DPRD Berau Minta Pemerintah dan Perusahaan Turun Tangan Hadapi Kabut Asap
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 20
- print Cetak

TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto meminta pemerintah daerah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di tengah kekeringan dan kabut asap yang melanda daerah itu.
Dedy menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Berau memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 di Gedung DPRD Berau, Senin(14/9).
Dalam pidatonya, Dedy menyebut kekeringan berkepanjangan telah berdampak pada munculnya kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Menurut dia, kondisi tersebut harus menjadi ujian bagi kesiapan pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi bencana lingkungan.
“Momentum Hari Jadi Berau ini harus kita jadikan titik balik untuk memperkuat sinergi. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” kata Dedy.
Ia meminta pemerintah tetap berada di garis depan dalam penanganan bencana. Langkah yang didorong DPRD antara lain mengoptimalkan satuan tugas penanggulangan bencana, mempercepat pemadaman titik api, mengerahkan pelayanan kesehatan, serta memastikan ketersediaan air bersih dan pangan.
Dedy mengatakan kebijakan siaga darurat juga perlu terus dievaluasi agar penanganan di lapangan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain pemerintah, DPRD meminta masyarakat menghentikan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Warga juga diimbau menghemat penggunaan air bersih dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.
“Kesadaran setiap individu adalah kunci utama memutus rantai bencana ini,” ujar Dedy.
DPRD juga menyinggung tanggung jawab perusahaan yang beroperasi di Berau. Dedy berharap perusahaan dapat mengerahkan armada pemadam kebakaran dan menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dalam bentuk bantuan logistik maupun kebutuhan lain.
Kalangan akademisi dan pakar, kata dia, juga dibutuhkan untuk memberikan pemikiran, riset, serta teknologi tepat guna dalam mitigasi kekeringan dan penanganan dampak lingkungan jangka panjang.
Media, menurut Dedy, memiliki peran dalam menyampaikan informasi yang bersifat edukatif kepada masyarakat.
Rapat paripurna tersebut juga dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, Sekretaris Daerah Muhammad Said, serta sejumlah undangan lainnya. (afn)
- Penulis: admin
