Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 1.067
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Wendy Lie Jaya, mantan anggota DPRD Kabupaten Berau periode 2019-2024, tengah menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk keluar dari Partai Nasdem. Keputusan ini membuatnya dianggap oleh sebagian pihak sebagai pengkhianat atau bahkan sebagai “kutu loncat”. Namun, Wendy, yang kini lebih dikenal dengan sapaan akrabnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai langkah politik yang diambilnya.

Dalam wawancara eksklusif pada Kamis (12/9/2024), Wendy menjelaskan bahwa keputusan untuk keluar dari Partai Nasdem merupakan keputusan politik yang diambil berdasarkan pertimbangan prinsip dan semangat berorganisasi yang tidak lagi sejalan.

“Keputusan ini semata-mata keputusan politik. Ketika semangat dalam berorganisasi sudah tidak sejalan, tentunya jalannya menjadi tidak nyaman. Saya memiliki pola pikir dan prinsip yang berbeda,” ujarnya.

Wendy menggarisbawahi bahwa selama ini dirinya selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Keterlibatan dalam organisasi harus berbicara tentang kemaslahatan masyarakat. Itulah dasar utama keputusan saya untuk keluar dari Partai Nasdem. Tidak ada kepentingan pribadi yang terlibat; yang kita utamakan adalah kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Yang mengejutkan, setelah Wendy mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Nasdem, muncul surat susulan pengunduran diri dari pengurus partai di tingkat kecamatan. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Wendy mengonfirmasi bahwa pengurus kecamatan dan ranting yang turut keluar dari partai merupakan keputusan mereka sendiri.

“Begitu saya keluar dari Nasdem, pengurus kecamatan dan ranting juga ikut keluar. Itu adalah inisiatif mereka sendiri, bukan karena saya memerintahkan mereka. Mungkin mereka juga merasa tidak sejalan dengan prinsip berorganisasi yang ada,” katanya.

Dalam Pilkada November 2024 mendatang, Wendy memilih untuk mendukung pasangan calon petahana. Langkah ini dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap visi dan misi yang sesuai dengan prinsip dan pemikirannya mengenai kemaslahatan masyarakat.

Dengan langkah yang diambil Wendy Lie Jaya, publik di Kabupaten Berau kini menantikan bagaimana dinamika politik di daerah tersebut akan berkembang menjelang Pilkada mendatang. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    KKP Antisipasi Terebutnya Wilayah Kedaulatan, Dua Resor di Maratua Disegel

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Maratua – Pemeriksaan resor tak berizin atau yang izinnya kadaluwarsa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (19/9/2024), menemukan dua resor yang bermasalah terkait administrasi. Dikutip dari tempo.co, KKP menyegel dua resor milik asing yakni di Pulau Maratua dan Pulau Nabucco. Resor yang berada di Pulau Maratua dikelola oleh PT MID dan tidak memiliki […]

  • KPU Berau Pastikan Hak Pilih Petugas Medis di RSUD Abdul Rivai Tersalurkan

    KPU Berau Pastikan Hak Pilih Petugas Medis di RSUD Abdul Rivai Tersalurkan

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 745
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Berau tengah mempersiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) keliling di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai pada 27 November 2024 mendatang. Langkah ini diambil untuk mengakomodir pemilih yang merupakan tenaga medis maupun pegawai RSUD Abdul Rivai yang akan bertugas pada hari H pemilihan. Ketua KPU Berau, Budi Harianto, […]

  • DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    DPRD Berau Dorong Pemkab Perkuat Mitigasi Bencana

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 315
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Potensi peningkatan curah hujan dalam beberapa waktu mendatang kembali memunculkan kekhawatiran terhadap ancaman banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Berau. Kondisi ini membuat upaya kesiapsiagaan pemerintah daerah menjadi sorotan, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam memperkuat langkah mitigasi sejak dini. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menilai bahwa penanganan banjir […]

  • Sri Juniarsih Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim, Rudy Mas’ud Tekankan Sinergi Penegakan Hukum

    Sri Juniarsih Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim, Rudy Mas’ud Tekankan Sinergi Penegakan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dari Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H. kepada Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. di Lamin Etam, Samarinda, Jumat malam, (14/8). Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Kaltim itu menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melepas Supardi sekaligus menyambut Chatarina Muliana […]

  • Serapan Anggaran Ditarget 100 Persen, Pemkab Berau Dorong Pemerataan Pembangunan dari Kampung hingga Kawasan Produktif

    Serapan Anggaran Ditarget 100 Persen, Pemkab Berau Dorong Pemerataan Pembangunan dari Kampung hingga Kawasan Produktif

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau optimistis penyerapan anggaran tahun ini akan menyentuh 100 persen pada akhir periode. Meski realisasi sementara berada di angka sekitar 60 persen, Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan tidak ada anggaran yang mandek maupun program yang tertunda. Dana yang masih tersimpan di bank, ujar Sri, merupakan alokasi yang menunggu penyelesaian progres […]

  • Bupati Berau Minta Pengawasan Maratua Diperketat Usai Aktivitas Perburuan Biota Dilindungi

    Bupati Berau Minta Pengawasan Maratua Diperketat Usai Aktivitas Perburuan Biota Dilindungi

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta pengawasan di perairan Maratua diperketat setelah aktivitas wisatawan yang diduga memburu biota laut dilindungi di sekitar salah satu resort menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah Kabupaten Berau menilai aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem laut tidak dapat dibiarkan, terlebih Maratua merupakan kawasan wisata bahari unggulan yang mengandalkan kelestarian alam […]

expand_less