Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

Berau Mulai Ajarkan Bahasa Banua di SMP, SD Ditargetkan Menyusul pada 2027

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 491
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai menerapkan Bahasa Banua sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Peluncuran penerapan kurikulum muatan lokal Bahasa Banua dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kabupaten Berau, Kamis, 2 Juli 2026.

Program tersebut menjadi langkah pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan Bahasa Banua atau Bahasa Berau yang merupakan bagian dari identitas masyarakat Bumi Batiwakkal. Pemerintah menilai pelestarian bahasa daerah perlu diperkuat agar tidak semakin tergerus oleh arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mengatakan penerapan kurikulum muatan lokal Bahasa Banua memiliki dasar hukum melalui Peraturan Bupati Berau Nomor 28 Tahun 2025 tentang Kurikulum Muatan Lokal Bahasa Daerah.

Menurut dia, kurikulum tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, tenaga pendidik, budayawan, hingga tim penyusun materi pembelajaran.

“Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2025 menjadi dasar pelaksanaan kurikulum muatan lokal bahasa daerah di Kabupaten Berau. Berkat kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, budayawan, hingga para penyusun materi pembelajaran, kurikulum ini dapat dilaksanakan pada tahun ini,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan pengembangan program tersebut ke jenjang pendidikan yang lebih rendah. Mulai 2027, muatan lokal Bahasa Banua ditargetkan diterapkan di Sekolah Dasar (SD).

“Insyaallah pada tahun 2027 penerapan kurikulum muatan lokal Bahasa Banua akan diperluas ke jenjang Sekolah Dasar. Harapannya, pelestarian bahasa daerah dapat dilakukan secara berkelanjutan sejak usia dini sehingga generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya daerahnya,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menegaskan bahasa daerah merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Bahasa adalah identitas. Ketika bahasa daerah mulai ditinggalkan, maka sebagian dari jati diri dan budaya kita juga ikut hilang. Karena itu, kami berharap penerapan muatan lokal Bahasa Banua ini menjadi langkah strategis untuk menjaga warisan budaya yang kita miliki,” katanya.

Berdasarkan data pemerintah daerah, jumlah masyarakat Banua atau Suku Berau saat ini sekitar 11.200 jiwa dari total penduduk Kabupaten Berau yang mencapai sekitar 300 ribu jiwa. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah untuk memperkuat pelestarian bahasa daerah melalui jalur pendidikan.

Melalui penerapan kurikulum muatan lokal tersebut, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi ruang pewarisan bahasa, budaya, dan nilai-nilai lokal kepada generasi muda.

“Semoga dengan upaya yang dilakukan ini, Bahasa Berau tetap lestari, terus digunakan oleh generasi muda, dan menjadi kebanggaan masyarakat Berau. Ini juga merupakan bagian dari menjaga identitas budaya daerah yang kita cintai bersama,” tutup Muhammad Said.(tnr/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suhu Berau 36 Derajat, BMKG Minta Kaltim Tak Lengah Hadapi Karhutla

    Suhu Berau 36 Derajat, BMKG Minta Kaltim Tak Lengah Hadapi Karhutla

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Kalimantan Timur mulai menunjukkan sejumlah sinyal yang membuat kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan perlu ditingkatkan. Dalam sepuluh hari pertama Agustus 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat sekitar 4.700 titik panas atau hotspot di wilayah tersebut. Di Berau, suhu udara bahkan terpantau mencapai 36 derajat Celsius. Dua kondisi itu menjadi perhatian BMKG […]

  • Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    Rp 12 Miliar untuk Program Makan Bergizi Sehat Pelajar di Berau

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 769
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau bersama legislatif telah membahas terkait program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran. Untuk menyukseskan program tersebut, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 15/2024, pemerintah kabupaten diminta untuk mengalokasikan anggaran semampunya. Dikatakan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani, program makan […]

  • Ratusan Kepala Sekolah Dilantik, Prosesnya Dinilai Tak Transparan

    Ratusan Kepala Sekolah Dilantik, Prosesnya Dinilai Tak Transparan

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 747
    • 0Komentar

    Samarinda — Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur membuka hasil evaluasi administratif terhadap proses penugasan dan pengangkatan Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Evaluasi ini dilakukan setelah terbitnya Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur tentang pengangkatan 176 kepala sekolah pada awal Januari 2026. Hasil evaluasi tersebut mengindikasikan bahwa proses pengangkatan […]

  • Kemenkes Turun Langsung, RSD Soemarno Diuji Naik ke Tipe B

    Kemenkes Turun Langsung, RSD Soemarno Diuji Naik ke Tipe B

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 697
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Upaya Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor, untuk naik kelas dari rumah sakit Tipe C ke Tipe B memasuki tahap krusial. Tim gabungan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan visitasi lapangan guna memastikan kesiapan rumah sakit tersebut. Visitasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Kesehatan Provinsi […]

  • 15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    15 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Bulungan Desak Relokasi Pasar Sore

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Keberadaan pasar sore di kawasan permukiman Jalan Suprapto, Kabupaten Bulungan, kembali menuai keluhan warga. Selama hampir 16 tahun, aktivitas pasar di tengah lingkungan tempat tinggal itu belum memiliki kepastian relokasi dari pemerintah daerah. Salah satu warga, Vivy, menyatakan penolakan terhadap keberadaan pasar yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan. Ia menyebut sebagian warga sebenarnya […]

  • Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Berau pada Minggu malam hingga hari ini, Selasa (17/9/2024), merupakan dampak dari pergeseran sesar Mangkalihat yang terbentang dari Kecamatan Bidukbiduk hingga Tanjung Redeb, serta sesar Maratua yang membentang hingga ke Tanjung Selor – Bulungan. Pergerakan sesar Mangkalihat ini membuat warga di sejumlah wilayah panik, […]

expand_less