Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

Pemkab Berau Komitmen Perluas Akses Internet, Ajukan 41 BTS Tahun Ini

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
  • visibility 791
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Keterbatasan akses internet masih menjadi tantangan besar bagi sejumlah kampung di Kabupaten Berau. Jangkauan jaringan yang terbatas dan kualitas sinyal yang lemah berdampak pada berbagai sektor, mulai dari layanan publik hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk mengatasi persoalan ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau kembali mengusulkan pembangunan 41 menara Base Transceiver Station (BTS) ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa saat ini cakupan internet di kampung-kampung masih jauh dari memadai. Bandwidth yang tersedia hanya sebesar 5 Mbps untuk lima titik jaringan, dengan jangkauan maksimal sekitar 50 meter dari titik tersebut.

“Kadang jangkauannya bahkan kurang dari 50 meter, sehingga banyak warga yang tetap tidak bisa menikmati akses internet,” ujarnya pada Sabtu (1/2/2025).

Didi menegaskan, pembangunan BTS menjadi solusi utama untuk memperluas jangkauan internet secara signifikan. Namun, realisasi pembangunan BTS di Berau selama ini belum memenuhi harapan. Dari 43 usulan yang diajukan pada 2024, hanya dua BTS yang terealisasi, yakni di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih, dan di Biduk-Biduk.

Salah satu kendala yang dihadapi adalah pemilihan lokasi pembangunan BTS yang sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat. Hal ini membuat pembangunan BTS tidak selalu sesuai dengan prioritas kebutuhan daerah.

“Kami di daerah tidak punya kewenangan menentukan lokasi, sehingga beberapa wilayah yang sebenarnya sangat membutuhkan justru tidak terfasilitasi,” jelasnya.

Selain itu, menyewa bandwidth sebagai alternatif juga dinilai tidak efektif karena aksesnya yang terbatas dan biaya yang cukup tinggi. Di beberapa wilayah, tantangan lain muncul dari minimnya infrastruktur pendukung, seperti ketiadaan menara telekomunikasi dan keterbatasan listrik.

“Beberapa kampung masih mengandalkan solar cell untuk kebutuhan listrik, dan kapasitasnya sangat terbatas. Ini membuat penyediaan internet semakin sulit,” tambah Didi.

Meskipun menghadapi berbagai kendala, Pemkab Berau tetap berkomitmen untuk memperluas akses internet di wilayahnya. Usulan pembangunan 41 BTS tahun ini diharapkan dapat memperkecil wilayah blank spot dan meningkatkan kualitas layanan publik.

“Ketersediaan internet yang memadai di kampung-kampung sangat penting, tidak hanya untuk mendukung layanan pemerintahan, tetapi juga pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Dengan langkah ini, diharapkan digitalisasi di Berau bisa merata hingga ke pelosok kampung, membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerbangan Seret, Disbudpar Berau Genjot Wisata Minat Khusus dan Jalur Darat

    Penerbangan Seret, Disbudpar Berau Genjot Wisata Minat Khusus dan Jalur Darat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    BERAU – Lesunya jadwal penerbangan menuju Kabupaten Berau mulai terasa ke sektor pariwisata. Selama dua bulan terakhir, berhentinya operasional Air Asia membuat pintu masuk wisatawan, terutama dari luar Pulau Kalimantan, semakin menyempit. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Samsiah Nawir, tidak menampik situasi ini menjadi pukulan bagi pariwisata daerah yang tengah bertumbuh. Meski begitu, […]

  • Budaya Melalui Gelaran Abutta Banua Harus Dilestarikan

    Budaya Melalui Gelaran Abutta Banua Harus Dilestarikan

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    (20/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Gelaran Abutta Banua, yang diselenggarakan dalam rangka peringatan hari jadi ke-21 Kelurahan Sambaliung dan hari jadi ketiga PKL Basuli tahun 2023, mendapat dukungan penuh dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Madri Pani. Madri menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari upaya pelestarian adat budaya Banua, yang merupakan bagian […]

  • Meriahnya Irau Manutung Jukut 2024: Bupati Berau Tampilkan Potensi Perikanan Lokal

    Meriahnya Irau Manutung Jukut 2024: Bupati Berau Tampilkan Potensi Perikanan Lokal

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pesta Irau Manutung Jukut, acara tahunan bakar ikan yang meriah, kembali digelar pada hari Senin, 16 September 2024. Acara yang berlangsung dari Jalan A. Yani, Kapten Tendean, Jenderal Sudirman, hingga Pangeran Antasari ini berhasil menyajikan sekitar 14,2 ton ikan dan menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-71 […]

  • Aliran Air Buntu di Sejumlah Titik, Sampah Disebut Perparah Genangan Kota

    Aliran Air Buntu di Sejumlah Titik, Sampah Disebut Perparah Genangan Kota

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau menyoroti sumbatan sampah pada sistem drainase sebagai salah satu pemicu banjir di wilayah Tanjung Redeb. Pernyataan ini menanggapi analisis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terkait penyebab genangan air di sejumlah ruas jalan. Kepala Bidang Kebersihan DLHK Berau, Irwadi, mengatakan tumpukan sampah berpotensi menghambat […]

  • Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar, Kemarau Panjang Tambah Tekanan

    Berau Masih Bergantung Pasokan Pangan dari Luar, Kemarau Panjang Tambah Tekanan

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BERAU — Musim kemarau yang lebih panjang pada 2026 mulai memberi tekanan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Berau. Persoalannya tak hanya menyangkut berkurangnya ketersediaan air untuk pertanian, tetapi juga tingginya ketergantungan daerah terhadap pasokan sejumlah komoditas pangan dari luar Berau. Suwarno, mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang, dalam tulisannya berjudul Strategi Menjaga Stabilitas […]

  • Satu Jam Mengapung di Laut, 6 Pemancing Bidukbiduk Akhirnya Ditemukan Selamat

    Satu Jam Mengapung di Laut, 6 Pemancing Bidukbiduk Akhirnya Ditemukan Selamat

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.266
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Bidukbiduk — Enam orang pemancing berhasil diselamatkan setelah kapal mereka, KM. Arifin Nugraha, tenggelam di Perairan Bidukbiduk, Kalimantan Timur, pada Kamis (11/7/2024) sore. Menurut Danposal Teluk Sulaiman, Pelda M. Solichan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WITA. Kapal yang dinahkodai oleh Irsan (54) itu sedang dalam perjalanan kembali dari memancing di Karang Manunggulan ketika […]

expand_less