Program Pasar Murah Siap Digelar Usai APBD Perubahan Disahkan
- account_circle admin
- calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
- visibility 2.102
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mempercepat langkah pengendalian inflasi dengan memperluas jangkauan program pasar murah. Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) bersama Dinas Pangan akan berbagi tugas agar kegiatan itu dapat menjangkau seratus kampung di seluruh wilayah Berau.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuanita, mengatakan keterbatasan waktu membuat dua instansi tersebut harus membagi peran agar sasaran bisa tercapai. “Waktunya memang singkat, hanya sekitar satu setengah bulan. Karena itu kami berbagi wilayah dengan Dinas Pangan. Dengan cara ini, insya Allah 100 kampung bisa terjangkau,” ujar Eva, Jumat, 27 September 2025.
Menurut dia, Diskoperindag akan fokus melaksanakan gerakan pasar murah terutama di kampung-kampung yang jauh dari pusat kota. Skema yang diterapkan adalah menghadirkan harga kebutuhan pokok setara dengan harga di perkotaan melalui subsidi ongkos angkut.
“Artinya, masyarakat di kampung terjauh bisa membeli dengan harga yang sama seperti di kota, tanpa tambahan biaya transportasi,” kata Eva.
Pelaksanaan program tersebut akan dimulai setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan disahkan. “Setelah APBD diketok, insya Allah kami bisa segera bergerak, mudah-mudahan dalam waktu satu setengah bulan ke depan,” ucapnya.
Pemerintah daerah menargetkan pasar murah ini tidak hanya membantu masyarakat pedalaman dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menekan laju inflasi di tingkat lokal.
Langkah itu sejalan dengan instruksi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan stabilisasi harga. “Prinsipnya, kami ingin memastikan masyarakat bisa tenang menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok,” kata Eva.(*/)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar