Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kontraktor Berau Keluhkan Pembayaran Tertunda, BPKAD Belum Bisa Pastikan Jadwal Pencairan

Kontraktor Berau Keluhkan Pembayaran Tertunda, BPKAD Belum Bisa Pastikan Jadwal Pencairan

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 11
  • print Cetak

BERAU – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Berau belum dapat memastikan jadwal pembayaran kepada sejumlah kontraktor yang mengaku telah menyelesaikan pekerjaan mereka. Pencairan pembayaran masih bergantung pada ketersediaan uang di kas daerah dan realisasi pendapatan hingga akhir 2026.

Kepala BPKAD Berau, Sapran, membenarkan bahwa pembayaran belanja pemerintah daerah saat ini harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

“Iya betul saat ini pembayaran masih disesuaikan dengan ketersediaan uang yang ada di kas daerah, sambil menunggu realisasi pendapatan daerah sampai dengan akhir tahun 2026,” jelasnya, Rabu (28/10/2026).

Menurut Sapran, pemerintah daerah masih menunggu realisasi pendapatan hingga penghujung tahun anggaran. Ketersediaan dana tersebut akan menjadi salah satu faktor yang menentukan kemampuan pemerintah dalam memenuhi kewajiban pembayaran.

Ia berharap penerimaan daerah dapat terealisasi sesuai target sehingga pembayaran belanja kepada organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pihak terkait dapat dilaksanakan.

“Iya semoga saja realisasi pendapatan sampai akhir tahun 2026 sesuai target, agar bisa melakukan pembayaran atas belanja untuk semua SKPD dan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.

Meski demikian, Sapran belum memberikan kepastian mengenai waktu pencairan pembayaran kepada kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan. BPKAD masih mengacu pada kondisi kas daerah dan perkembangan realisasi pendapatan hingga akhir tahun.

Ketidakpastian tersebut sebelumnya dikeluhkan sejumlah penyedia jasa yang menunggu pembayaran atas pekerjaan mereka.

Salah seorang kontraktor, Indra, mengatakan pekerjaan yang ditanganinya telah selesai sejak awal bulan sebelumnya. Namun, hingga Senin, 26 Oktober 2026, pembayaran dari pemerintah daerah belum diterima.

“Kerjaan kami awal bulan kemarin sudah selesai,” kata Indra.

Persoalan serupa, menurut Indra, juga terjadi pada pengajuan uang muka atau down payment (DP) untuk pekerjaan lainnya. Ia menyebut pencairan uang muka tersebut belum terealisasi.

Indra mengaku memperoleh informasi dari sesama kontraktor bahwa pembayaran masih menunggu transfer dana pemerintah pusat. Namun, ia belum mendapatkan pemberitahuan resmi mengenai jadwal pencairan.

“Untuk kepastian jadwal kami belum dapat info, kapan kami bisa dibayarkan,” ujarnya.

Indra mengatakan belum ada pertemuan dengan dinas terkait untuk membahas keterlambatan pembayaran tersebut. Ia juga belum mengetahui secara pasti jumlah kontraktor yang mengalami persoalan serupa.

Kendati demikian, ia memperkirakan kondisi tersebut tidak hanya dialami perusahaannya, tetapi juga kontraktor dan konsultan lain yang memiliki pekerjaan dengan pemerintah daerah.

Menurut Indra, ketidakpastian pembayaran berdampak pada kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban operasional, terutama pembayaran upah pekerja.

Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan kejelasan mengenai jadwal pencairan agar perusahaan dapat merencanakan pembayaran kewajibannya.

“Kami berharap masalah ini tidak berlarut-larut dan bisa memberikan kejelasan kepada kami. Karena kami juga mempunyai anggota-anggota yang harus dibayarkan upahnya,” pungkasnya.

Hingga Rabu, 28 Oktober 2026, belum ada jadwal pasti pembayaran yang disampaikan BPKAD Berau. Pemerintah daerah masih menyesuaikan pengeluaran dengan ketersediaan kas dan realisasi pendapatan hingga akhir tahun anggaran. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Harap Solusi dari Pusat Segera Dirasakan Masyarakat

    Pemkab Berau Harap Solusi dari Pusat Segera Dirasakan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau berharap hasil audiensi dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI dapat segera memberi manfaat bagi masyarakat. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, dalam pertemuan di Jakarta, Selasa (22/9/2026), Pemkab Berau menyampaikan sejumlah kebutuhan daerah. Kebutuhan itu meliputi sektor wisata, infrastruktur, kesehatan, hingga pendidikan. Sri hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten […]

  • Aliansi Buruh Berau Beri Rapor Merah untuk Disnakertrans

    Aliansi Buruh Berau Beri Rapor Merah untuk Disnakertrans

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.502
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tujuh serikat buruh di Berau layangkan petisi terbuka kepada Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Petisi tersebut, disampaikan pada peringatan May Day yang digelar di SM Tower Hotel, Jalan Teuku Umar. Ketua DPC FKUI KSBSI Berau, Ari Iswandi didampingi sejumlah Ketua Serikat Buruh di Berau, membacakan isi petisi yang ditandatangani oleh ketua dan […]

  • Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    Budaya Lokal Harus Dipertahankan Ditengah Tren Kekinian

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  — Budaya lokal sebagai salah satu potensi Kabupaten Berau haruslah terus dikembangkan. Meskipun saat ini era modern banyak budaya kekinian, tapi budaya lokal harus tetap dijaga kelestariannya. Hal ini ditegaskan salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Gideon Andris saat ditemui menghadiri HUT kesultanan beberapa waktu lalu. Dirinya berharap pelestarian budaya lokal dapat […]

  • Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    Inovasi Kampung di Berau Pecahkan Masalah Akses Air Bersih

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dua kampung di Kabupaten Berau telah melalui verifikasi lapangan, karena masuk sebagai nominasi 10 besar Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum Sanitasi (KP SPAMS) se-Kalimantan Timur. Dua kampung itu adalah Kampung Inaran Kecamatan Sambaliung dan Kampung Harapan Maju Kecamatan Tabalar. Verifikasi telah dilakukan sejak akhir Juni 2024 lalu oleh tim yang […]

  • Kembali Beroperasi, Dermaga Teluk Sulaiman Bisa Dongkrak PAD

    Kembali Beroperasi, Dermaga Teluk Sulaiman Bisa Dongkrak PAD

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Kembali beroperasinya dermaga Teluk Sulaiman menjadi pintu baru peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Anggota Komisi III DPRD Berau, M. Ichsan Rapi, yang ditemui juga menyatakan dukungannya terhadap pembukaan dermaga ini. “Dermaga ini bisa menjadi pintu utama pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antarwilayah. Apalagi lokasinya di pesisir Berau, dermaga itu ibarat pintu masuk dan […]

  • DPRD Berau Minta Lahan Menganggur Segera Dioptimalkan Sumadi Dorong Percepatan Produksi Pangan untuk Kemandirian Daerah

    DPRD Berau Minta Lahan Menganggur Segera Dioptimalkan Sumadi Dorong Percepatan Produksi Pangan untuk Kemandirian Daerah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan perlunya percepatan pemanfaatan lahan-lahan menganggur sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan daerah. Menurutnya, potensi pertanian di Berau masih besar namun belum terkelola maksimal sehingga pemerintah perlu memberikan perhatian lebih serius. “Ada banyak lahan yang sebenarnya bisa produktif, hanya belum digarap dengan optimal,” kata Sumadi. Ia mendorong […]

expand_less