Efisiensi Anggaran Tak Hentikan Proyek Biatan, SPAM Rp18 Miliar Tetap Jalan
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 24
- print Cetak

BERAU – Kebijakan efisiensi anggaran 2026 tidak sepenuhnya menghentikan proyek infrastruktur di Kecamatan Biatan. Pemerintah Kabupaten Berau tetap mempertahankan sejumlah pekerjaan yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penyediaan air minum hingga akses menuju kawasan pertanian dan perkebunan.
Salah satu proyek dengan nilai terbesar adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Biatan Lempake senilai Rp18 miliar.
Selain proyek air bersih tersebut, pemerintah melanjutkan pembangunan jalan poros Biatan Baru, meningkatkan jalan usaha tani dan perkebunan di Biatan Ilir dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar, serta membangun saluran drainase di RT 4 Biatan Lempake.
Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas mengatakan pembangunan tersebut tetap dipertahankan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kampung.
“Di tengah efisiensi anggaran yang ada pada tahun 2026 ini, kami tetap berkomitmen mendukung pembangunan di Kecamatan Biatan, terutama proyek-proyek vital yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Sri Juniarsih saat menghadiri pembukaan turnamen sepak bola dalam rangka HUT ke-99 Kampung Biatan Ilir, Senin, 10 Agustus 2026.
Pemerintah memberi perhatian khusus terhadap peningkatan jalan usaha tani di Biatan Ilir. Akses tersebut dinilai penting karena digunakan warga untuk menuju kawasan pertanian maupun perkebunan.
Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan dapat memangkas hambatan mobilitas petani sekaligus mempermudah pengangkutan hasil panen dari kawasan produksi.
Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya panjang atau kualitas jalan, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap biaya dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara pembangunan SPAM Biatan Lempake diarahkan untuk memperkuat layanan kebutuhan dasar berupa air minum bagi masyarakat.
Di sisi lain, pembangunan drainase menjadi bagian dari penataan infrastruktur permukiman, sedangkan kelanjutan jalan poros Biatan Baru ditujukan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Pemkab Berau berharap rangkaian proyek tersebut dapat menjaga pergerakan ekonomi Kecamatan Biatan di tengah terbatasnya ruang fiskal akibat efisiensi anggaran.
Pemerintah juga berharap akses yang lebih baik menuju kawasan produksi membuat aktivitas pertanian dan perkebunan warga menjadi lebih lancar serta memberi dampak langsung terhadap pendapatan masyarakat.(afn)
- Penulis: admin
