Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Tak Perlu Khawatir Kehabisan Tunai, Pulau Derawan Maksimalkan QRIS

Tak Perlu Khawatir Kehabisan Tunai, Pulau Derawan Maksimalkan QRIS

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 23 Des 2024
  • visibility 1.108
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Seiring dengan maraknya penggunaan transaksi digital di Indonesia, Kabupaten Berau, khususnya Pulau Derawan, kini turut mengikuti perkembangan tersebut. Sebagai salah satu desa wisata yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dan meraih juara ketiga dalam kategori digital, Pulau Derawan terus berinovasi guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Salah satu langkah signifikan yang diambil adalah penerapan sistem pembayaran berbasis digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kepala Kampung Pulau Derawan, Indra Mahardika, menjelaskan bahwa penerapan QRIS di Pulau Derawan bukan hanya sebagai alat pembayaran yang efisien, tetapi juga bertujuan untuk memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha mikro di sana.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan seluruh pelaku usaha di Pulau Derawan dan mewajibkan mereka untuk menggunakan QRIS dalam setiap transaksi. Selain mempermudah transaksi, QRIS juga semakin memperluas jangkauan pasar mereka,” ujar Indra, beberapa waktu lalu.

Dengan adanya QRIS, wisatawan yang berkunjung tidak perlu lagi khawatir kehabisan uang tunai saat berbelanja. Mereka cukup menggunakan ponsel pintar untuk melakukan pembayaran dengan cara yang lebih praktis dan efisien. “Sistem pembayaran non-tunai ini diharapkan dapat mengurangi peredaran uang tunai di Pulau Derawan, seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan yang datang setiap tahun, baik wisatawan lokal maupun internasional,” tambahnya.

Pada awalnya, QRIS hanya dapat digunakan untuk transaksi dalam negeri. Namun, kini sistem ini telah diperluas dan dapat digunakan di beberapa negara lain, sehingga semakin memudahkan pelancong asing untuk melakukan pembayaran tanpa harus menukarkan uang fisik.

Langkah ini mendapat respon positif dari wisatawan yang mengunjungi Pulau Derawan. Ayu Wandira, seorang wisatawan asal Tarakan, mengungkapkan kemudahan yang dirasakannya sejak QRIS diterapkan.

“Sebelum ada QRIS, jika kehabisan uang tunai, saya harus mencari ATM. Biasanya, di daerah terpencil seperti kampung, ATM terbatas, dan jika ada pun seringkali antre. Sekarang, dengan QRIS, saya bisa langsung membayar belanjaan oleh-oleh dengan cepat,” ujar Ayu.

Dengan langkah digitalisasi ini, Pulau Derawan semakin memantapkan posisinya sebagai destinasi wisata yang modern dan memudahkan para wisatawan dalam bertransaksi. Pemerintah Kampung Pulau Derawan berharap bahwa sistem pembayaran QRIS ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan pengalaman wisatawan selama berkunjung ke pulau yang terkenal dengan keindahan alamnya ini.(m)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Siapkan Rp5 Miliar untuk Promosi Pariwisata Internasional

    Berau Siapkan Rp5 Miliar untuk Promosi Pariwisata Internasional

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.383
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sektor pariwisata di Kabupaten Berau saat ini tengah gencar dipromosikan. Pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk mendukung program promosi pariwisata, yang ditargetkan bisa menembus pasar internasional. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menyusun strategi khusus untuk meningkatkan daya tarik wisata Berau, […]

  • DPRD Dorong Gebrakan Baru UMKM Berau: Bukan Hanya Modal, Tapi Inovasi & Digitalisasi Usaha Daerah

    DPRD Dorong Gebrakan Baru UMKM Berau: Bukan Hanya Modal, Tapi Inovasi & Digitalisasi Usaha Daerah

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di banyak sudut Berau, dari industri rumahan hingga usaha olahan makanan, UMKM berdiri sebagai denyut usaha masyarakat. Mereka membuka pintu kerja, menjaga perputaran belanja harian, dan menjadi sandaran ekonomi keluarga. Namun bagi Suriansyah, Anggota Komisi II DPRD Berau, sektor ini belum diberi ruang akselerasi yang cukup besar. Ia berharap pemerintah tidak berhenti […]

  • FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    FGD Penyusunan Dokumen Rencana Pengentasan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Kabupaten Berau

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 730
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan berkelanjutan di Gedung Ruang Rapat RKPD Bapelitbang. Rabu, (13/11/2024). Kabupaten Berau memiliki potensi dalam pengembangan Ekonomi dan Lingkungan yang berkelanjutan. Dimana Berau memiliki kontribusi PAD terbesar adalah dari sektor pertambangan yang mengacu pada pembangunan SDG’s. Kepala Bapelitbang, […]

  • Bupati Berau Tegaskan Rumah Sakit 24 Jam Harus Layani Pasien Secara Maksimal

    Bupati Berau Tegaskan Rumah Sakit 24 Jam Harus Layani Pasien Secara Maksimal

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan seluruh rumah sakit di Kabupaten Berau yang telah ditetapkan beroperasi selama 24 jam wajib memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya pada Kamis (08/01), menyusul masih adanya keluhan terkait pelayanan rumah sakit yang dinilai belum optimal. “Saya tidak mau lagi mendengar ada rumah […]

  • Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    Kasus Dugaan Pelecehan Perawat di RSUD Soemarno Diproses Polisi, Manajemen Tunggu Hasil Hukum

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 607
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Bulungan, dr. Widodo DS, Sp.Jp, angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan terhadap seorang perawat yang belakangan viral di media sosial. Widodo menegaskan manajemen rumah sakit berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana kerja yang aman […]

  • Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut. […]

expand_less