Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 1.028
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Wendy Lie Jaya, mantan anggota DPRD Kabupaten Berau periode 2019-2024, tengah menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk keluar dari Partai Nasdem. Keputusan ini membuatnya dianggap oleh sebagian pihak sebagai pengkhianat atau bahkan sebagai “kutu loncat”. Namun, Wendy, yang kini lebih dikenal dengan sapaan akrabnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai langkah politik yang diambilnya.

Dalam wawancara eksklusif pada Kamis (12/9/2024), Wendy menjelaskan bahwa keputusan untuk keluar dari Partai Nasdem merupakan keputusan politik yang diambil berdasarkan pertimbangan prinsip dan semangat berorganisasi yang tidak lagi sejalan.

“Keputusan ini semata-mata keputusan politik. Ketika semangat dalam berorganisasi sudah tidak sejalan, tentunya jalannya menjadi tidak nyaman. Saya memiliki pola pikir dan prinsip yang berbeda,” ujarnya.

Wendy menggarisbawahi bahwa selama ini dirinya selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Keterlibatan dalam organisasi harus berbicara tentang kemaslahatan masyarakat. Itulah dasar utama keputusan saya untuk keluar dari Partai Nasdem. Tidak ada kepentingan pribadi yang terlibat; yang kita utamakan adalah kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Yang mengejutkan, setelah Wendy mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Nasdem, muncul surat susulan pengunduran diri dari pengurus partai di tingkat kecamatan. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Wendy mengonfirmasi bahwa pengurus kecamatan dan ranting yang turut keluar dari partai merupakan keputusan mereka sendiri.

“Begitu saya keluar dari Nasdem, pengurus kecamatan dan ranting juga ikut keluar. Itu adalah inisiatif mereka sendiri, bukan karena saya memerintahkan mereka. Mungkin mereka juga merasa tidak sejalan dengan prinsip berorganisasi yang ada,” katanya.

Dalam Pilkada November 2024 mendatang, Wendy memilih untuk mendukung pasangan calon petahana. Langkah ini dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap visi dan misi yang sesuai dengan prinsip dan pemikirannya mengenai kemaslahatan masyarakat.

Dengan langkah yang diambil Wendy Lie Jaya, publik di Kabupaten Berau kini menantikan bagaimana dinamika politik di daerah tersebut akan berkembang menjelang Pilkada mendatang. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • kapolresta Samarinda Kombespol Hendri umar saat mengunjungi posko aksi (dok.ist)

    Jelang Aksi 21 April, Polisi dan APM Kaltim Sepakat Jaga Demo Tetap Damai

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Menjelang rencana aksi penyampaian aspirasi pada 21 April 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Timur menjadi perhatian bersama. Aparat kepolisian bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kaltim mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung. Kapolresta Samarinda, Hendri Umar, menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi […]

  • Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    Tari di Tangan Anak Muda: Berau Menjaga Budaya Lewat Ruang Belajar dan Panggung Kecil Sekolah

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Di tengah dunia yang bergerak cepat mengikuti teknologi, ada pemandangan yang menenangkan ketika anak-anak sekolah berdiri di panggung pemerintah daerah, melenturkan tangan, memutar tubuh, dan menghafal gerakan tarian tradisi. Mereka membawakan Bajau Berau Dayak atau tarian Babada, bukan sekadar tampil, tetapi menghidupkan kembali identitas yang telah diwariskan turun-temurun di Bumi Batiwakkal. Wakil […]

  • Peta Politik Berau Bisa Berubah pada 2029

    Peta Politik Berau Bisa Berubah pada 2029

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BERAU – Peta pertarungan politik di Kabupaten Berau berpeluang berubah pada Pemilu 2029. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Berau telah menyusun simulasi pembagian wilayah menjadi lima daerah pemilihan atau dapil, dari empat dapil yang digunakan pada Pemilu 2024. Perubahan itu berpotensi berjalan beriringan dengan bertambahnya jumlah kursi DPRD Berau. Pertumbuhan penduduk yang telah menembus lebih dari […]

  • Bupati Berau Sebut Peresmian Koperasi Merah Putih Hanya Menunggu Waktu

    Bupati Berau Sebut Peresmian Koperasi Merah Putih Hanya Menunggu Waktu

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan saat ini pemerintah tengah memprioritaskan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari agenda nasional. Kabupaten Berau termasuk dalam wilayah yang akan segera meresmikan koperasi tersebut. “Koperasi ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan UMKM serta meningkatkan daya saing mereka secara signifikan,” kata Sri Juniarsih dalam agenda peringatan Harkopnas, beberapa […]

  • Pjs Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Moralitas dan Budaya Malu dalam Pemberantasan Korupsi

    Pjs Bupati Berau Tegaskan Pentingnya Moralitas dan Budaya Malu dalam Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 634
    • 0Komentar

     Tanjung Redeb – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Pemerintah Kabupaten Berau melalui Inspektorat Daerah menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Road to Harkodia yang telah menyambangi 13 kecamatan di Kabupaten Berau, termasuk tiga kampung yang telah ditetapkan sebagai Kampung Anti Korupsi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen dalam pemberantasan korupsi di berbagai lapisan […]

  • Gas LPG Langka di Berau: Keterlambatan dan Kerusakan Kapal Jadi Penyebab

    Gas LPG Langka di Berau: Keterlambatan dan Kerusakan Kapal Jadi Penyebab

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.267
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kelangkaan gas LPG 3 kg di sejumlah daerah, terutama di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, telah memicu kepanikan di kalangan masyarakat yang sangat bergantung pada komoditas ini untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Fenomena ini telah menciptakan keresahan, mengingat LPG merupakan sumber energi yang esensial bagi banyak rumah tangga. Aswan, Pengawas Lapangan Jobber Berau, menjelaskan […]

expand_less