Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 434
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Keterbatasan ruang pelayanan menjadi kendala utama dalam pengembangan layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD dr. Abdul Rivai, Kabupaten Berau. Akibatnya, puluhan pasien masih harus mengantre untuk mendapatkan layanan meski sejumlah mesin cuci darah yang siap digunakan masih tersimpan di gudang.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan persoalan yang dihadapi rumah sakit saat ini bukan lagi terkait ketersediaan alat kesehatan maupun tenaga medis, melainkan kapasitas ruang pelayanan yang belum memadai untuk menampung tambahan unit hemodialisis.

Saat ini, RSUD dr. Abdul Rivai hanya mengoperasikan delapan mesin cuci darah. Padahal, rumah sakit masih memiliki beberapa mesin lain yang kondisinya baru dan siap digunakan. Namun, keterbatasan ruang membuat penambahan unit belum dapat dilakukan karena harus memenuhi standar pelayanan, termasuk pengaturan jarak antar tempat tidur pasien.

Menurut Gamalis, dukungan untuk meningkatkan kapasitas layanan sebenarnya telah tersedia. Selain memiliki tenaga kesehatan yang memadai, rumah sakit juga telah menjalin kerja sama operasional dan memperoleh dukungan tambahan peralatan. Namun seluruh rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena belum tersedianya ruang pelayanan yang sesuai.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Berau tengah menyiapkan pemanfaatan Gedung Walet yang berada di kawasan RSUD dr. Abdul Rivai. Gedung tersebut direncanakan menjadi lokasi relokasi sebagian layanan rumah sakit setelah sejumlah fasilitas pendukung selesai dipersiapkan.

Apabila rencana tersebut terealisasi, ruang yang saat ini digunakan untuk pelayanan lain dapat dialihfungsikan menjadi ruang hemodialisis baru. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mengurangi antrean pasien yang selama ini terjadi.

Data rumah sakit menunjukkan terdapat sekitar 50 pasien aktif yang rutin menjalani terapi cuci darah. Dengan kapasitas yang hanya tersedia pada delapan tempat tidur pelayanan, antrean pasien menjadi tantangan yang sulit dihindari.

Kondisi tersebut juga berdampak pada pasien gagal ginjal dari luar daerah yang sedang berada di Berau, baik untuk keperluan pekerjaan, kunjungan keluarga, maupun wisata. Keterbatasan slot pelayanan membuat rumah sakit tidak selalu mampu mengakomodasi kebutuhan pasien yang memerlukan terapi rutin selama berada di daerah tersebut.

Pemerintah daerah menilai penambahan ruang pelayanan menjadi langkah paling mendesak untuk memaksimalkan pemanfaatan alat kesehatan yang tersedia sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi pasien. Dengan tersedianya ruang baru, kapasitas pelayanan hemodialisis diharapkan dapat segera ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah. (adv/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rutan Tanjung Redeb Siapkan Remisi Khusus Idul Fitri bagi Warga Binaan

    Rutan Tanjung Redeb Siapkan Remisi Khusus Idul Fitri bagi Warga Binaan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Redeb menyiapkan program Remisi Khusus Idul Fitri bagi warga binaan pemasyarakatan yang memenuhi persyaratan. Program tersebut diberikan kepada narapidana beragama Islam menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Kepala Pengamanan Rutan Tanjung Redeb Danur mengatakan pemberian remisi merupakan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi […]

  • BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Otoritas Bandar Udara Wilayah VII mewaspadai potensi penurunan jarak pandang akibat asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah bandar udara di Kalimantan Tengah. Ancaman terutama muncul pada pagi hari ketika visibility berpotensi turun hingga berada di bawah batas minimum operasional penerbangan atau below minima. Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan […]

  • Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    Dinilai Membebani, Iccang Dorong Komunikasi Intensif Antara Guru dan Wali Murid Soal Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 774
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Berau menuai kritik dari orangtua murid. Banyak orangtua merasa terbebani dengan jumlah tugas yang harus diselesaikan oleh anak-anak mereka, yang membuat mereka juga ikut sibuk dalam mendampingi proses belajar di rumah. Anggota DPRD Berau, Ichsan Rapi mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi ini. Menurutnya, meskipun kurikulum ini […]

  • Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.458
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Pulau Maratua, surga tersembunyi di Kalimantan Timur, terancam abrasi yang kian mengganas. Bibir pantai di Kampung Teluk Harapan kini telah terkikis sejauh 1 kilometer, menelan daratan seluas 30 meter. Abrasi ini bukan hanya merenggut keindahan pulau, tetapi juga mengancam sumber air bersih bagi masyarakat. Kampung Teluk Harapan selama ini menjadi tumpuan bagi […]

  • Delapan Aturan Baru SPBU di Berau: Mobil Maksimal 25 Liter, Hotline Pengaduan Wajib Tersedia

    Delapan Aturan Baru SPBU di Berau: Mobil Maksimal 25 Liter, Hotline Pengaduan Wajib Tersedia

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan PT Pertamina Patra Niaga menetapkan sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan kelangkaan sekaligus mendorong pemerataan distribusi bahan bakar minyak atau BBM di Kabupaten Berau. Ketetapan bersama tersebut berlaku bagi SPBU dan Pertashop di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Salah satu poin yang menjadi perhatian […]

  • Dinas Perikanan Berau Batalkan Manutung Jukut 2026, Dialihkan ke Program Gemarikan

    Dinas Perikanan Berau Batalkan Manutung Jukut 2026, Dialihkan ke Program Gemarikan

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perikanan membatalkan pelaksanaan kegiatan Manutung Jukut Tahun 2026. Keputusan itu diambil menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering dan risiko kebakaran di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Pembatalan tersebut tertuang dalam surat Dinas Perikanan Kabupaten Berau Nomor 500.5.1/464/DISKAN tertanggal 18 Agustus 2026. Surat itu ditujukan kepada […]

expand_less