Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

Wendy Lie Jaya Buka Suara Soal Keluar dari Nasdem

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
  • visibility 1.088
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Wendy Lie Jaya, mantan anggota DPRD Kabupaten Berau periode 2019-2024, tengah menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk keluar dari Partai Nasdem. Keputusan ini membuatnya dianggap oleh sebagian pihak sebagai pengkhianat atau bahkan sebagai “kutu loncat”. Namun, Wendy, yang kini lebih dikenal dengan sapaan akrabnya, memberikan penjelasan mendalam mengenai langkah politik yang diambilnya.

Dalam wawancara eksklusif pada Kamis (12/9/2024), Wendy menjelaskan bahwa keputusan untuk keluar dari Partai Nasdem merupakan keputusan politik yang diambil berdasarkan pertimbangan prinsip dan semangat berorganisasi yang tidak lagi sejalan.

“Keputusan ini semata-mata keputusan politik. Ketika semangat dalam berorganisasi sudah tidak sejalan, tentunya jalannya menjadi tidak nyaman. Saya memiliki pola pikir dan prinsip yang berbeda,” ujarnya.

Wendy menggarisbawahi bahwa selama ini dirinya selalu berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Keterlibatan dalam organisasi harus berbicara tentang kemaslahatan masyarakat. Itulah dasar utama keputusan saya untuk keluar dari Partai Nasdem. Tidak ada kepentingan pribadi yang terlibat; yang kita utamakan adalah kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Yang mengejutkan, setelah Wendy mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Nasdem, muncul surat susulan pengunduran diri dari pengurus partai di tingkat kecamatan. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Wendy mengonfirmasi bahwa pengurus kecamatan dan ranting yang turut keluar dari partai merupakan keputusan mereka sendiri.

“Begitu saya keluar dari Nasdem, pengurus kecamatan dan ranting juga ikut keluar. Itu adalah inisiatif mereka sendiri, bukan karena saya memerintahkan mereka. Mungkin mereka juga merasa tidak sejalan dengan prinsip berorganisasi yang ada,” katanya.

Dalam Pilkada November 2024 mendatang, Wendy memilih untuk mendukung pasangan calon petahana. Langkah ini dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap visi dan misi yang sesuai dengan prinsip dan pemikirannya mengenai kemaslahatan masyarakat.

Dengan langkah yang diambil Wendy Lie Jaya, publik di Kabupaten Berau kini menantikan bagaimana dinamika politik di daerah tersebut akan berkembang menjelang Pilkada mendatang. (Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusdi Masse Gantikan Sahroni di Komisi III

    Rusdi Masse Gantikan Sahroni di Komisi III

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 982
    • 0Komentar

    JAKARTA — Politikus Partai NasDem, Rusdi Masse Mappasessu, kini resmi menempati kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia ditunjuk menggantikan Ahmad Sahroni yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Penetapan dilakukan dalam rapat internal Komisi III DPR Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, (4/9/2025). Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad “Dengan ini, dalam […]

  • Pengadaan Ambulans Laut adalah Investasi untuk Masyarakat

    Pengadaan Ambulans Laut adalah Investasi untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.332
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Usulan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Maratua untuk pengadaan ambulans laut mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman. Menurutnya, fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Pulau Derawan dan Maratua. Sakirman menegaskan bahwa kondisi geografis Berau, yang memiliki banyak pulau berpenghuni, membuat transportasi medis […]

  • DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – DPRD Kabupaten Berau menyoroti kondisi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah pesisir Kecamatan Biatan yang dinilai masih kekurangan sumber daya, sekaligus belum jelasnya status sejumlah nakes yang masih berlabel relawan. Anggota Komisi I DPRD Berau Thamrin mengatakan persoalan tersebut tidak hanya terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga menyangkut kepastian status para relawan […]

  • Berau Raih Dua Penghargaan Arindama pada HUT ke-68 Kaltim

    Berau Raih Dua Penghargaan Arindama pada HUT ke-68 Kaltim

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 676
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Berau kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Berau berhasil meraih dua penghargaan Arindama, yang diberikan Pemerintah Provinsi Kaltim sebagai apresiasi atas keberhasilan pembangunan daerah. Penghargaan diserahkan oleh Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam upacara yang berlangsung di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, […]

  • DPRD Soroti Minimnya PJU di Pinggiran Tanjung Redeb, Warga Minta Tambahan Lampu Jalan

    DPRD Soroti Minimnya PJU di Pinggiran Tanjung Redeb, Warga Minta Tambahan Lampu Jalan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 462
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah pinggiran Kota Tanjung Redeb masih menjadi persoalan yang dirasakan warga. Jalan yang gelap pada malam hari dinilai tidak hanya menyulitkan pengendara, tetapi juga memunculkan kekhawatiran terhadap keamanan lingkungan sekitar. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengatakan keberadaan lampu jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar infrastruktur […]

  • Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya Dinas Perikanan, untuk bekerja lebih agresif mengejar target produksi ikan 35 ribu ton per tahun. Dorongan itu muncul setelah ia menelaah capaian semester pertama 2025 yang baru menyentuh 13.027,66 ton, atau belum mencapai separuh dari target tahunan. Menurut Nurung, angka tersebut seharusnya […]

expand_less