Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Investasi Rp100 Miliar untuk Air Bersih Berau, Apa Saja yang Akan Dilakukan?

Investasi Rp100 Miliar untuk Air Bersih Berau, Apa Saja yang Akan Dilakukan?

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • visibility 484
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Teluk Bayur – Senin (12/8/2024) siang, Bupati Berau Sri Juniarsih menyempatkan untuk meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kantor Perumda air Minum Batiwakkal Jalan Raja Alam Tanjung Redeb.

“Ini kesekian kalinya saya meninjau ke sini (PDAM), Alhamdulilah ada peningkatan. Saat ini ada 2 intake yang sudah bisa melayani 40 ribu pelanggan sambungan rumah (SR). Tentu ini belum cukup dan kita akan realisasikan nanti mungkin di anggaran Murni 2025,” jelas Bupati Berau Sri Juniarsih.

Dikatakannya, di tahun 2025 nanti akan ada penambahan intake baru di daerah Singkuang. Namun semua itu memerlukan proses, sehingga masyarakat diminta bisa bersabar hingga target 25 ribu SR semuanya bisa terealisasi.

“Untuk memenuhi kekurangan-kekurangan tersebut kita bertahap. Jadi mungkin masyarakat harap bersabar dulu, karena mungkin dalam 3 tahun kami berjanji 25 ribu SR, ini belum realisasi tetapi sudah sebagian besar kita bisa layani masyarakat untuk kebutuhan air bersih,” tambahnya.

Sri Juniarsih menjelaskan jika di APBD murni 2025 nanti, akan coba dianggarkan Rp 100 miliar lagi untuk kebutuhan air bersih dengan intake yang baru seperti itu. Dan untuk lokasi pembangunan akan dibahas di teknis selanjutnya.

“Nanti kita lihat secara teknis ya, kebetulan ini Kabidnya tidak hadir. Tapi kalau melihat dari apa yang disampaikan oleh Direktur tadi itu, bahwa kebutuhan sekian, apakah itu perlu dibagi atau satu titik saja, itu mungkin orang di lapangan yang lebih tahu. Intinya kami berusaha memenuhi janji kami sebesar 25 ribu SR itu, mudah-mudahan dapat direalisasikan next time di 2025,” harapnya.

Sedangkan Direktur Perumda Batiwakkal Saipul Rahman, mengatakan jika sesuai RPJMN maka untuk target pemasangan 25 SR realisasinya sampai 2026. Dan tentu saja dengan waktu 3 tahun itu belum cukup.

“Kita akan terus berjalan untuk program ini. Dan kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati yang hari ini berkenan untuk meninjau langsung. Jadi harapan kami nanti apa yang beliau sampaikan tadi bisa ter-follow up ke Baplitbang dan Dinas PUPR, sehingga memang betul-betul kebutuhan masyarakat bisa terlayani,” pungkas Saipul. (Amel)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Penentuan 1 Syawal di Berau, Akankah Hilal Terlihat Sore Ini?

    Momen Penentuan 1 Syawal di Berau, Akankah Hilal Terlihat Sore Ini?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemantauan hilal untuk menentukan akhir Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Berau akan dilaksanakan di menara Masjid Agung Baitul Hikmah pada Kamis, 19 Maret 2026, mulai pukul 17.00 WITA. Anggota Tim Rukyat Hilal Kementerian Agama Berau, H. Yusuf Arie, mengatakan pelaksanaan rukyatul hilal dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Di Berau, pemantauan dipusatkan di […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

  • DPUPR Berau Siapkan Penanganan Jalan Usaha Tani Pesisir pada 2026

    DPUPR Berau Siapkan Penanganan Jalan Usaha Tani Pesisir pada 2026

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 372
    • 0Komentar

    BERAU – Dorongan masyarakat pesisir agar akses menuju lahan pertanian segera diperbaiki kembali mengemuka. Permintaan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) disebut terus muncul hampir di setiap forum perencanaan daerah. Pihak DPUPR Berau mengakui aspirasi tersebut memang menjadi salah satu usulan yang paling sering disampaikan warga, baik lewat musrenbang maupun surat langsung ke dinas. Kepala Bidang […]

  • Minta Penguatan Produksi Lokal, dari Pertanian hingga Perikanan & UMKM

    Minta Penguatan Produksi Lokal, dari Pertanian hingga Perikanan & UMKM

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menilai langkah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 telah berada pada rel yang tepat. Namun ia mengingatkan, menjaga harga tidak cukup hanya mengandalkan operasi pasar. Stabilitas jangka panjang, kata dia, hanya dapat dicapai bila suplai pangan daerah diperkuat […]

  • Siap Gantikan Pertambangan, Brigade Pangan Berau Dibekali Alsintan

    Siap Gantikan Pertambangan, Brigade Pangan Berau Dibekali Alsintan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 542
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG – Upaya untuk memaksimalkan potensi lain selain pertambangan, semakin terlihat. Seperti di Kabupaten Berau, usai membentuk brigade pangan, kini mereka dibekali bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).   Total alsintan yang merupakan dukungan dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian adalah sebanyak 37. Yakni 10 unit traktor roda crawler, 17 unit traktor […]

  • Inflasi Tinggi, Kios Penyeimbang Jadi Harapan Baru di Pasar Sanggam

    Inflasi Tinggi, Kios Penyeimbang Jadi Harapan Baru di Pasar Sanggam

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    A-News.id, Tanjung Redeb – Isu inflasi menjadi perhatian utama Presiden Joko Widodo dan juga diharapkan tetap menjadi fokus di masa kepemimpinan Presiden Prabowo. Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, pemerintah provinsi dan kabupaten di Kalimantan Timur berkolaborasi untuk menanggulangi masalah ini. Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, bersama Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, meresmikan […]

expand_less