Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

KUPP Investigasi Kecelakaan Tongkang Batu Bara Yang Tumpah di Muara Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • visibility 871
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Redeb — Kepala Kantor Urusan Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, mengatakan saat ini pihaknya tengah memintai keterangan terhadap awak kapal, surveyor dan master loading terkait dengan karamnya tongkang bermuatan batu bara milik PT Berau Coal, di perairan Sungai Mantaritip.

“Awak kapal, surveyor dan master loading dalam proses dimintai keterangan terkait kejadian tersebut,” ujarnya singkat saat dihubungi awak media pada Senin (21/10/2024).

Sebelumnya, insiden pelayaran kembali terjadi di perairan Kabupaten Berau. Sebuah tongkang bermuatan ribuan ton batubara terbalik di Sungai Mantaritip, tepat nya ke arah Muara Pantai Tanjung Redeb, Kabupaten Berau pada Jumat malam (18/10) lalu.

Kejadian nahas ini terjadi sekitar pukul 20.30 WITA dan diduga berpotensi menyebabkan pencemaran sungai. Dilansir dari media zona.my.id, tongkang yang terbalik membawa sekitar 7.000 ton batubara. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun seluruh muatan batubara dilaporkan tumpah ke sungai.

Kahar, salah satu kru kapal dengan nomor lambung Intan Megah 14, mengungkapkan bahwa tongkang tersebut berukuran 300 feet dan memulai perjalanan dari port of loading di Suaran Port, jety milik PT Berau Coal. Tongkang itu rencananya menuju muara sebelum mengalami kecelakaan. Kahar menjelaskan bahwa tanda-tanda bahaya sudah terlihat sejak pengisian batubara di jeti, ketika tongkang mulai menunjukkan kemiringan.

“Dari jety sudah mulai miring-miring, kami sudah mau kandaskan tongkang karena mulai miring. Tapi, saat air pasang dan kami jalan lagi, kemiringan bertambah hingga akhirnya batubara tumpah sekitar pukul 20.30 WITA,” ujar Kahar kepada awak media, Sabtu (19/10).

Dari sejumlah video amatir yang beredar, terlihat jelas tongkang tersebut sudah terbalik total di sekitar Pelabuhan Mantaritip, dan tidak ada batubara yang tersisa di dalamnya. Proses evakuasi telah dilakukan, namun akibat tumpahan batubara dikhawatirkan membawa dampak buruk bagi ekosistem sungai.

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan pelayaran di Kabupaten Berau, yang semakin mengundang perhatian atas pentingnya standar keselamatan di jalur transportasi batubara.

Sementara itu, terkait dugaan batubara milik PT Berau Coal, kami telah melakuan upaya konfirmasi kepada Corporate Communication PT Berau Coal, Rudini. Namun hingga berita ini terbit belum ada memberikan jawaban.

Selain itu, bersumber dari website Kementrian Perhubungan RI Direktorat Jendral Perhubungan Laut(hubla.dephub.go.id), insiden tenggelamnya tongkang Intan Kelana 23 terjadi setelah proses pemuatan batubara di Jetty Suaran, milik PT Berau Coal. Kejadian ini berlangsung pad akamis, 17 Oktober 2024, pukul 23.25 wita saat tongkang tersebut memuat batubara dengan total cargo sebanyak 7.537,139 metrik ton (MT).

Proses pemuatan berakhir pada Jumat, 18 Oktober 2024, sekitar pukul 01.45 WITA. Namun setelah pemuatan selesai, kondisi tongkang dilaporkan dalam keadaan miring ke kiri. Surveyor yang berada di lokasi sudah memberikan informasi kepada Master Loading bahwa tongkang tersebut dalam kondisi miring dengan kemiringan mencapai 65 cm.

Meskipun demikian, proses pelepasan tongkang (cast off) dari jetty tetap dilanjutkan.
Kemudian, sekitar pukul 06.00 WITA, kemiringan tongkang semakin bertambah parah. Kru kapal kemudian mengambil inisiati untuk mengandaskan tongkang guna meminimalisir risiko lebih lanjut.

“Namun, muatan batubara yang tidak stabil mulai longsor, menyebabkan tongkang semakin miring hingga akhirnya tenggelam di posisi koordinat 02°01’1352″ N dan 117°48’0402″ E. Penyebabnya adalah karena poreses pemuatan dengan kondisi kapal yang miring yang mungkin air masuk lewat Manhole,” dikutip dari website hubla.dephub.go.id dengan judul, tongkang intan kelana 23 tenggelam usai memuat batubara di jetty PT Berau Coal. (tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.977
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara paling panas di Indonesia hari ini berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Data ini berdasarkan perbandingan dari 20 stasiun meteorologi di seluruh Indonesia selama 24 jam, sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu kemarin. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, suhu maksimum […]

  • ‎Teknologi Listrik Ubah Wajah Pertanian Berau: Drone hingga Mesin Penggiling Modern Diterapkan Petani

    ‎Teknologi Listrik Ubah Wajah Pertanian Berau: Drone hingga Mesin Penggiling Modern Diterapkan Petani

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 186
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertanian Berau, Junaidi, mengatakan Modernisasi pertanian di Kabupaten Berau memasuki babak baru setelah Kelompok Tani Harapan Mandiri di Kampung Buyung-Buyung resmi menerapkan smart farming berbasis teknologi listrik. ‎”Program ini merupakan wujud dukungan PT PLN (Persero) dalam mendorong produktivitas pertanian melalui pemanfaatan energi listrik,” ujarnya. ‎Ia menjelaskan bahwa bantuan peralatan yang […]

  • ‘Nuansa LG Fun Run 5K’ Deklarasikan Pilkada Damai 2024

    ‘Nuansa LG Fun Run 5K’ Deklarasikan Pilkada Damai 2024

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Kegiatan Nuansa LG Fun Run 5k yang dilaksanakan di Taman Cendana, Tanjung Redeb diisi dengan rangkaian deklarasi Pilkada Damai 2024. Deklarasi tersebut dilakukan disela-sela kegiatan ‘running’ pada Minggu (4/7/2024). Dalam wawancara bersama pihak panitia kegiatan, Ridwan diketahui bahwa deklarasi tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat menyambut Pilkada Berau 2024 dengan kondusif dan damai. “Kami […]

  • Pemuda Berau Garap Film “Raja Alam”, Angkat Sejarah Sultan Alimuddin ke Layar Lebar

    Pemuda Berau Garap Film “Raja Alam”, Angkat Sejarah Sultan Alimuddin ke Layar Lebar

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 186
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Film Raja Alam: Sultan Alimuddin tengah dipersiapkan. Film yang mengangkat sejarah Kesultanan di Kabupaten Berau ini digagas sendiri oleh pemuda lokal yang tergabung dalam Rabba Rimpa Bahari. Film tersebut telah melalui tahapan riset dan penulisan naskah sebelum memasuki proses produksi. Sutradara film, Yayan Kulimpapat, menyampaikan bahwa penyusunan naskah dilakukan melalui riset mendalam […]

  • Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    Berau Matangkan Perda Perlindungan Lahan Adat: Langkah Hukum Untuk Keadilan, Identitas, dan Masa Depan Warga Kampung

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb  – Di balik derasnya arus pembangunan dan investasi, Kabupaten Berau kini menapaki satu agenda penting yang menyentuh akar identitas dan sejarah masyarakatnya—perlindungan lahan adat. Rencana menghadirkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Lahan Adat tengah dikaji serius di DPRD Berau, menjadi langkah besar dalam memastikan tanah adat tidak sekadar menjadi jejak ingatan, tetapi terlindungi […]

  • DPRD Berau Akan Gelar Paripurna, Bahas Penghentian dan Pengusulan Bupati-Wakil Bupati 2025-2030

    DPRD Berau Akan Gelar Paripurna, Bahas Penghentian dan Pengusulan Bupati-Wakil Bupati 2025-2030

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau akan menggelar Sidang Paripurna untuk membahas penghentian serta pengusulan Bupati dan Wakil Bupati Berau masa jabatan 2025-2030. Sidang paripurna tersebut dijadwalkan berlangsung hari ini, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyampaikan bahwa rapat paripurna yang sangat penting ini akan […]

expand_less