Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 1.100
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Wendy Lie Jaya, mantan anggota DPRD Kabupaten Berau periode 2019-2024, tengah menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk keluar dari Partai Nasdem. Keputusan ini membuatnya dianggap oleh sebagian pihak sebagai pengkhianat atau bahkan sebagai “kutu loncat”. Namun, Wendy, yang kini lebih dikenal dengan sapaan akrabnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai langkah politik yang diambilnya.

Dalam wawancara eksklusif pada Kamis (12/9/2024), Wendy menjelaskan bahwa keputusan untuk keluar dari Partai Nasdem merupakan keputusan politik yang diambil berdasarkan pertimbangan prinsip dan semangat berorganisasi yang tidak lagi sejalan.

“Keputusan ini semata-mata keputusan politik. Ketika semangat dalam berorganisasi sudah tidak sejalan, tentunya jalannya menjadi tidak nyaman. Saya memiliki pola pikir dan prinsip yang berbeda,” ujarnya.

Wendy menggarisbawahi bahwa selama ini dirinya selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Keterlibatan dalam organisasi harus berbicara tentang kemaslahatan masyarakat. Itulah dasar utama keputusan saya untuk keluar dari Partai Nasdem. Tidak ada kepentingan pribadi yang terlibat; yang kita utamakan adalah kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Yang mengejutkan, setelah Wendy mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Nasdem, muncul surat susulan pengunduran diri dari pengurus partai di tingkat kecamatan. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Wendy mengonfirmasi bahwa pengurus kecamatan dan ranting yang turut keluar dari partai merupakan keputusan mereka sendiri.

“Begitu saya keluar dari Nasdem, pengurus kecamatan dan ranting juga ikut keluar. Itu adalah inisiatif mereka sendiri, bukan karena saya memerintahkan mereka. Mungkin mereka juga merasa tidak sejalan dengan prinsip berorganisasi yang ada,” katanya.

Dalam Pilkada November 2024 mendatang, Wendy memilih untuk mendukung pasangan calon petahana. Langkah ini dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap visi dan misi yang sesuai dengan prinsip dan pemikirannya mengenai kemaslahatan masyarakat.

Dengan langkah yang diambil Wendy Lie Jaya, publik di Kabupaten Berau kini menantikan bagaimana dinamika politik di daerah tersebut akan berkembang menjelang Pilkada mendatang. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    Dinkes Berau Wajibkan Penjamah Makanan Ikut Pelatihan Khusus

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 888
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memperketat pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa. Dua instansi, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pangan, kini mengambil langkah tegas dengan menekankan standar ketat bagi penyedia makanan. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menuturkan setiap Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) diwajibkan […]

  • Temukan Kakam Tak Netral, Bawaslu Berau Desak DPMK Menindaklanjuti Rekomendasi Sesuai Aturan

    Temukan Kakam Tak Netral, Bawaslu Berau Desak DPMK Menindaklanjuti Rekomendasi Sesuai Aturan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 775
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau mengingatkan seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau untuk mematuhi aturan terkait netralitas kepala kampung dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menghadapi Pilkada 2024. Hal ini disampaikan oleh Natalis Lapang Wada, Anggota Bawaslu Berau, Jumat (1/11/2024).

  • Drainase Mampet, Lurah & Warga Langsung Bertindak

    Drainase Mampet, Lurah & Warga Langsung Bertindak

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 825
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Kondisi Jalan H.A.R.M Ayoeb di Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, jalan tersebut kerap tergenang air usai hujan, diperparah dengan sedimentasi yang menumpuk di tengah jalan. Akibatnya, pengendara, terutama pengguna roda dua, kesulitan melintas. Merespons keluhan tersebut, Lurah Gunung Tabur, Achmad Rizali, bersama personel TNI-Polri, pihak Kecamatan Gunung Tabur […]

  • Berau Perkuat Daya Tahan Petani Kakao dengan Kebun Percontohan 4 Hektare

    Berau Perkuat Daya Tahan Petani Kakao dengan Kebun Percontohan 4 Hektare

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 604
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan terus mendorong ketahanan komoditas kakao dengan memberikan dukungan langsung kepada petani. Di tengah tekanan harga dan tantangan iklim. ‎Kadisbun Berau, Lita Handini, menegaskan bahwa pihaknya kini lebih fokus pada peningkatan kemampuan dan kepercayaan petani dalam mengelola kebun. ‎Ia menambahkan hama, perawatan intensif, hingga ancaman banjir menjadi tantangan tersendiri yangmembuat sebagian […]

  • Lebih dari 100 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Imbauan BMKG

    Lebih dari 100 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Ini Imbauan BMKG

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan memperingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kekeringan akibat musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung hingga September bahkan awal Oktober. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kukuh […]

  • Rukyat Hilal Nihil Hasil, PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H pada Rabu 17 Juni

    Rukyat Hilal Nihil Hasil, PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H pada Rabu 17 Juni

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta – Ada perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H antara pemerintah, Muhammadiyah, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di mana PBNU menetapkan 1 Muharram jatuh pada Rabu (17/6/2026) besok. Namun, libur nasional memperingati Tahun Baru Hijriah atau 1 Muharram masih jatuh pada Selasa (16/6/2026) hari ini. Berdasarkan situs resmi NU dan akun Instagram resmi Lembaga […]

expand_less