoba di Berau Kian Mengkhawatirkan, Anak Muda Diringkus dengan BB 44,48 Gram

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 671
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu yang kian mengancam generasi muda. Di balik operasi tersebut, seorang pemuda berinisial ASD yang masih berusia 18 tahun kini harus menghadapi kenyataan pahit. Warga Jalan Pulau Semama, Tanjung Redeb, itu ditangkap dalam kondisi memegang bukti nyata satu bungkus […]

  • Residivis LPG Beraksi Lagi di Berau

    Residivis LPG Beraksi Lagi di Berau

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    BERAU — Kepolisian Resor Berau menangkap seorang pria berinisial MR, 58 tahun, yang diduga terlibat dalam pencurian tabung gas LPG di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tanjung Redeb. Penangkapan dilakukan oleh tim Satuan Reserse Kriminal pada Ahad, 12 April 2026, sekitar pukul 16.50 Wita. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Berau, Ajun Komisaris Polisi Jody Rahman, mengatakan […]

  • Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

    Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau resmi membentuk Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perempuan dalam menekan angka kemiskinan. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian perempuan melalui berbagai kegiatan ekonomi kreatif yang berbasis potensi lokal. Pemerintah Kabupaten Berau optimis bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan akan menciptakan kemandirian, yang berdampak […]

  • Usul Catin Wajib Ikut Pembinaan Pra-Nikah, Tekan Perceraian di Berau

    Usul Catin Wajib Ikut Pembinaan Pra-Nikah, Tekan Perceraian di Berau

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 875
    • 0Komentar

    BERAU — Fenomena perceraian di Bumi Batiwakkal kembali menjadi perhatian legislatif. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menilai tingginya angka perceraian—yang kerap dibarengi persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)—patut menjadi alarm bersama. Elita menilai salah satu langkah preventif yang bisa ditempuh adalah mewajibkan calon pengantin mengikuti pembinaan pranikah sebelum melangsungkan pernikahan. Menurutnya, kesiapan mental […]

expand_less