Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Dinkes Berau Tegaskan SPPG Wajib Patuhi Aturan Pengolahan Makanan

Dinkes Berau Tegaskan SPPG Wajib Patuhi Aturan Pengolahan Makanan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 1.337
  • print Cetak

TANJUNG REDEB– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau mengingatkan seluruh Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) agar mematuhi standar pengolahan makanan yang telah ditetapkan. Penegasan ini disampaikan menyusul adanya temuan makanan tidak layak konsumsi di salah satu satuan layanan.

 

Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Suhartini, menjelaskan bahwa pelatihan dan pembinaan telah dilakukan sebelum SPPG beroperasi. Materi pelatihan mencakup izin sanitasi pangan, prosedur operasional, serta pemahaman tentang bahaya kontaminasi dalam rantai distribusi makanan.

 

“Semua petugas yang terlibat, mulai dari kepala satuan, juru masak, petugas gizi, hingga staf keuangan, telah kami bekali pelatihan intensif selama dua hari. Persoalannya tinggal pada bagaimana hal itu dijalankan di lapangan,” ujar Suhartini, Senin (30/9/2025).

 

Saat ini, terdapat dua unit SPPG aktif di wilayah Berau, masing-masing berada di Karang Mulyo dan Gunung Panjang. Keduanya telah melayani ribuan siswa dari tingkat TK hingga SD secara bertahap.

 

Untuk mencegah potensi munculnya makanan basi atau tidak higienis, Suhartini mendorong sekolah-sekolah agar membentuk tim keamanan pangan internal. Tim ini, menurutnya, dapat melakukan uji organoleptik atau tes rasa setiap hari sebelum makanan disajikan kepada peserta didik.

 

“Pengawasan semestinya tidak hanya datang dari Dinas, tapi juga harus ada pengawasan dari pihak sekolah sendiri,” tambahnya.

 

Rencana sosialisasi lanjutan juga tengah disiapkan, terutama bagi sekolah-sekolah yang belum menjadi penerima manfaat program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu wilayah yang telah disasar adalah Tanjung Batu.

 

Selain itu, pengawasan eksternal dari Dinkes akan dilakukan secara berkala, dengan pemeriksaan yang mencakup kebersihan lingkungan luar, gudang penyimpanan bahan mentah, serta dapur pengolahan. Standar penyimpanan juga ditegaskan, seperti meletakkan bahan pokok di atas palet agar terhindar dari kontaminasi.

 

“Penting bagi mereka untuk memahami area risiko, termasuk zona bahaya suhu. Kami sudah menyampaikan semua itu dalam pelatihan,” jelasnya.

 

Setiap dapur SPPG juga diwajibkan memiliki petugas gizi permanen sebagai pengawas internal, sementara Dinkes bertindak sebagai pengawas eksternal dan pembina. Dalam praktiknya, dapur menyajikan makanan dua kali sehari—pukul 09.00 untuk siswa TK dan SD kelas 1–3, serta pukul 12.00 untuk jenjang selanjutnya.

 

Meski kapasitas maksimum produksi ditetapkan pada 4.000 porsi per hari, pendistribusian dilakukan secara bertahap demi menjaga kualitas sajian.

 

“Kami membatasi kapasitas agar distribusi tetap lancar dan kualitas makanan tidak dikorbankan,” kata Suhartini.

 

Ia juga mengapresiasi sumber daya manusia di SPPG yang dinilai berpengalaman. Beberapa di antaranya memiliki latar belakang kerja di sektor perhotelan, kafe, hingga katering profesional, baik di dalam maupun luar negeri.

 

“Dengan latar belakang seperti itu, semestinya standar bisa dijalankan dengan konsisten. Tinggal bagaimana mereka menjaga komitmen terhadap aturan yang berlaku,” tegasnya.

 

Menanggapi upaya pengawasan dan pembinaan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Dinkes dalam menjaga kualitas program makanan bergizi untuk pelajar.

 

“Kami sangat mendukung langkah Dinkes Berau. Ini bentuk tanggung jawab nyata dalam memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan makanan yang sehat dan aman setiap hari. Saya berharap semua pihak, termasuk sekolah dan penyedia layanan, dapat terus menjaga standar ini,” ujar Sri Juniarsih.

 

Ia juga menegaskan bahwa program pangan bergizi tak hanya menyangkut nutrisi, tetapi juga menyangkut kesehatan jangka panjang generasi muda Berau. (adv/yf)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Krisis Air Bersih di Maratua, DPRD Berau Dorong Teknologi Penyulingan Air Laut

    Krisis Air Bersih di Maratua, DPRD Berau Dorong Teknologi Penyulingan Air Laut

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan air bersih di Pulau Maratua yang belum teratasi dengan baik dinilai dapat berdampak pada aktivitas harian masyarakat kampung hingga sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan wilayah kepulauan tersebut. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau menyarankan penggunaan teknologi penyulingan air laut menjadi air tawar atau desalinasi sebagai salah satu solusi penanganan krisis […]

  • BPS: Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kaltim Turun Jadi 51,87 Persen pada Januari 2026

    BPS: Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kaltim Turun Jadi 51,87 Persen pada Januari 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Samarinda — Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Timur pada Januari 2026 tercatat sebesar 51,87 persen. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 11,10 poin dibandingkan Desember 2025. Dilansir dari kaltimprov.go.id, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai, menyampaikan bahwa jika dibandingkan dengan Januari 2025, tingkat hunian hotel berbintang juga mengalami penurunan tipis […]

  • ‎Disbudpar Dorong Pembangunan Creative Hub sebagai Rumah Kolaborasi Pelaku Ekraf

    ‎Disbudpar Dorong Pembangunan Creative Hub sebagai Rumah Kolaborasi Pelaku Ekraf

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.675
    • 0Komentar

    BERAU — Upaya Pemerintah Kabupaten Berau untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif memasuki fase baru, pembangunan Creative Hub sebagai pusat aktivitas pelaku ekonomi kreatif. Gagasan ini muncul setelah subsektor ekraf unggulan di Berau menunjukkan perkembangan positif. ‎Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan keberadaan Creative Hub akan menjadi game changer untuk menghadirkan ruang kolaborasi, pelatihan, produksi, hingga […]

  • Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

    Asap Karhutla Menyelimuti Berau, Pemadam Sebut 90 Persen Titik Api Dipicu Ulah Manusia

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BERAU — Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali menjadi persoalan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Asap dari sejumlah titik kebakaran mulai menyelimuti langit wilayah tersebut. Petugas pemadam kebakaran menduga sebagian besar kebakaran bukan disebabkan faktor alam. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar masih ditemukan di sejumlah lokasi dan berpotensi memicu munculnya titik api baru. […]

  • Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    Long Ayap Dilanda Banjir Terparah, Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 873
    • 0Komentar

    SEGAH – Banjir di Kampung Long Ayap Kecamatan Segah mulai mengkhawatirkan. Selain ketinggian debit banjir yang sudah mencapai 5 meter dengan arus yang cukup deras, banjir pada Selasa (27/5/2025) membuat beberapa bangunan hanyut.   “Posko Kesehatan Desa (Poskesdes), SD, Perumahan Guru, Aula Adat, hingga Gereja habis lenyap terbawa arus banjir,” terang salah satu warga Kampung […]

  • Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap […]

expand_less