Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Sutami: Warga Pulau Derawan Terbebani Biaya Tambat Kapal yang Tinggi

Sutami: Warga Pulau Derawan Terbebani Biaya Tambat Kapal yang Tinggi

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
  • visibility 869
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Masyarakat Kampung Pulau Derawan kembali menyuarakan aspirasi mereka terkait pembangunan Pelabuhan Tambat di Tanjung Redeb. Pelabuhan ini dinilai krusial sebagai akses utama distribusi bahan pangan, sembako, serta kebutuhan pokok lainnya ke Pulau Derawan dan Kecamatan Maratua.

Anggota DPRD Berau, Sutami, mengungkapkan bahwa kebutuhan akan pelabuhan khusus untuk tambat kapal sudah lama diusulkan warga, tetapi hingga kini belum terealisasi. Saat ini, masyarakat harus menggunakan pelabuhan di daerah yang lebih jauh seperti Limunjan dan Bujangga, yang berdampak pada meningkatnya biaya distribusi.

“Mereka tidak bisa sembarangan menggunakan pelabuhan yang ada karena ada aturan pembatasan. Akibatnya, mereka harus mencari pelabuhan lain yang lebih jauh dan dikenakan biaya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta untuk sekali tambat. Ini tentu sangat memberatkan,” ujar Sutami.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Tambat harus menjadi prioritas guna menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok ke Pulau Derawan dan Maratua. Meskipun saat ini telah tersedia dermaga di Taman Sanggam untuk penyeberangan masyarakat, fasilitas tersebut belum dirancang untuk angkutan barang dalam skala besar.

“Pemerintah harus segera mencari solusi konkret. Jika akses distribusi tidak dipermudah, bagaimana kita bisa menjamin ketersediaan pangan di sana?” kata Sutami. “Saya juga mendengar ada rencana penentuan titik lokasi untuk Pelabuhan Tambat, tetapi ini harus dikawal agar benar-benar terealisasi.”

Selain itu, Sutami mengingatkan bahwa jika pelabuhan ini nantinya dikelola untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka skema pengelolaannya harus dirancang agar tidak membebani masyarakat.

“Kalaupun ada target PAD dari pelabuhan ini, regulasinya harus dibuat agar tetap berpihak kepada rakyat. Jangan sampai kebijakan yang seharusnya membantu justru malah memberatkan,” tandasnya.

Masyarakat Pulau Derawan berharap agar pemerintah segera mengambil langkah nyata guna merealisasikan pembangunan Pelabuhan Tambat. Mereka menilai, keberadaan pelabuhan ini bukan hanya akan memperlancar distribusi logistik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi tantangan besar dalam akses transportasi laut. (*/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Berau Desak Percepatan Produksi Perikanan Target 35 Ribu Ton Per Tahun Dinilai Harus Dikejar dengan Strategi Hulu–Hilir

    DPRD Berau Desak Percepatan Produksi Perikanan Target 35 Ribu Ton Per Tahun Dinilai Harus Dikejar dengan Strategi Hulu–Hilir

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, menyoroti capaian produksi ikan semester pertama 2025 yang baru menyentuh 13 ribu ton lebih dari target 35 ribu ton per tahun. Angka itu disebut menjadi tanda penting bagi pemerintah daerah, khususnya Dinas Perikanan, untuk bergerak lebih agresif pada semester berikutnya. “Kalau ingin target tercapai di akhir […]

  • Satpol PP Tertibkan Area Jualan Liar

    Satpol PP Tertibkan Area Jualan Liar

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berhasil menertibkan kios liar yang berdiri dikawasan zona merah dijalan sepanjang jalan khususnya wilayah Tanjung Redeb hingga Pasar Sanggam Adji Dilayas. Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Robani, menerangkan bahwa pemerintah tidak melarang kegiatan berjualan tersebut, namun menghimbau agar masyarakat memperhatikan kategori zonanya. “masyarakat perlu […]

  • Pulau Maratua Makin Terjangkau, Penerbangan Perintis 2025 Kembali Mengudara

    Pulau Maratua Makin Terjangkau, Penerbangan Perintis 2025 Kembali Mengudara

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau resmi mengumumkan jadwal penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis penumpang untuk tahun 2025. Penerbangan ini akan dilayani oleh PT Smart Cakrawala Aviation, sebagai bagian dari komitmen pemerintah meningkatkan konektivitas wilayah terpencil, khususnya di Kalimantan Timur. Rute dan Jadwal Rute […]

  • Sri Juniarsih Ingatkan Pegawai Pemkab: Hilangkan Ego, Utamakan Kepentingan Masyarakat

    Sri Juniarsih Ingatkan Pegawai Pemkab: Hilangkan Ego, Utamakan Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8.946
    • 0Komentar
  • Kompak dan Solid, Matador's Perjuangan Siap Gerakkan Seluruh Anggota Menangkan SraGam

    Kompak dan Solid, Matador’s Perjuangan Siap Gerakkan Seluruh Anggota Menangkan SraGam

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 775
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam), semakin kuat menjelang Pilkada Berau 2024. Kali ini, dukungan datang dari Organisasi Masyarakat Matador’s Perjuangan yang secara resmi mendeklarasikan diri mendukung pemenangan pasangan SraGam pada Minggu, 10 November 2024, di sekretariat bersama (Sekber) pemenangan […]

  • Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

    Cegah Konflik Lahan dan Banjir, Pemkab Berau Matangkan Tata Ruang Tanjung Redeb Timur

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mematangkan arah pengembangan kawasan Tanjung Redeb Timur. Melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang atau RDTR, kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu penyangga perkembangan ibu kota kabupaten, sekaligus ruang baru bagi permukiman, perdagangan, jasa, dan investasi. Pembahasan itu mengemuka dalam Konsultasi Publik RDTR yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang […]

expand_less