Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

Sinergi Kuat, Desa Prima Siap Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau resmi membentuk Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perempuan dalam menekan angka kemiskinan. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian perempuan melalui berbagai kegiatan ekonomi kreatif yang berbasis potensi lokal.

Pemerintah Kabupaten Berau optimis bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan akan menciptakan kemandirian, yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Desa Prima diproyeksikan sebagai wadah bagi perempuan untuk berkreasi dan memanfaatkan potensi kampung masing-masing, sekaligus sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Ekonomi kreatif memiliki posisi strategis di Kabupaten Berau, terutama dengan posisinya yang dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujar Asisten I Setkab Berau, Hendratno, saat peresmian Desa Prima. Menurutnya, sektor ini tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan melalui pariwisata dan budaya Berau.

Dalam sambutannya, Hendratno menekankan pentingnya peran perempuan dalam pengembangan ekonomi kreatif. Ia berharap para peserta aktif berdiskusi dan mengamati setiap peluang yang ada untuk menciptakan produk-produk yang inovatif dan berkualitas.

“Saya berharap pembelajaran hari ini menjadi fondasi kuat bagi ibu-ibu dalam menciptakan produk ekonomi kreatif yang mampu bersaing di pasar,” kata Hendratno.

Desa Prima sendiri telah dibentuk di beberapa wilayah Berau, di antaranya Bunda-Bunda Kreatif (BBK) di Tanjung Redeb, Basuri Sambaliung, dan Maluang Gunung Tabur. Selain itu, ada juga kelompok Perempuan Terampil Mandiri di Lebanan Jaya, Bukit Makmur Segah, Sido Bangen Telai, Kampung Tanjung Batu Pulau Derawan, Manunggalan Jaya Biatan, serta di Kampung Biduk-Biduk dan Teluk Harapan Maratua.

Hendratno mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah agar selalu memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para perempuan di desa-desa tersebut. Dukungan yang berkesinambungan akan mendorong mereka untuk terus mengembangkan potensi yang ada dan meningkatkan kualitas produk mereka.

“Saya yakin dengan kerja sama yang baik, kita akan mampu membawa Berau menjadi lebih dikenal, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang datang,” tutup Hendratno.

Pemerintah Kabupaten Berau berharap Desa Prima menjadi pendorong kemajuan ekonomi daerah, dengan perempuan sebagai penggerak utama yang mampu membawa perubahan signifikan dalam perekonomian keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambah Pengalaman Tanding, 1 Atlit Catur Junior Bartanding di Balikpapan

    Tambah Pengalaman Tanding, 1 Atlit Catur Junior Bartanding di Balikpapan

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Balikpapan — Untuk terus mengembangkan bibit atlet pecatur. Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Berau mengirimkan 1 atlit untuk mengikuti turnamen catur di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (2/6/2023). Didampingi Ketua Percasi Berau, Fitrial Noor mengatakan, Al Asqalani mengikuti turnament catur di Kota Balikpapan salah satunya untuk lebih mengasah pengalaman tanding sekaligus mengukur sejauh mana […]

  • Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti aturan mengenai kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau yang dinilai masih menimbulkan multitafsir. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) yang menyebutkan porsi tenaga kerja lokal sebesar 80 persen. Menurut Dedy, meskipun angka tersebut tercantum dalam perda, penjabaran pada aturan turunannya […]

  • Milenial Tanya, Madri Pani Jawab: Pengembangan Bakat dan Tenaga Kerja Jadi Prioritas

    Milenial Tanya, Madri Pani Jawab: Pengembangan Bakat dan Tenaga Kerja Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Ratusan milenial dan gen Z hadir dalam acara tatap muka bersama Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) di Dapur Teras, Jalan Ponegoro, Tanjung Redeb, Selasa (8/10/2024) malam. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye MPAW menjelang Pilkada 2024. Kegiatan itu dihadiri sejumlah tokoh politik dari partai pengusung dan tim pemenangan MPAW. Dalam kegiatan […]

  • Olahraga Berau Harus Maju, Fasilitas Layak dan Jaminan Atlet Jadi Prioritas

    Olahraga Berau Harus Maju, Fasilitas Layak dan Jaminan Atlet Jadi Prioritas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    TANJUNG RESEB– Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Liliansyah, menyampaikan harapannya agar dunia olahraga di Berau semakin maju dan mampu mencetak atlet-atlet unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional. Dalam upaya tersebut, Liliansyah juga mengingatkan pentingnya kesejahteraan bagi para atlet agar mereka dapat fokus berlatih […]

  • Mulai 28 Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Punya Akun TikTok hingga Instagram

    Mulai 28 Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Punya Akun TikTok hingga Instagram

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang membatasi penggunaan sejumlah platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal mengatakan aturan tersebut mewajibkan penonaktifan akun milik […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 513
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

expand_less