Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » SK Terbit, Dinkes Berau Jamin Pembayaran Gaji Nakes yang Sempat Tersendat

SK Terbit, Dinkes Berau Jamin Pembayaran Gaji Nakes yang Sempat Tersendat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 541
  • print Cetak

BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memastikan gaji puluhan tenaga kesehatan honorer di RS Talisayan yang sempat tertunda akan segera dibayarkan. Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) penugasan khusus daerah pada April 2026.

Koordinator Penyusunan Program Dinkes Berau, Ratna Latif, mengatakan SK tersebut telah disahkan dan berlaku surut sejak Januari 2026. Dengan demikian, proses pembayaran gaji dapat segera dilakukan.

“SK sudah terbit dan penggajian bisa segera diproses. Berlaku sejak Januari,” kata Ratna, Senin, 13 April 2026.

Menurut dia, kebijakan ini mencakup sekitar 89 tenaga kesehatan honorer yang sebelumnya tidak terdaftar dalam basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN). Selain itu, lebih dari 100 tenaga kesehatan yang tidak lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga diakomodasi melalui skema tersebut.

Ratna menjelaskan, penugasan khusus daerah ini hanya berlaku bagi tenaga kesehatan, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2025. Tenaga nonkesehatan, seperti bidang administrasi atau teknologi informasi, tidak termasuk dalam kebijakan ini.

“Skema ini memang khusus untuk tenaga kesehatan,” ujarnya.

Proses pembayaran, kata dia, dilakukan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dengan pengajuan oleh masing-masing kepala fasilitas kesehatan sebagai kuasa pengguna anggaran.

Di sisi lain, Dinkes Berau tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) sebagai tindak lanjut dari kebijakan penugasan khusus daerah yang diatur oleh Kementerian Kesehatan. Penyusunan regulasi tersebut telah berjalan sejak awal April.

Pendataan tenaga kesehatan dilakukan oleh masing-masing fasilitas kesehatan sebelum diserahkan ke Dinkes untuk proses administrasi lebih lanjut.

Dengan terbitnya SK tersebut, Dinkes berharap persoalan keterlambatan pembayaran gaji yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir dapat segera terselesaikan dan tidak terulang. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Perlu Jalur Rumit Lagi, Speed Boat Berau–Tarakan Permudah Akses Kesehatan

    Tak Perlu Jalur Rumit Lagi, Speed Boat Berau–Tarakan Permudah Akses Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pelayaran perdana speed boat SRI EVA rute Berau–Tarakan resmi beroperasi pada Selasa, 17 Maret 2026. Peluncuran layanan ini digelar di Dermaga Sanggam, Tanjung Redeb, sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi laut antara Kabupaten Berau dan wilayah Kalimantan Utara. Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said menyampaikan apresiasi kepada operator dan pihak terkait atas terealisasinya layanan […]

  • Titik Panas Berau Turun Signifikan, Menhut Minta Pengawasan Karhutla Jangan Kendur

    Titik Panas Berau Turun Signifikan, Menhut Minta Pengawasan Karhutla Jangan Kendur

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BERAU — Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni meninjau Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Rabu, 26 Agustus 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapsiagaan penanganan karhutla di Berau sekaligus mengevaluasi kondisi terkini di lapangan. Kedatangan Raja Juli Antoni disambut jajaran Pemerintah […]

  • Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengimbau perbankan untuk memberikan kemudahan akses permodalan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Dikatakan Said, ketersediaan modal usaha menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan UMKM selain pelatihan dan promosi. “Saat ini, kondisi ekonomi masih belum stabil dengan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). […]

  • Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    Sedimentasi Drainase Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Banjir yang selalu terjadi pasca hujan deras di beberapa titik Kota Tanjung Redeb, mendapat perhatian khusus dari Anggota DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Menurutnya, banjir yang kerap terjadi hingga merendam rumah-rumah warga itu, terjadi akibat adanya sedimentasi pada drainase yang ada. Kemudian kapasitas drainase yang tidak mumpuni untuk menampung air hujan juga […]

  • IKN Ramai Dikunjungi Saat Lebaran, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Kawasan Nusantara

    IKN Ramai Dikunjungi Saat Lebaran, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Kawasan Nusantara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Nusantara – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menjadi magnet kunjungan masyarakat selama libur Lebaran 2026. Hingga Selasa (24/3/2026), tercatat sebanyak 143.126 pengunjung dan 30.544 kendaraan memasuki kawasan tersebut. Berdasarkan informasi dari Humas Otorita IKN, tingginya kunjungan didukung oleh semakin lengkapnya fasilitas serta beragam aktivitas yang tersedia, mulai dari ruang publik, pusat informasi, hingga wisata […]

  • Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan pentingnya pemetaan area pertanian di Bumi Batiwakkal sebagai langkah strategis dalam mengembangkan sektor pertanian dan memastikan keberlanjutan produksi pangan. Menurutnya, pemetaan ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan wilayah dengan potensi pertanian unggulan serta menghindari ketergantungan pada satu komoditas. “Harus ada satu program pemetaan terkait area pertanian […]

expand_less