Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
  • visibility 964
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau tengah serius menjalankan program transformasi digital dengan menerapkan aplikasi kesehatan di seluruh Puskesmas. Langkah ini merupakan bagian dari peta jalan digitalisasi kesehatan nasional yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie, mengungkapkan pentingnya adaptasi teknologi bagi optimalisasi kinerja kesehatan di daerah.

“Dinas Kesehatan memiliki peran sangat krusial dalam mewujudkan peta jalan digitalisasi kesehatan di Indonesia. Kami bertanggung jawab memastikan standar pelayanan kesehatan terpenuhi,” ujar Lamlay dalam wawancara singkatnya. Menurutnya, digitalisasi menjadi tuntutan agar layanan kesehatan lebih modern, efektif, dan efisien.

Program ini tidak hanya untuk pencatatan administrasi, tetapi juga bertujuan memperluas akses dan memperkuat pengelolaan data pasien yang terintegrasi secara nasional. Melalui aplikasi digital, Dinas Kesehatan berharap hambatan terkait layanan kesehatan, pengelolaan data, hingga integrasi sistem informasi dapat diatasi lebih baik.

Namun, Lamlay menegaskan bahwa transformasi ini membutuhkan tahapan yang matang. “Program ini tentunya harus dijalankan bertahap, mengingat sistem aplikasi tidak murah. Diperlukan anggaran yang memadai untuk mendukung pengembangan dan pemeliharaan teknologi ini,” ujarnya.

Sebagai otoritas kesehatan daerah, Dinas Kesehatan memiliki kewenangan luas dalam mengawasi dan mengevaluasi seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas dan klinik hingga rumah sakit umum. Penerapan aplikasi kesehatan ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi di tingkat layanan pertama, sembari menjaga akuntabilitas dan transparansi data.

“Harapannya, aplikasi ini nantinya berkembang tidak hanya untuk laporan keuangan di Puskesmas, tetapi juga menjangkau pola perencanaan yang bersifat *paperless*, sehingga lebih efisien dan ramah lingkungan,” kata Lamlay.

Dengan pelaksanaan program ini, Dinas Kesehatan optimis bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Berau akan semakin berkualitas dan terintegrasi. Transformasi digital ini diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan layanan kesehatan di wilayah tersebut, yang pada akhirnya turut mendukung pencapaian standar pelayanan kesehatan nasional. (mar)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Peduli di Tengah Tekanan Ekonomi, PT PASN-PMB Bagikan 81 Sapi Kurban

    Tetap Peduli di Tengah Tekanan Ekonomi, PT PASN-PMB Bagikan 81 Sapi Kurban

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah kondisi ekonomi dan sektor logistik yang belum sepenuhnya pulih, PT Prima Anugrah Sejahterah Nusantara (PASN) bersama PT Prima Mas Berau (PMB) tetap menjalankan kegiatan sosial melalui penyembelihan hewan kurban di kawasan pelabuhan, Kamis (28/5/2026). Sebanyak 25 ekor sapi disembelih langsung di area pelabuhan dan dagingnya didistribusikan kepada mitra kerja, asosiasi, stakeholder […]

  • Disnakertrans Berau Gandeng Perusahaan Rancang Pelatihan Spesifik

    Disnakertrans Berau Gandeng Perusahaan Rancang Pelatihan Spesifik

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan komitmennya mengurangi angka pengangguran dengan cara mendorong perusahaan lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal. Kuncinya ada pada pelatihan yang dirancang khusus mengikuti kebutuhan nyata dunia industri. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau kini tak lagi sekadar membuka pelatihan umum bagi pencari kerja. Lembaga ini aktif memetakan kebutuhan […]

  • Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

    Aliansi Mahasiswa Berau Gelar Mimbar Bebas, Soroti Dinasti Politik hingga Maraknya Miras dan Galian Eks Tambang

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    BERAU – Gelombang protes mahasiswa kembali memanaskan pelataran Kantor Bupati Berau. Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam sebuah aliansi menggelar aksi mimbar bebas untuk menyuarakan berbagai ketimpangan kebijakan, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun di internal Kabupaten Berau sendiri. (22/5/2026) Aksi yang berlangsung tertib namun sarat akan kritik tajam tersebut menjadi panggung bagi para […]

  • Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    Tengah Malam, HE Dicokok Polisi di Sambakungan dengan 4,65 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Upaya memutus peredaran narkoba di Kabupaten Berau terus digencarkan. Seorang pria berinisial HE, 27 tahun, dibekuk polisi saat bekerja shift malam di Kampung Sambakungan, Kecamatan Gunung Tabur, Senin dini hari, 21 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 Wita. Penangkapan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan aktivitas mencurigakan di kampung tersebut. Kepala Satuan […]

  • Mulai 28 Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Punya Akun TikTok hingga Instagram

    Mulai 28 Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Punya Akun TikTok hingga Instagram

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang membatasi penggunaan sejumlah platform digital bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal mengatakan aturan tersebut mewajibkan penonaktifan akun milik […]

  • Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti tingginya angka stunting yang masih mencapai 34 persen berdasarkan data SSGI 2024, jauh di atas target nasional 14 persen pada 2029. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan penanganan stunting menjadi prioritas yang membutuhkan peran aktif Tim Penggerak (TP) PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak di tingkat masyarakat. Selain […]

expand_less