Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

Musim Hujan di Depan Mata, Sri Juniarsih Dukung DPUPR Bergerak Cepat

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 296
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Menjelang musim hujan puncak yang diprediksi datang pada Januari dan Februari 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau mengambil langkah strategis untuk menanggulangi wilayah-wilayah yang rentan mengalami genangan air, baik di kawasan perkotaan maupun daerah lain di Kabupaten Berau.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua skema penanganan, jangka pendek dan jangka panjang. Menurutnya, persoalan banjir merupakan tantangan yang rumit dan tidak bisa diselesaikan secara instan dalam satu periode anggaran.

“Yang menjadi fokus kami adalah antisipasi banjir di awal tahun nanti, khususnya di Januari dan Februari. Ini memang masalah yang kompleks dan tak mungkin terselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran saja,” jelas Hendra.

Sebagai langkah awal, DPUPR telah memetakan zona-zona yang sering terendam. Data ini akan menjadi pijakan untuk merancang solusi teknis, mulai dari proyek permanen hingga penanganan darurat yang bersifat temporer.

“Kami sudah punya peta yang menunjukkan titik-titik rawan banjir, sehingga kami bisa menyusun strategi yang tepat, baik untuk penanganan jangka panjang maupun jangka pendek,” imbuhnya.

Selain proyek besar seperti normalisasi sungai, perbaikan jaringan pembuangan air, dan peninggian titik-titik kritis, Bidang SDA juga mengintensifkan perbaikan drainase di dalam kota. Beberapa titik bahkan mulai menunjukkan hasil perbaikan, seperti di kawasan Perum BI, Jalan Albina, yang kini kondisinya mulai membaik.

Sementara itu, Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan, menegaskan bahwa upaya preventif menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko banjir. Salah satu tindakan yang tengah digencarkan adalah pembersihan saluran air yang tersumbat sedimentasi, dengan melibatkan kolaborasi beberapa OPD terkait.

“Kami fokus pada langkah preventif, termasuk pembersihan parit yang selama ini tertutup lumpur dan sedimen. Ini kami lakukan bersama tiga OPD, agar saluran air bisa kembali lancar,” ujarnya.

Fendra menambahkan bahwa metode pembersihan tidak hanya dilakukan secara manual, tetapi juga akan menggunakan kombinasi teknologi seperti penyedotan lumpur, penyemprotan air bertekanan, dan pengerjaan dari dalam saluran air. Simulasi teknik ini akan segera diuji coba.

“Kita akan mencoba simulasi pembersihan dengan cara menyedot lumpur, menyemprotkan air bertekanan, dan pengerjaan langsung dari dalam saluran, supaya hasilnya maksimal,” katanya.

Seluruh program penanganan banjir di DPUPR Berau akan mengacu pada hasil review terbaru dari masterplan penanganan banjir Kabupaten Berau. Fokusnya meliputi normalisasi saluran, peningkatan kapasitas drainase, dan perbaikan sistem pembuangan air di titik-titik kritis.

“Intinya, kita mengerjakan normalisasi dan pembenahan jaringan drainase serta pembuangan air supaya penanganan banjir bisa efektif,” tandas Fendra.

Dinas tersebut optimistis kombinasi antara langkah jangka pendek dan jangka panjang akan mengurangi dampak banjir signifikan. Masyarakat pun diimbau untuk turut serta menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan agar upaya pemerintah dapat berjalan optimal.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan apresiasi terhadap upaya DPUPR yang dinilainya progresif dan tepat sasaran dalam menghadapi ancaman banjir.

“Penanganan banjir ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal sinergi dan kesiapsiagaan bersama. Saya sangat mendukung langkah-langkah DPUPR yang sudah terencana dengan matang, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Ini penting agar kita bisa melindungi masyarakat dari dampak buruk banjir sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Berau,” ujar Sri Juniarsih.

Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelancaran saluran air sebagai bagian dari solusi bersama.

“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama supaya upaya ini berjalan lancar. Mari kita jaga lingkungan dan saluran air kita, karena itu tanggung jawab kita semua,” tambahnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tes Kejiwaan Jadi Syarat Pegawai Berau, Sekda: Untuk Maksimalkan Kinerja

    Tes Kejiwaan Jadi Syarat Pegawai Berau, Sekda: Untuk Maksimalkan Kinerja

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.396
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Jika selama ini tes kompetensi menjadi syarat untuk jadi pegawai pemerintahan, maka calon pegawai harus mulai bersiap karena di pengangkatan selanjutnya, tes psikologi bakal menjadi salah satu syarat juga. Hal ini diungkapkan Sekda Berau Muhammad Said. Ditemui Kamis (3/7/2025) siang, Sekda Berau memberikan penjelasan jika hal itu memang benar. Karena saat ini […]

  • Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    Nobar Bareng MP-AW Sukses Tarik Massa, Dukungan untuk Timnas dan Hadiah Berlimpah

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan massa pendukung Madri Pani-Agus Wahyudi (MP-AW) berkumpul di Sekretariat Pemenangan MPAW, di Jalan Diponegoro, Tanjung Redeb, Selasa malam (10/9/2024), untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia melawan Australia, dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam kegiatan tersebut hadir Agus Wahyudi di tengah-tengah masyarakat untuk nonton bareng (nobar) sepak bola yang dimulai sejak pukul […]

  • Viral Kolam Air Panas Dekat Limbah Sawit, Disbudpar Berau Angkat Bicara

    Viral Kolam Air Panas Dekat Limbah Sawit, Disbudpar Berau Angkat Bicara

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 784
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Sebuah unggahan di media sosial mengundang kekhawatiran publik terkait keberadaan kolam air panas asin di wilayah Kabupaten Berau yang disebut berdekatan dengan lokasi pembuangan limbah pabrik minyak kelapa sawit. Unggahan tersebut menampilkan foto kolam air panas dengan keterangan singkat “SAVE”, yang kemudian ramai dibagikan warganet di Facebook. Menanggapi isu tersebut, Kepala Dinas […]

  • Gamalis: Pensiunan PNS Masih Bisa Sumbang Pemikiran untuk Berau

    Gamalis: Pensiunan PNS Masih Bisa Sumbang Pemikiran untuk Berau

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 638
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Para pensiunan PNS di Kabupaten Berau berkumpul dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Berau yang digelar di Balai Mufakat, Sabtu, 12 Juli 2025. Agenda utamanya sederhana tapi penting: memilih ketua baru dan menyusun program kerja lima tahun ke depan. PWRI Berau mengusung misi agar para purnatugas tetap punya […]

  • Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 di Berau Hanya Capai 68,09 Persen

    Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024 di Berau Hanya Capai 68,09 Persen

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 528
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Proses pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menunjukkan angka partisipasi pemilih yang terbilang rendah, yakni hanya mencapai 68,09 persen. Berdasarkan data sementara, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pilkada kali ini tercatat sebanyak 194.935 orang, sementara yang berpartisipasi dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta bupati dan wakil […]

  • Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Pohuwato Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Berau

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, pada Kamis dini hari (24/7/2025), pukul 03.50 WIB. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya 8 kilometer tenggara Pohuwato. Guncangan yang terjadi dirasakan cukup kuat dan berlangsung selama beberapa detik. Warga yang […]

expand_less