Berau Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Ajak Masyarakat Bangun Potensi Diri dan Daerah
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

BERAU – Berau Expo resmi ditutup pada Minggu, 25 Oktober 2026 setelah berlangsung selama 10 hari di kawasan GOR Graha Pemuda dan Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb. Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan sambutan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan membangun potensi daerah.
Dalam sambutannya, Sri Juniarsih menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan Berau Expo 2026 dapat berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat dari berbagai kampung serta kalangan usia.
“Alhamdulillah kita semuanya bersyukur Berau Expo terlaksana dengan sangat meriah. Selama sepuluh hari berturut-turut warga masyarakat Berau dari berbagai kampung dan kalangan usia memadati GOR Graha Pemuda,” ujarnya.
Menurutnya, Berau Expo bukan hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan program pembangunan pemerintah daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selama pelaksanaan Expo, masyarakat dapat menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan budaya, mengikuti hiburan serta kuis, hingga berbelanja produk yang ditawarkan para pelaku UMKM.
“Ini adalah pesta rakyat Kabupaten Berau, di mana semua elemen masyarakat saling berinteraksi. Di sinilah kita bersama-sama melihat persatuan dan kesatuan,” katanya.
Sri Juniarsih juga menyoroti geliat ekonomi yang terjadi selama pelaksanaan Berau Expo. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat secara lebih luas.
Ia berharap transaksi dan interaksi yang terbangun selama Expo tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, Berau Expo harus menjadi awal bagi terbukanya peluang usaha dan kemitraan baru bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan sebuah awal dari peluang usaha kita, kemitraan kita untuk bekerja sama, sehingga perputaran ekonomi masyarakat terus berputar dan kembali kepada masyarakat, masyarakat pun lebih sejahtera,” tuturnya.
Selain sektor ekonomi, Bupati juga menilai Berau Expo menjadi panggung bagi kekayaan seni, budaya dan kreativitas masyarakat Bumi Batiwakkal. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman budaya yang dimiliki Berau agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Berau memiliki warisan budaya yang sangat beragam, tradisi yang hidup dan generasi muda yang memiliki potensi besar untuk terus berkarya. Semuanya itu tentu harus kita rawat dan kita kembangkan,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat berbagai potensi Berau sebagai peluang yang dapat dikembangkan, mulai dari pariwisata, ekonomi kreatif hingga produk unggulan daerah.
Sri Juniarsih mencontohkan produk kakao, cokelat, terasi dan ebi yang menurutnya memiliki potensi untuk terus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Berau.
“Banyak peluang-peluang usaha yang bisa kita lakukan. Tetapi kita tidak akan mungkin bisa menjadi penonton tanpa kita memulai hal tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam pelaksanaan pelatihan vokasi.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Berau.
Namun, Sri menekankan bahwa pelatihan harus diiringi kemauan masyarakat untuk berusaha dan mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh.
“Walaupun sudah mengikuti pelatihan vokasi, tetapi ketika tidak memiliki kemauan untuk berusaha, maka masyarakat Berau akan begitu-begitu saja,” katanya.
Di tengah efisiensi anggaran, Sri juga menyebut pemerintah daerah tetap berupaya menghadirkan hiburan bagi masyarakat melalui Berau Expo 2026. Ia menilai antusiasme masyarakat selama 10 hari menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut mendapat sambutan positif.
Ia kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjadikan Berau sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Tempat berkeluarga, tempat mencari nafkah, jadikan Berau ini sebagai tanah air kita. Insya Allah dengan semangat persatuan dan kesatuan kita, Berau akan menjadi kabupaten yang baik,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Sri Juniarsih meminta doa dan dukungan masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan tugas pelayanan dan pembangunan hingga masa jabatan berakhir.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berhenti setelah Berau Expo berakhir, tetapi melanjutkan semangat membangun daerah dengan meningkatkan potensi diri, menjaga budaya dan mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.
“Setelah Berau Expo berakhir, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Berau untuk bersemangat membangun Berau. Bangun potensi diri. Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa, tetapi sumber daya manusia yang ada dalam diri kita juga harus kita bangun supaya kita bisa maju bersama,” tandasnya.
Berau Expo 2026 kemudian secara resmi dinyatakan ditutup. Penutupan dilanjutkan dengan hiburan di panggung utama serta pantun bertema persatuan, keberagaman dan pembangunan Berau.
Kegiatan Berau Expo 2026 mengusung tema “Ekonomi Tumbuh, Budaya Lestari, Berau Sejahtera” dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb. (afn/adv)
- Penulis: admin

